Beberapa sutradara memang punya gaya yang unik, bikin karya mereka langsung beda dari tayangan lain saat itu. Di era Peter Falk di “Columbo,” dia bertemu dengan beberapa sutradara hebat yang menjadi raja di dunia televisi.
Salah satu sutradara tersebut mengubah cara pandang Falk terhadap medium televisi. Episode “Murder by the Book,” yang merupakan episode pertama dari Season 1 “Columbo” yang rilis pada tahun 1971, jadi salah satu yang legendaris berkat akting Falk yang kuat dan sutradara yang tidak lain adalah Steven Spielberg. Yup, sutradara film terkenal ini juga mengarahkan tayangan TV saat itu!
Falk berbagi cerita lucu tentang pengalaman itu saat diwawancarai di “Pebble Mill at One.” Dia menyadari bahwa Spielberg tidak akan bertahan lama di TV dengan cepat berkat komposisi pengambilan gambar yang unik di “Murder by the Book.”
“Aku tahu kalau orang ini luar biasa. Tayangan bersama Steven Spielberg adalah kali pertama dalam karir aktingku aku tidak tahu di mana posisi kamera,” ungkap Falk. “Di televisi, kameranya selalu di depan mata. Tapi saat pengambilan gambar, Spielberg bilang ‘action,’ dan di tengah-tengah adegan, aku bilang, ‘Mana kameranya?'”
Momennya saja sudah menggambarkan betapa berbedanya pendekatan sutradara “Jaws” ini dibandingkan dengan yang lain, bahkan sebelum filmnya menjadi blockbuster.
Steven Spielberg Mengubah Pandangan Peter Falk tentang Televisi
Dengan menempatkan kamera lebih tinggi di atas adegan, Spielberg memberi sinyal bahwa dia ingin mengarahkan “Columbo” dengan lebih sinematik. Peter Falk terkesima dengan detail yang diperhatikan, meskipun pengambilan gambar seperti itu terbilang tidak biasa saat itu.
Spielberg yang saat itu berusia 24 tahun sudah memiliki visi yang jelas sejak awal karirnya. Naskah “Murder by the Book” membuatnya merasa sangat kreatif. Kadang-kadang, visi untuk apa yang bisa ditampilkan di layar dan yang tertulis di naskah bisa selaras, seperti yang dia katakan di “On Small Screen.”
Spielberg mengungkapkan, “Aku memperlakukan [‘Columbo’] seperti film mini, dan aku membuatnya dengan psikologi seorang sutradara film, bukan sutradara TV. Aku bilang, ‘Aku mau bikin ini terlihat seperti — dalam waktu yang mereka kasih padaku — aku mau bikin ini terlihat mahal. Mereka kasih aku $130,000 untuk satu jam? Aku akan bikin ini terlihat kaya sejuta dolar.'”
Direktur ini selanjutnya akan membentuk berbagai kultur pop Amerika dengan karya-karya seperti “Jaws,” “E.T. the Extra-Terrestrial,” dan “Raiders of the Lost Ark.” Karyanya di TV di “Columbo” dan versi film TV “Duel” pada tahun 1971 bakal membuka jalan untuk kesuksesan lebih lanjut. Bahkan hingga kini, dia masih memproduksi serial, seperti “Masters of the Air” di Apple TV.
Di akhir “Columbo,” Falk benar-benar mengerti sejauh mana televisi bisa melangkah. Menariknya, tayangan ini juga menginspirasi banyak peniru atau penerus spiritual seperti “Poker Face” di Peacock.





