“Star Trek: The Next Generation” dikenal berani mengeksplorasi tema-tema rumit, termasuk perjalanan waktu. Salah satu episode yang bikin penonton terheran-heran adalah “Cause and Effect”. Ketika episode 18 dari Season 5 ini ditayangkan pada 23 Maret 1992, banyak penonton yang mengira siaran mengalami gangguan. Padahal, secara keseluruhan, Season 5 dianggap sebagai salah satu musim terbaik dari serial ini!
“Cause and Effect” menceritakan tentang siklus waktu yang bikin kita terjebak dalam kebingungan. Ceritanya sederhana namun menarik: Kapal USS Enterprise-D hancur tanpa ada yang selamat, dan ternyata mereka terjebak dalam anomali ruang-waktu. Chris dan krunya harus memecahkan teka-teki ini melalui petunjuk kecil dan déjà vu untuk memutus siklus kematian dan menyelamatkan diri mereka serta kapal lain setelah terjebak selama 17 hari. Kapal lain itu, yang dikomandoi oleh Morgan Bateson (diperankan oleh Kelsey Grammer), melaporkan bahwa mereka terjebak selama 90 tahun!
Ketika episode mulai memutar ulang hari yang sama, penonton banyak yang berpikir siaran TV mereka bermasalah. Mereka terus melihat awal episode diulang-ulang. Ini bukan momen singkat; banyak yang bingung sampai menelepon stasiun TV lokal untuk melaporkan bahwa ada isu dengan siaran tersebut. Bayangkan betapa konyolnya situasi itu waktu itu!
Next Generation sebagai Acara Antologi
Kebingungan seputar “Cause and Effect” nggak cuma dirasakan penonton, tapi juga para aktor. Ketika membaca naskah, mereka sempat berpikir ini adalah lelucon. Dalam sebuah wawancara dengan The Hollywood Reporter, penulis Brannon Braga mengungkapkan betapa membingungkannya proses ini. Ia mengingat, “Reaksi awal terhadap naskah mirip dengan yang didapat penonton saat menonton episode ini, yaitu kebingungan. Ketika membaca naskah, rasanya seperti ada kesalahan. Bagian-bagian hanya diulang-ulang. Apa ini becanda?”
Meski demikian, “Cause and Effect” akhirnya sukses besar. Setelah melewati momen kebingungan awal, episode ini tetap beresonansi dengan penonton hingga kini dan masih memiliki rating 8.7 di IMDb. Bisa dibilang episode ini lebih relevan seiring waktu, meski hampir nggak pernah ditayangkan. Konsep perjalanan waktu masih jarang saat itu, dan Braga harus punya usaha ekstra untuk meyakinkan kreator Gene Roddenberry yang kurang suka dengan tema ini.
Serial sebelumnya sudah menjelajahi perjalanan waktu dengan cara yang tradisional, jadi Braga harus menjelaskan perbedaan pendekatan storytelling yang lebih fresh dengan sebuah loop. Momen ini menjadi titik awal yang kreatif dan sudah terbukti menarik bagi penonton selama bertahun-tahun!
Reaksi AWverse
Kayaknya episode “Cause and Effect” ini emang jadi salah satu yang paling memorable buat para penggemar “Star Trek”. Gimana nggak, dengan konsep yang nyeleneh dan alur cerita yang bikin bingung, episode ini tetap bisa menarik perhatian penonton lama setelah tayang. Semoga aja ke depannya, mereka bisa mengeksplorasi ide-ide seru lainnya yang bikin kita nggak berhenti terhibur!




