Stand-up comedy sebagai bentuk seni sudah terjalin erat dengan dunia perfilman selama bertahun-tahun. Banyak komedian hebat yang sudah menghiasi layar perak sebagai aktor. Banyak spesial stand-up terbaik di Netflix diisi oleh komedian yang mayoritas juga bintang film komedi. Bahkan, meskipun mereka tidak terkenal sebagai aktor, mayoritas komedian zaman sekarang sering mengambil peran akting.
Kadang-kadang, para komedian ini juga mengambil peran kreatif yang lebih besar di industri di luar penampilan panggung mereka. Contoh terbaik dalam beberapa tahun terakhir adalah serial komedi Netflix, Feel Good, yang diciptakan oleh Mae Martin dan terinspirasi dari pengalaman hidupnya. Perpaduan antara perfilman dan stand-up comedy sepertinya belum pernah sesukses sekarang ini.
Bukti terbesar dari ini adalah tentu saja acara populer Hacks, yang menampilkan banyak komedian stand-up nyata dalam peran besar maupun kecil. Pesonanya terletak pada eksplorasi seni stand-up comedy dan usaha yang dibutuhkan untuk menulis dan menampilkan rutinitas yang baik. Topik ini juga menarik perhatian sutradara Bradley Cooper pada tahun 2025.
Is This Thing On? adalah Drama Hubungan yang Mengalir Perlahan
Film terbaru Cooper, Is This Thing On?, dibintangi oleh Will Arnett dan Laura Dern sebagai pasangan yang sedang memfinalisasi perceraian mereka. Alex dan Tess Novak, orang tua dari dua anak laki-laki, dengan bijaksana memutuskan untuk berpisah dan mempertimbangkan proses perceraian. Film ini membawa pemirsa pada perjalanan yang ringan saat pasangan tersebut mengevaluasi kembali hubungan mereka.
Kehidupan John Bishop menjadi inspirasi untuk Is This Thing On?, yang mengikuti perjalanan Alex ke dunia stand-up comedy sebagai cara untuk mengatasi patah hati. Meskipun awalnya enggan untuk mengakui pada Tess, Alex sebenarnya ingin tetap dalam pernikahan ini dan berusaha keras untuk memenangkannya kembali. Film ini memberikan pendekatan yang lucu terhadap topik yang cukup berat ini.
Is This Thing On? juga menggali karakter pendukung dan fokus pada pengalaman kedua protagonis di luar hubungan mereka. Hal ini membuat dunia film terasa akrab dan menarik. Film ini tidak terburu-buru menuju epifani romantis, inilah yang membuatnya berhasil menarik perhatian penonton, bahkan bagi mereka yang bukan penggemar stand-up.
Film Ini Menggali Mengapa Orang Melakukan Stand-Up Comedy
Banyak kritikus keras terhadap stand-up comedy menganggap bahwa seni ini terkadang terasa dangkal, karena hanya menampilkan seseorang yang mengemukakan pendapat tentang berbagai hal. Mengemukakan pendapat, mengambil posisi, dan membuat pengamatan adalah hal yang melekat pada sebagian besar bentuk ekspresi kreatif, dan stand-up hanya salah satu pendekatan paling langsung terhadap upaya kreatif tersebut.
Is This Thing On? debut dengan skor tinggi di Rotten Tomatoes, sebagian karena film ini membuat stand-up comedy menjadi lebih terjangkau dengan menjelaskan mengapa Alex tertarik padanya. Meskipun tidak menggambarkan proses melelahkan dalam menulis set khusus, film ini menangkap pola pikir seorang komedian stand-up yang berkomitmen melalui berbagai penampilan Alex.
Is This Thing On? adalah Pengenalan Yang Bagus untuk Stand-Up
Karena film ini membongkar kerja keras di balik kehidupan seorang komedian stand-up, Is This Thing On? tidak hanya membuat penonton lebih menerima mentalitas para komedian, tetapi juga memberikan gambaran ideal tentang stand-up bagi penonton yang baru pertama kali melihat seni ini. Film ini menggabungkan penampilan komedi dengan penggambaran tentang penulisan dan pengeditan set.
Sebagai salah satu film komedi terbaik di tahun 2025, Is This Thing On? bisa mengubah pandangan penonton yang tadinya tidak suka stand-up, karena penggambaran yang holistik. Kita melihat reaksi Tess saat menonton Alex tampil, dan kita juga melihat diskusi Alex dan teman-teman komedinya tentang alasan mereka suka tampil. Perspektif ini membantu mengembangkan apresiasi terhadap stand-up.
Dinamika Hubungan Adalah Kekuatan Sesungguhnya Film Ini
Namun, sebagaimana setiap ulasan tentang Is This Thing On? menunjukkan, film ini tidak sepenuhnya tentang stand-up comedy. Film ini mengeksplorasi minat protagonis dalam stand-up sebagai cara untuk menggambarkan bagaimana itu mengubah hidupnya dan memengaruhi hubungannya dengan Tess. Perkembangan hubungan pasangan yang terpisah inilah yang menjadi inti dari film ini.
Is This Thing On? juga memberikan perhatian besar pada hubungan Alex dan Tess dengan anak-anak mereka yang juga memiliki karakter karismatik. Cerita yang realistis dan mendalam sangat cocok untuk film yang mengeksplorasi stand-up comedy selama sebagian besar durasinya. Pada akhirnya, Is This Thing On? adalah studi karakter yang mengikuti perjalanan evolusi karakter-karakternya.
Is This Thing On? Wajib Tonton untuk Semua Penggemar Romansa
Jadi, terlepas dari pendapat kalian tentang stand-up comedy, film ini wajib ditonton jika kalian menyukai sinema romantis. Film ini adalah eksplorasi optimis tentang pengalaman pasangan utama dengan perpisahan dan perjuangan untuk menjadi orang tua yang baik sambil menghadapi tantangan sebagai orang tua tunggal. Akhir yang optimis terasa segar namun pantas, karena Alex dan Tess mengalami evolusi.
Era komedi Will Arnett mungkin berakhir dengan kesuksesan Is This Thing On?, karena film ini dengan jelas membuktikan kemampuan aktor ini untuk seimbang antara momen komedik dan pertunjukan dramatis yang mendalam. Keberanian dan keseriusan yang ditunjukkan oleh Dern dan Arnett terhadap karakter mereka serta chemistry yang mereka miliki membuat film ini menjadi salah satu film romansa yang lebih baik dalam beberapa tahun terakhir.





