Mating Season sekarang jadi buah bibir setelah Nick Kroll, sang kreator, mengungkapkan kemungkinan karakter-karakter furry dalam serial animasi dewasa ini akan melanjutkan petualangan mereka yang penuh gairah di musim kedua dan mungkin lebih dari itu!
Pada 22 Mei, musim pertama Mating Season resmi tayang di Netflix setelah diumumkan pada April 2025. Serial ini memperkenalkan karakter-karakter menarik seperti Josh si rubah (suara oleh Zach Woods), Ray si rakun (Nick Kroll), Fawn si rusa (June Diane Raphael), dan Penelope si rubah merah (Sabrina Jalees). Selama 10 episode, mereka menjelajahi cinta dan hasrat, dengan fokus pada kesenangan seksual. Apakah petualangan penuh gairah ini akan berlanjut? Kroll tampaknya sangat ingin melanjutkan kisah mereka.
Dalam wawancara bersama Ash Crossan dari ScreenRant, Kroll yang berkolaborasi dengan Andrew Goldberg, Mark Levin, dan Jennifer Flackett, ditanya tentang rencananya untuk masa depan serial ini. Dia dengan konyol menjawab, “Kita lihat saja sampai kapan mereka membiarkan kita menghisap susu dari korporasi itu.” Woods pun menambahkan dengan bercanda, “Tapi jika masa kecilku adalah indikator, ini akan berlangsung setidaknya 12 tahun.”
Belum ada angka streaming resmi untuk Mating Season yang diproduksi oleh Titmouse Inc., tetapi serial ini mulai mendapat perhatian dengan perolehan 67% di Rotten Tomatoes dari para kritikus. Sulit untuk memprediksi apakah Netflix akan melanjutkan ke musim kedua, atau hanya menjadikannya sebagai satu kali tayang. Kroll mengindikasikan dia siap untuk melanjutkan proyek terbarunya ini selama beberapa musim ke depan.
Selain keempat karakter utama tersebut, Mating Season juga dimeriahkan oleh deretan bintang tamu seperti Abbi Jacobson sebagai Summer si foxhound, Timothy Olyphant sebagai Dylan si serigala, Jack McBrayer sebagai Geoffrey si burung hantu, Annaleigh Ashford sebagai Addy si angsa, serta Ana Gasteyer dan Clancy Brown sebagai Ellen dan Robert, orang tua Josh yang juga sangat menyukai seks.
Mating Season adalah salah satu inovasi terbaru Kroll di Netflix. Setelah tampil dalam episode The Unbreakable Kimmy Schmidt pada 2015, dia merilis pertunjukan teater komedi Oh, Hello! yang dibintanginya dengan John Mulaney dua tahun kemudian. Dalam pertunjukan tersebut, Steve Martin dan Matthew Broderick ikut tampil, serta ada klip bonus yang menampilkan Michael J. Fox.
Namun, lebih mencolok lagi adalah peluncuran serial animasi pertama Kroll, Goldberg, Levin, dan Flackett di Netflix, yaitu Big Mouth, yang tayang perdana pada 2017. Sama seperti Mating Season, Big Mouth juga mengangkat tema seks, dengan Kroll mengisi suara versi remajanya sendiri di antara berbagai karakter lainnya. Woods juga memberikan suara untuk beberapa karakter di serial ini. Big Mouth mendapat pujian dari kritik sepanjang delapan musim penayangannya, dan keempat kreator tersebut juga bekerja sama dengan Kelly Galuska untuk membuat spin-off Human Resources, yang tayang selama dua musim.
Masih di ranah Netflix, Mating Season hadir tak lama setelah Kroll berperan bersama Sadie Sandler dan Chloe East dalam komedi hitam Roommates. Dia juga menyumbangkan suaranya untuk film animasi Goat, yang bisa ditonton di Netflix setelah tayang di bioskop pada bulan Februari.
Semua episode Mating Season sekarang sudah bisa ditonton di Netflix.





