X-Men ’97 membawa kembali Wolverine ke tahun ’90-an. Ini bukan hanya masa kejayaan X-Men, tetapi juga waktu ketika komik berubah, jadi lebih gelap, lebih seram, dan sering kali penuh darah. Para antihero seperti Cable dan Punisher banyak diperhatikan, sedangkan pahlawan supranatural seperti Ghost Rider dan Morbius menjadi lebih edgy. Dan untuk Wolverine? Dia adalah pemburu mutan dengan cakar tajam yang pas banget untuk dekade itu. Jika lihat komik Wolverine di tahun ’90-an, selalu ada halaman luar biasa tapi penuh darah dan dendam brutal.
Musim kedua X-Men ’97 sejatinya adalah surat cinta untuk sejarah waralan ini (dan wajar saja, karena dilihat melalui kacamata ’90-an). Namun, episode 5 datang dengan nuansa berbeda, mengusung tradisi gore dan kekerasan yang terkenal dihindari oleh serial aslinya; disertai dengan kehadiran penjahat yang dihindari oleh X-Men: The Animated Series. Dengan demikian, episode ini memberikan kita cerita Wolverine yang brutal dan berisiko tinggi, yang tidak akan berani diceritakan oleh acara sebelumnya.
X-Men ’97 Mengubah Wolverine Menjadi Seorang Brood
Terinspirasi oleh Xenomorph dari Alien, Brood adalah salah satu monster paling mengerikan dalam sejarah X-Men. Seperti Xenomorph, Brood mengimplan telur ke dalam tubuh seseorang; tapi tanpa tindakan keluar dari dada yang mengejutkan, karakternya mengalami transformasi yang mengejutkan. Korban Brood menjadi terpossesi, tubuh mereka berevolusi menjadi hibrida manusia-Brood, dan dengan demikian mendapatkan kemampuan dari tuan rumah mereka. Yang lebih parah, kemampuan ini sering kali dibagikan melalui pikiran koloni Brood. Meskipun Brood adalah makhluk asing, Marvel sering menunjukkan bahwa mereka sebenarnya adalah demon.
X-Men telah bertemu dengan Brood berkali-kali sebelumnya, sering kali dalam misi ke kedalaman luar angkasa. Dalam salah satu misi ini, Wolverine sendiri sempat berubah menjadi Brood, meskipun tubuhnya akhirnya menolak. X-Men ’97 menggambarkan kisah ini secara langsung, mengubah Wolverine menjadi seorang Brood, sebelum melepaskannya kepada sekutu-sekutunya. Berbeda dari komiknya, kita hanya mendapatkan sedikit gambaran bahwa Wolverine bisa melawan; sebaliknya, Brood hanya bisa dikalahkan ketika Wolverine mendapatkan kembali adamantium-nya (karena Brood ternyata alergi terhadap adamantium).
Ini Adalah Kisah Wolverine yang Tak Pernah Diceritakan Fox
Menariknya, serial animasi asli pernah memberikan versi kisah ini; tetapi mereka mengubah Brood dengan cara yang aneh, menciptakan ras baru yang disebut “The Colony,” yang muncul di episode musim 4 “Love in Vain.” Dalam wawancara podcast, para pencipta seri asli mengakui bahwa Brood terasa terlalu gelap untuk sensor Fox waktu itu. Meskipun begitu, mereka menyampaikan cerita ini dengan cukup jelas, dengan Colony yang memiliki pikiran koloni, dipimpin oleh ratu, dan menjelajahi bintang-bintang dalam “ikan luar angkasa” raksasa (satu lagi keanehan Brood dalam komik).
Artinya, episode 5 musim kedua X-Men ’97 adalah cerita X-Men yang tak pernah kita duga akan kita lihat. Fox belum benar-benar menggunakan Brood, tetapi mereka sudah mendekatinya, dan banyak konsep asli sudah dieksplor. Namun, X-Men ’97 berhasil menggabungkan Brood dengan cerita yang sepenuhnya berbeda, membangun sejarah Weapon X dan Winter Soldier, sambil memberikan Wolverine kembali adamantium-nya. Plot Brood bekerja dengan baik karena bukan satu-satunya fokus; hal-hal lain juga disertakan, dan semuanya berkumpul dengan cara yang cukup efektif.
X-Men ’97 Menghadirkan Wolverine Sejati Kembali
Dulu di tahun ’90-an, jadi lelucon bahwa Wolverine akan meninggalkan X-Men untuk melakukan misi sampingan, biasanya dengan dukungan karakter lain (lebih brutal) dan mungkin satu atau dua sekutu. X-Men ’97 mengikuti format itu dengan sangat baik, bahkan Wolverine mengumpulkan kembali Tim X. Ini langsung menegaskan bahwa cerita ini sangat berbeda; salah satu anggota Tim X terbunuh saat pendaratan, dan Wolverine dengan segera membunuh rekan lainnya saat berada di bawah kontrol Brood. Sabretooth, Lady Deathstrike, dan Mystique adalah satu-satunya yang selamat.
Tujuan utama episode ini, tentu saja, adalah mendapatkan kembali adamantium Wolverine. Dia secara alami mengejar Proyek Weapon X, orang-orang yang awalnya mengimplannya, dan dia mendapatkan keinginannya; Wolverine sejati kembali, dan dia sekuat sebelumnya. Tragisnya, alasan di balik pilihannya kali ini; Wolverine kini percaya bahwa dia adalah senjata di atas segalanya, dan cakar adamantumnya yang membuatnya efektif. Tak diragukan, cakar itu akan sangat berguna ketika Apocalypse kembali.
Lima episode pertama X-Men ’97 sudah streaming di Disney+, dan episode baru akan dirilis setiap minggu.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau kita bisa melihat bagaimana kelanjutan kisah Wolverine yang brutal ini! Semoga aja studionya nggak ngulangin kesalahan yang sama dengan menghindari elemen gelap yang justru bikin cerita semakin menarik. Jujur, ini pengumuman yang paling ditunggu-tunggu di kalangan fans!





