Home Game WCW Pernah Boros Jutaan untuk Gimmick Tiruan Sub-Zero Mortal Kombat, Tapi Terpaksa Mundur Setelah Ancaman Gugatan Midway: ‘Kami Bakal Rugi Besar!’
Game

WCW Pernah Boros Jutaan untuk Gimmick Tiruan Sub-Zero Mortal Kombat, Tapi Terpaksa Mundur Setelah Ancaman Gugatan Midway: ‘Kami Bakal Rugi Besar!’

Share
WCW Pernah Boros Jutaan untuk Gimmick Tiruan Sub-Zero Mortal Kombat, Tapi Terpaksa Mundur Setelah Ancaman Gugatan Midway: 'Kami Bakal Rugi Besar!'
Share

Siapa yang tidak kenal dengan kejayaan World Championship Wrestling (WCW) di era 90-an? Banyak yang bilang, jika ada satu hal yang selalu jadi ciri khas WCW, itu adalah membakar uang miliarder Ted Turner dengan cara yang sangat glamor. Meskipun Turner bisa dibilang mampu membiayainya, kebiasaan menghamburkan uang ini lebih karena kecintaannya pada gulat. Ia memang seorang penggemar wrestling sejati.

Fenomena ini memunculkan apa yang disebut sebagai Monday Night Wars, di mana WCW bersaing ketat dengan WWF (sekarang WWE) yang dipimpin Vince McMahon. Bedanya, WWF harus berjuang sendiri dalam hal keuangan, sementara Turner selalu siap menggelontorkan dana untuk WCW. Hal ini membuat banyak mantan bintang WWF seperti Hulk Hogan dan Macho Man Randy Savage berpindah ke WCW demi imbalan yang menggiurkan. Sayangnya, catatan kreatif WCW tak kalah buruk—banyak keputusan yang diambil terlihat sangat meragukan.

Ini membawa kita pada kisah Glacier. Karakter ini adalah contoh sempurna dari gimmick gulat yang, meski berusaha mengadopsi unsur-unsur ikonik dari Mortal Kombat, ternyata malah jadi bencana besar. Glacier, atau Ray Lloyd, muncul dengan tampilan yang sangat terinspirasi dari Sub-Zero, lengkap dengan efek kembang api yang boros dan kostum yang sangat buruk. Gimmick ini gagal total dan WCW pun buru-buru mundur setelah mendapat peringatan dari pengacara Midway.

Inline – AWV Youtube

Di pertengahan 90-an, WCW sempat meraih sukses dengan mengambil inspirasi dari film populer. Misalnya, Sting yang diubah menjadi karakter gothic terinspirasi dari Brandon Lee di film *The Crow*. Mortal Kombat pun menjadi salah satu tren besar di tahun itu, sehingga mereka memutuskan untuk menonjolkan Glacier. Lloyd, yang memiliki latar belakang sebagai juara karate dan telah bekerja di Jepang, menjadi pelengkap bagi ide gila tersebut.

Baca juga  Pemilik Hak James Bond Menentang Permohonan Merek James Pond!

Sebelum debutnya, Glacier dikenalkan melalui video promosi yang mencuri beberapa dialog dari film Mortal Kombat. Dengan promosi yang mengklaim “Dalam diri kita mengalir semangat seorang pejuang,” yang dekat sekali dengan frase asli dari filmnya. Gimmicknya yang berfokus pada es nampaknya tak berhasil mencuri perhatian dan justru menjadi bahan tertawaan. Mereka bahkan mempertimbangkan nama “Stone Cold”—iya, itu benar—sebelum akhirnya jatuh ke nama Glacier. Bayangkan jika WCW yang memilih nama tersebut! Namun, Bischoff, manajer WCW, punya ide tidak kalah absurd: nama “Cryonic.” Gimmick ini terus berlanjut meski terlihat sangat konyol di tengah gempa NWO (New World Order) yang sedang menggemparkan dunia wrestling saat itu.

Debut Glacier yang tertunda seharusnya dilakukan pada Juli 1996, namun terhalang berbagai fenomena lain di WCW. Akhirnya, ia muncul di salah satu acara minor, melawan seorang petarung bernama The Gambler, sebelum terlibat dalam konflik dengan Big Bubba Rogers, yang lebih dikenal sebagai Big Boss Man. Namun, Midway tak tinggal diam—mereka mengancam akan menggugat dan membuat Lloyd panik. Keputusan pun diambil untuk mengubah kostum Glacier, meski biayanya tak kalah mengejutkan.

Inline – HLD One Day Trip

Setelah melewati beberapa pertandingan, WCW memutuskan untuk memodifikasi total tampilan Glacier, bahkan menciptakan lawan baru bernama Mortis, yang merupakan representasi legal dari karakter Reptile dari Mortal Kombat. Dengan semua uang yang dihabiskan pada gimmick ini, ingatan akan berakhir pada pertandingan dua menit yang biaya produksinya sangat mencengangkan. Namun, entah mengapa, WCW tak merasa cukup dan terus membiarkan Glacier berjuang di lower midcard.

Kisah ini menunjukkan betapa gila dan lucunya dunia wrestling di era tersebut. Glacier mungkin adalah contoh terbaik dari semua yang hebat dan sekaligus konyol dari periode ini. Di saat WCW seharusnya sukses besar, mereka justru menghabiskan jumlah uang yang gila untuk gimmick yang jelas-jelas gagal. Namun, di balik semua kegagalan ini, Ray Lloyd tampaknya adalah pria yang sangat baik, yang menerima semua ini dengan tenang. Dalam sebuah pernyataan, ia membagikan rasa terima kasihnya kepada semua orang yang pernah menonton. Meskipun harus bersikap positif, perjalanan karirnya mungkin tak seindah yang dibayangkan.

Baca juga  Project Zomboid Mendeteksi dan Melarang Lebih dari Satu Belasan Mod Steam Workshop dengan Kode 'Tersembunyi' yang Menghasilkan Berkas Berbahaya

Dalam dunia wrestling yang penuh warna ini, Glacier adalah pengingat bahwa tidak semua yang datang dari ide yang brilian menghasilkan karya yang sukses. Meskipun pada akhirnya gimmicknya gagal, semangat dan dedikasinya tetap dikenang. Hidup di dunia gulat memang penuh liku-liku, dan siapa tahu, mungkin ada kisah lain yang lebih menarik menanti di depan mata.

Inline – HLD Private Trip
Inline – AWS Open Trip
Share