Sitkom legendaris yang dibintangi Bryan Cranston kembali hadir, dan para kritikus sangat menyukainya!
Nama Bryan Cranston melambung berkat karakternya yang lucu dan konyol sebagai Hal di sitkom Fox, Malcolm in the Middle (2000-2006). Di mana ia bahkan mendapatkan nominasi Emmy untuk Aktor Pendukung Terbaik. Namun, yang membuatnya benar-benar menjadi bintang adalah transformasinya yang luar biasa menjadi Walter White di drama kriminal AMC, Breaking Bad (2008-2013), yang bahkan membawanya pada empat penghargaan Emmy untuk Aktor Utama Terbaik. Sukses terus berlanjut dengan nominasi tambahan untuk All the Way (2016) dan Curb Your Enthusiasm (2018). Tapi kali ini, sitkom hitsnya kembali dengan sambutan hangat dari kritikus.
Malcolm In The Middle: Life’s Still Unfair Kembali dengan Skor Solid di Rotten Tomatoes
Dua dekade setelah sitkom aslinya berakhir, Malcolm in the Middle: Life’s Still Unfair kembali hadir dengan skor solid di Rotten Tomatoes. Diciptakan oleh Linwood Boomer, kebangkitan ini mengikuti karakter utama Frankie Muniz, kini sudah berkeluarga, yang mengunjungi orang tuanya (diperankan oleh Bryan Cranston dan Jane Kaczmarek) untuk merayakan ulang tahun pernikahan ke-40 mereka.
Sehari sebelum perilisan pada 10 April, Malcolm in the Middle: Life’s Still Unfair berhasil meraih skor 79% dari kritikus di Rotten Tomatoes. Saat artikel ini ditulis, sudah ada 29 review yang masuk, jadi skor ini mungkin akan berubah seiring bertambahnya ulasan. Skor dari penonton juga akan mulai terlihat saat keempat episode dirilis pada hari Kamis.
Selain Frankie Muniz, Bryan Cranston, dan Jane Kaczmarek, beberapa aktor lama seperti Christopher Masterson, Emy Coligado, dan Justin Berfield juga kembali untuk mengulangi peran mereka. Sementara itu, wajah-wajah baru seperti Caleb Ellsworth-Clark, Anthony Timpano, Vaughan Murrae, Keeley Karsten, dan Kiana Madeira ikut bergabung dalam proyek ini.
Apa Kata Kritikus Tentang Malcolm In The Middle: Life’s Still Unfair
Dalam ulasan dari ScreenRant untuk Malcolm in the Middle: Life’s Still Unfair, Kara Hedash memberikan rating lima dari sepuluh bintang dan menulis:
Bryan Cranston bersinar di kebangkitan Hulu yang biasa-biasa saja… Malcolm in the Middle kembali dengan Life’s Still Unfair, namun formatnya yang pendek membatasi potensi sejatinya meskipun ada karakter-karakter yang kembali… Meskipun ada beberapa kekurangan, kehadiran Bryan Cranston sebagai kekuatan komedi sudah cukup alasan untuk menonton Malcolm in the Middle: Life’s Still Unfair.
Secara keseluruhan, para kritikus sepakat bahwa kebangkitan ini lebih cocok disebut reuni yang sarat nostalgia daripada sebuah reinvention. Mereka menyebut acara ini berhasil menangkap pesona kacau yang sama, energi slapstick, dan kekacauan emosional yang dicintai penggemar dari acara original-nya. Banyak yang menyoroti bagaimana ia merangkul kebodohan dan menambahkan elemen emosional yang mengejutkan tanpa kehilangan inti dari apa yang membuatnya menarik.
Sebaliknya, beberapa kritik negatif menyatakan bahwa mungkin terlalu sentimental dan terasa membosankan jika dibandingkan dengan serial aslinya. Ada yang menganggap acara ini terlalu menggantungkan diri pada nostalgia, meskipun performa Bryan Cranston tetap dianggap sebagai daya tarik utama. Secara keseluruhan, Malcolm in the Middle: Life’s Still Unfair adalah kembali yang hangat menuju kekacauan yang sudah dikenal.




