Stephen Colbert baru saja menghadapi titik balik karier yang tidak terduga ketika CBS membatalkan “The Late Show” pada tahun 2025 setelah 11 tahun tayang. Walaupun terlihat tenang dari luar, host acara larut malam ini sepertinya sudah siap menghadapi perubahan besar dalam kariernya, serupa dengan nasihat yang ia berikan kepada lulusan universitas zaman kini pada tahun 2011.
Setelah berkarier di berbagai acara komedi seperti “The Dana Carvey Show” dan HBO’s “Exit 57” di tahun 1990-an, Colbert mendapatkan momen ikoniknya pada tahun 1997 saat ia tampil sebagai koresponden kikuk di “The Daily Show.” Delapan tahun kemudian, ia meninggalkan acara Comedy Central itu untuk menciptakan semacam spin-off spiritual, “The Colbert Report,” di mana ia berperan sebagai versi dirinya yang berlebihan dan konservatif.
Kesuksesan dari “The Colbert Report” membuat Colbert mengambil alih posisi David Letterman sebagai host “The Late Show,” menjadikannya salah satu pembawa acara talk show terkemuka di AS, berdampingan dengan Jimmy Fallon, John Oliver, Seth Meyers, dan Jimmy Kimmel. Final “The Late Show” memberikan penghormatan atas pencapaian Colbert dengan penampilan bintang-bintang seperti Paul Rudd (“Only Murders in the Building”) dan Bryan Cranston (“Breaking Bad”) serta beberapa roasting dari host-acara larut malam lainnya yang telah disebutkan.
Setelah pembatalan acara tersebut, Colbert mengalihkan kariernya untuk menambahkan proyek yang bahkan lebih besar: bekerja sama dengan Peter Jackson untuk menulis chapter berikutnya dari Middle-Earth di layar lebar, “The Lord of the Rings: Shadow of the Past.” Colbert telah lama menunjukkan kecintaannya pada franchise ini dan bahkan tampil sebagai cameo di “The Hobbit: The Desolation of Smaug” pada tahun 2014. Fase baru dalam hidup Colbert ini benar-benar bisa jadi simbol dari nasihatnya mengenai impian.
Quote of the Day dari Stephen Colbert
Makna Mendalam dari Kutipan Stephen Colbert — Fleksibilitas dan Penerimaan
Kutipan Lain dari Stephen Colbert
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget melihat bagaimana Colbert mengaplikasikan semua pengalaman dan pengalamannya ke dalam dunia Middle-Earth. Semoga saja saat rilis nanti, film “The Lord of the Rings: Shadow of the Past” nggak mengecewakan. Kita tunggu aja apa yang akan terjadi selanjutnya dalam perjalanan kariernya!





