Home Anime 7 Tahun Kemudian, Jepang Resmi Mengakhiri Solo Leveling!
Anime

7 Tahun Kemudian, Jepang Resmi Mengakhiri Solo Leveling!

Share
7 Tahun Kemudian, Jepang Resmi Mengakhiri Solo Leveling!
Share

Beberapa seri modern berhasil menciptakan dampak internasional seperti Solo Leveling. Awalnya diciptakan oleh Chugong sebagai novel web asal Korea Selatan, franchise ini kemudian berkembang menjadi fenomena global melalui adaptasi manhwa dan anime blockbuster-nya. Selama beberapa tahun terakhir, kisah Sung Jinwoo telah menarik jutaan pembaca dan penonton di berbagai negara.

Sekarang, sebuah babak besar dalam sejarah franchise ini sedang berakhir. Setelah hampir tujuh tahun publikasi di Jepang, Solo Leveling resmi mengakhiri cetakan dengan perilisan volume terakhirnya pada 23 Juni 2026, menurut informasi dari Game Rant dan Kadokawa. Kisah yang tetap sangat populer ini menandai akhir dari salah satu rilis manhwa terlaris yang masuk ke pasar Jepang.

Perjalanan Solo Leveling di Jepang Menyentuh Babak Akhir

Solo Leveling pertama kali dimulai sebagai novel web di Korea Selatan, berlangsung dari Juli 2016 hingga Maret 2018. Popularitasnya dengan cepat mendorong Redice Studio untuk mengadaptasinya menjadi manhwa, yang diluncurkan pada Maret 2018 dan berakhir pada Desember 2021. Seiring meningkatnya minat di seluruh dunia, penerbit Jepang mulai menyadari daya tariknya dan membawanya kepada pembaca lokal.

Inline – AWV Youtube

Edisi Jepang diluncurkan pada 23 Desember 2019 lewat Kadokawa. Di saat manga lokal mendominasi rak buku, Solo Leveling berhasil mencuri perhatian dan menemukan tempat khusus di hati pembaca Jepang. Sejak saat itu, audiensnya terus melebar berkat rekomendasi dari mulut ke mulut dan pengakuan internasional yang semakin meningkat.

Volume terakhir Jepang, Volume 25, akan dirilis pada 23 Juni 2026, menutup perjalanan penerbitan yang berlangsung hampir tujuh tahun. Untuk merayakan momen ini, karya seni promosi baru untuk sampul, menampilkan Sung Jinwoo dengan aura ungunya yang khas, telah diperkenalkan untuk merayakan akhir perjalanan cetakan seri ini di Jepang.

Baca juga  My Hero Academia Siap Mengguncang Akhir yang Sesungguhnya: Intip Penampilan Karakter Favorit Setelah 8 Tahun!

Mengapa Solo Leveling Jepang Punya 25 Volume Bukan 15

Salah satu detail yang sering mengejutkan penggemar adalah perbedaan jumlah volume antara Jepang dan wilayah lainnya. Di Korea Selatan dan banyak pasar internasional, Solo Leveling dikumpulkan dalam 15 volume. Namun, Jepang akan menyelesaikannya dengan 25 volume meskipun menceritakan kisah yang sama.

Inline – HLD One Day Trip

Penjelasannya terletak pada format penerbitan. Volume manga Jepang umumnya lebih kecil dibandingkan dengan koleksi manhwa yang lebih besar di Korea. Untuk menyesuaikan dengan standar toko buku dan harapan pembaca, konten dibagi menjadi rilis yang lebih kompak. Akibatnya, cerita lengkapnya membentang dalam 25 volume di Jepang daripada 15.

Strategi ini tampak membuahkan hasil. Edisi Jepang dilaporkan telah terjual lebih dari 3,8 juta kopi. Dengan volume terakhir yang segera hadir, banyak yang memperkirakan angka ini akan melampaui 4 juta. Angka tersebut sangat mengesankan mengingat banyak pembaca Solo Leveling juga mengakses cerita ini secara digital.

Walaupun rilis cetak Jepang akan berakhir, franchise ini masih jauh dari selesai. Seri sekuel, Solo Leveling: Ragnarok, sudah mendapatkan banyak perhatian dan cinta dari penggemar melalui distribusi digital dan berpotensi mendapatkan rilis fisik penuh di masa depan. Sementara itu, para penggemar terus menantikan kabar mengenai proyek anime berikutnya dari Aniplex dan A-1 Pictures. Entah melanjutkan Solo Leveling sebagai musim ketiga di televisi atau dalam bentuk film, warisan Sung Jinwoo sepertinya akan terus hidup jauh setelah volume terakhir Jepang menghiasi rak toko buku.

Inline – HLD Private Trip
Inline – AWS Open Trip
Share