Drama duo wanita “Cagney & Lacey” adalah salah satu acara yang mengguncang dunia televisi dengan cara yang mungkin tidak banyak series tahun ’80-an yang bisa lakukan. Ironisnya, Meg Foster, yang awalnya memerankan detektif Christine Cagney, terpaksa keluar dari acara ini karena alasan yang sangat seksis dan homofobik.
Meg Foster bukanlah wanita pertama yang memerankan Cagney. Loretta Swit sebelumnya memerankan karakter tersebut dalam film TV yang meluncurkan franchise ini, namun ia tidak bisa bergabung dalam series karena terikat kontrak dengan “M*A*S*H*”. Jadi, saat series perdana tayang pada 25 Maret 1982, Foster berperan di samping Tyne Daly yang memerankan Mary Beth Lacey. Namun, CBS memutuskan untuk membatalkan acara ini setelah enam episode. Berkat kerja keras produser eksekutif Barney Rosenzweig, acara ini kembali hadir, tetapi dengan beberapa perubahan.
Jaringan khawatir jika Foster dan Daly terlalu mirip dan tidak cukup feminin untuk penonton Amerika. Dalam sebuah wawancara yang mengejutkan dengan TV Guide, salah satu eksekutif CBS mengatakan bahwa pasangan ini terlihat seperti lesbi yang maskulin, menggunakan istilah kasar untuk menjelaskan pendapatnya. Foster pernah berperan sebagai karakter lesbian dalam film “A Different Story” tahun 1978, yang semakin membuat eksekutif khawatir. Demi menyelamatkan “Cagney & Lacey” dari pembatalan, Foster pun harus diganti, dan perannya dialihkan kepada Sharon Gless untuk sisa seri dan empat film reunian di TV.
Meg Foster Merasa Kecewa tetapi Tetap Melanjutkan Karier Akting
Setelah mengganti Meg Foster dengan Sharon Gless, “Cagney & Lacey” tetap terancam dibatalkan. Dengan rendahnya rating, CBS kembali membatalkan acara ini pada musim semi 1983, tetapi kampanye surat dari penggemar berhasil menyelamatkannya dengan meyakinkan jaringan bahwa acara ini memang memiliki penonton yang setia. Sayangnya, acara ini dibatalkan untuk ketiga kalinya pada tahun 1988.
Meski sering dibatalkan, “Cagney & Lacey” tetap menjadi hit kritis dan diingat sebagai salah satu drama kepolisian terbaik. Gless berhasil meraih dua Emmy untuk aktris utama Outstanding pada tahun 1986 dan 1987, sementara rekannya, Tyne Daly, meraih empat Emmy. Kita tidak akan pernah tahu apakah Foster bisa mendapatkan penghargaan jika ia diberi kesempatan untuk melanjutkan perannya sebagai Cagney.
Foster sangat kecewa dengan pemecatannya dan mengaku sulit mendapat pekerjaan setelah berita tentang pengunduran dirinya menyebar. Menurut sebuah surat kabar saat itu, “Dia bilang kepada teman-temannya bahwa dia merasa seperti ditabrak truk.” Meskipun karier aktingnya pulih, sepertinya tidak ada lagi peran ikonik seperti Cagney. Beberapa peran terkenalnya meliputi Evil-Lyn dalam film “Masters of the Universe” tahun 1987 dan peran utama wanita dalam film kultus John Carpenter, “They Live.”
Reaksi AWverse
Ini adalah cerita yang bikin greget! Bayangkan jika Meg Foster tetap bisa berlanjut dengan kariernya di “Cagney & Lacey”, mungkin kita akan melihat momen-momen ikonis yang lebih banyak lagi. Semoga industri hiburan kita semakin menghargai bakat tanpa melihat stereotip gender. Kita tunggu aja bagaimana cerita ini berkembang dalam generasi mendatang!

