Spider-Noir lahir dari kemitraan kreatif yang menghadirkan film Spider-Verse yang memenangkan Oscar, di mana produser Phil Lord dan Christopher Miller kembali membawa Nicolas Cage ke karakter yang pertama kali disuarakannya di Spider-Man: Into the Spider-Verse. Kali ini, proyek ini sepenuhnya berupa live-action, menghidupkan versi radikal dari sang pahlawan di era Depresi di New York City yang dipenuhi kotoran tahun 1930-an. Yang menarik, serial ini tidak mengikuti Peter Parker, melainkan Ben Reilly (Cage), seorang investigator swasta yang sinis dan dihantui oleh kehidupan masa lalunya sebagai satu-satunya superhero di kotanya. Produksi delapan episode ini dikelilingi oleh ensemble yang mengesankan, termasuk Silvermane (Brendan Gleeson), Sandman (Jack Huston), dan Tombstone (Abraham Popoola), menghadirkan jajaran penjahat yang dikenal namun dihadirkan kembali dengan perspektif noir yang kental. Nah, trailer terbaru dari serial ini mengonfirmasi bahwa Ben Reilly memiliki kekuatan unik yang disukai banyak orang.
Trailer terbaru Spider-Noir dengan jelas menunjukkan bahwa jaring Ben Reilly bersifat biologis. Sebuah close-up dari tinju telanjangnya meluncurkan sebuah benang jaring menegaskan bahwa karakter ini dapat memproduksi jaring secara organik langsung dari tubuhnya, tanpa bergantung pada alat yang direkayasa. Ini berarti Ben Reilly versi Cage akan menjadi inkarnasi live-action pertama dari Spider-person yang dipastikan memiliki jaring organik sejak penampilan terakhir Peter Parker yang diperankan oleh Tobey Maguire di Spider-Man: No Way Home pada tahun 2021.
Jaring Organik Spider-Man Kembali Meledak di Layar
Pemberian jaring organik pada Ben Reilly membuka peluang bagi Spider-Noir untuk menjelajahi lore Spider-Man yang banyak terabaikan dalam adaptasi sebelumnya. Dalam lore Komik Marvel, Ben Reilly dikenal sebagai Scarlet Spider, duplikat genetik dari Parker yang terjerat dalam salah satu alur cerita terpanjang dalam sejarah penerbitan karakter tersebut. Meskipun Spider-Noir belum secara resmi mengkonfirmasi alur cerita kloning, pemilihan karakter ini yang namanya saja sudah identik dengan mitologi itu menunjukkan bahwa konsep identitas yang lebih dalam daripada sekadar latar belakang standar. Jaring organik, dalam konteks ini, bisa menjadi pembeda antara Ben Reilly dengan persona Peter Parker biasa, yang lebih sering terlihat menggunakan jaring yang direkayasa dalam film-film Spider-Verse.
Jaring organik dalam Spider-Noir juga bisa jadi bagian dari gerakan sinergi merek yang lebih besar. Trailer bulan Maret untuk Spider-Man: Brand New Day, yang juga dikembangkan bersama Sony, menggambarkan Peter Parker versi Tom Holland yang sedang mengembangkan jaring organik. Dalam cuplikan itu, terlihat Parker muncul dari sebuah kepompong jaring, sebuah transformasi yang diingatkan Bruce Banner (Mark Ruffalo) bisa sangat berbahaya, terinspirasi dari cerita komik “Man-Spider” dan “The Other” di mana mutasi biologis mendorong Parker lebih dekat pada asal-usul arachnid daripada kemanusiaannya. Jika jaring organik ini muncul di Marvel Cinematic Universe, kedua properti Spider-Man utama yang diluncurkan pada 2026 ini akan menggunakan konsep Spider-person yang kekuatannya bersumber dari biologi, bukan rekayasa. Bagi Sony, konvergensi ini menghubungkan dunia kelam tahun 1930-an dari Spider-Noir dengan spektakuler blockbuster Brand New Day, menekankan kendali perusahaan atas pahlawan Marvel yang paling terkenal.
Spider-Noir akan tayang perdana di MGM+ pada 25 Mei, dengan semua delapan episode dirilis secara global di Prime Video pada 27 Mei.



