Dalam dunia Star Trek: Enterprise, sebuah twist yang lucu yang ditolak bisa mengubah pandangan kita terhadap salah satu karakter ikoniknya. Menyusul perayaan ulang tahun ke-25 pada tahun 2026, Star Trek: Enterprise yang dibintangi oleh Scott Bakula sebagai Captain Jonathan Archer semakin populer di kalangan penggemar, bahkan lebih dibandingkan saat tayang selama empat musim di United Paramount Network (UPN).
Seperti yang kita tahu, kru Star Trek: Enterprise sebagian besar adalah manusia, dengan dua pengecualian. Kapten Archer dari NX-01 Enterprise memiliki seorang Petugas Sains Vulcan, Subcommander T’Pol (Jolene Blalock), dan seorang Kepala Medis Denobulan, Doctor Phlox (John Billingsley). Salah satu ide yang ditolak oleh produser eksekutif Rick Berman dan Brannon Braga adalah mengungkapkan mengapa Doctor Phlox memiliki sifat yang begitu unik dan eksentrik.
Co-produser Star Trek: Enterprise, Andre Bormanis, bergabung dalam podcast The D-Con Chamber yang dipandu oleh Connor Trinneer dan Dominic Keating untuk menonton episode 8 musim kedua, “The Communicator.” Bormanis, yang juga merupakan konsultan sains dalam serial ini, mengungkapkan ide bahwa Dr. Phlox sebenarnya adalah seorang dokter hewan. Berikut kutipan dari Andre dan cuplikan wawancaranya:
Andre Bormanis: “Saya berusaha meyakinkan Brannon beberapa kali bahwa di dunia asalnya, Denobula, Phlox sebenarnya adalah dokter hewan. Dia tidak diperbolehkan merawat sesama Denobulan. Tapi kami bukan Denobulan, dia terlatih, kamu tahu…”
Dominic Keating: “Itu lucu. Kita mungkin saja kuda.”
Andre Bormanis: “Ya, tepat! Kita mungkin saja. Dan Brannon dan/atau Rick berpikir, ‘Itu mungkin sedikit berlebihan.’”
Bayangkan jika Star Trek: Enterprise mengungkapkan bahwa Dr. Phlox sebenarnya adalah seorang dokter hewan. Di ruang medis Enterprise abad ke-22, Phlox menyimpan berbagai makhluk asing, termasuk larva gurun Lysarrian, chameleon Calrissian, belut osmotik, dan kelelawar Pyrithian yang nakal. Metode Phlox dalam mengobati penyakit kru Enterprise dengan cara-cara eksotik akan sangat cocok jika ternyata dia adalah dokter hewan. Ini juga menjelaskan mengapa Phlox bergabung dengan program medis antarspesies; dia ingin berlatih kedokteran pada humanoid, tetapi jika dia dilarang merawat Denobulan, maka dia mencari makhluk asing, yang membawanya ke Bumi dan Starship Enterprise.
Beruntung bagi penonton, performa ceria dari John Billingsley membuat Dr. Phlox menjadi karakter yang menyenangkan, dan kunjungan ke ruang medis Star Trek: Enterprise selalu menjadi momen menyenangkan. Mempunyai twist bahwa Phlox hanya memiliki lisensi untuk merawat hewan di Denobula akan menjadi lelucon yang menggelikan namun masuk akal berdasarkan bagaimana Billingsley menggambarkan dan mengembangkan karakter Phlox.
Namun, keputusan Rick Berman dan Brannon Braga untuk tidak mengungkapkan Phlox sebagai dokter hewan bisa dimengerti. Ini bisa merusak integritas dari Kepala Medis yang menjadi karakter beloved dalam Star Trek: Enterprise demi sebuah lelucon, tidak peduli seberapa lucunya itu pada awalnya.




