Star Wars memang dikenal dengan keberaniannya dalam menghilangkan karakter-karakter, termasuk favorit penggemar. Selalu ada nuansa sentimental dan tragedi di dalamnya. Kita sudah menyaksikan planet lenyap, pahlawan jatuh, dan teman berbalik melawan satu sama lain. Tapi, kadang, momen-momen paling menyedihkan bukan tentang kematian, melainkan ketika menyadari bahwa sesuatu yang kau percayai sudah hilang. Itu rasanya lebih menyakitkan.
Itulah yang membuat cerita ini terasa begitu berat. Di musim terakhir Star Wars: The Clone Wars, Ahsoka Tano dan Kapten Rex berjuang untuk bertahan hidup dari Order 66, sementara para clone trooper yang dulu mereka lawan secara tiba-tiba berbalik melawan mereka. Ini bukan orang asing. Ahsoka mengenal mereka dengan baik. Rex bahkan lebih dekat secara personal. Mereka telah bertempur bersama selama bertahun-tahun. Sekarang, Jedi dan kapten itu sedang diburu oleh tentara yang dulu patuh pada perintah mereka. Ini adalah salah satu momen dalam Star Wars yang semakin kamu pikirkan, semakin dalam rasa sedihnya.
Order 66 Memutarbalikkan Clone Troopers Ahsoka dan Rex
Episode terakhir The Clone Wars terjadi di kapal penjelajah Republik saat Ahsoka mengawal Darth Maul. Segera, semuanya mulai runtuh saat sebuah perintah khusus diterima oleh para clone troopers. Tragedi Order 66 bukan hanya tentang pembunuhan Jedi. Khususnya bagi Ahsoka dan Rex, itu berarti menyaksikan tentara yang mereka percayai tiba-tiba menjadi musuh. Tiba-tiba, pria-pria yang telah bertahun-tahun bertempur bersama Jedi malah berburu mereka. Rex berjuang untuk menahan perintah itu, tetapi pemrograman pada chip penghambat di dalam dirinya akhirnya mengambil alih. Ahsoka merasakan ada yang salah dan mencoba mencari tahu. Dia akhirnya menyadari bahwa Rex sedang berjuang melawan pemrograman chip penghambat itu. Situasi ini semakin membuat segalanya terasa lebih menyakitkan. Para clone ini bukan penjahat yang tiba-tiba membenci Jedi. Mereka dipaksa untuk berbalik melawan kehendak mereka—dan rasa sakit itu terlihat jelas.
Akibatnya, kita menyaksikan salah satu pertarungan yang paling menyedihkan dalam seluruh seri. Ahsoka tidak berusaha mengalahkan tentara jahat tanpa hati. Dia berusaha untuk tidak membunuh orang-orang yang telah bertempur di sampingnya. Dan di tengah segala kekacauan itu ada Rex, Kapten Rex yang sudah bersamanya di banyak pertempuran. Sekarang, dia dipaksa untuk membunuh Ahsoka. Untungnya, Ahsoka berhasil menghapus chip penghambat yang mengendalikan pikirannya. Itulah satu-satunya harapan di tengah peristiwa tragis ini. Untuk sebuah acara yang bercerita tentang perang antara angkatan bersenjata, The Clone Wars memahami bahwa bagian terburuk bukanlah pertarungannya. Melainkan siapa yang kau hadapi di sisi lain.
Ahsoka dan Rex Harus Menghadapi Akibat dari Order 66

Setelah pertempuran berakhir, tak ada kemenangan yang jelas. Itulah yang membuat akhir cerita ini sangat menyedihkan. Ahsoka dan Rex selamat, tetapi orang-orang yang mereka kenal sudah pergi. Dan tidak ada yang bisa mereka lakukan. Para clone trooper terbaring tertimbun salju, dengan helm mereka tersusun di sepanjang lanskap sebagai pengingat pahit dari segala apa yang terjadi. Ahsoka menghabiskan bertahun-tahun bertempur bersama tentara ini. Rex bahkan lebih lama lagi. Kini, Jedi dan kapten itu berdiri di atas makam para pria yang pernah menjadi teman mereka. Tidak ada perayaan besar. Tidak ada Republik yang menunggu mereka. Hanya kesunyian. Kemudian Ahsoka melangkah pergi, meninggalkan lightsaber yang pernah ia bawa. Momen kecil ini berbicara banyak. Perang yang ia habiskan bertahun-tahun berjuang kini telah berakhir, dan begitu pula kehidupan yang dikenalnya. Animasi Star Wars selamanya mengubah canon.
Itulah sebabnya akhir dari The Clone Wars diingat oleh banyak penggemar. Ini tidak hanya menyedihkan karena karakter mati. Ini menyedihkan karena Ahsoka dan Rex selamat cukup lama untuk memahami biaya sebenarnya dari perang. Setelah semua yang terjadi, mereka masih hidup dan berdiri. Mereka hanya tidak berdiri di dunia yang sama lagi dengan perspektif yang sama. Dan untuk siapa pun yang menghabiskan semua episode bersorak bersama Ahsoka, Kapten Rex, dan para clone troopers, itu adalah hari yang sangat mengerikan.
Reaksi Kita
Kayaknya bakal seru banget kalau cerita ini dibawa ke layar lebar dengan lebih mendalam lagi. Melihat bagaimana Ahsoka dan Rex mengatasi trauma pasca Order 66 ini pasti akan menjadi sesuatu yang tak terlupakan. Semoga saja studio tidak mengulangi kesalahan yang sama dan bisa menyajikan sesuatu yang fresh dengan karakter-karakter ikonik ini!

