Sedikit film yang seikonik E.T. dirilis di bioskop pada musim panas tahun 1982. Blockbuster garapan Stephen Spielberg tentang makhluk luar angkasa yang berusaha pulang ini langsung mendapat pujian, menghasilkan lebih dari $700 juta di box office, dan meraih empat Academy Awards. Nggak heran banyak filmmaker yang mau mencoba peruntungan dengan mengikuti kesuksesan E.T. Ini salah satunya adalah Mac and Me, film tiruan yang dirilis 38 tahun yang lalu.
Film ini mengikuti persahabatan antara seorang bocah yang terkurung di kursi roda dan temannya yang alien, Mac. Sayangnya, Mac and Me gagal total di box office, cuma menghasilkan $6 juta dari anggaran $13 juta. Kritikus mengkritik habis-habisan karena jelas-jelas meniru E.T. dan penempatan produk yang tidak subtle. Film ini bahkan dinyatakan sebagai “Film Terburuk” di ajang Razzies. Namun, semua kritik itu justru membawa Mac and Me ke dalam kultus tersendiri; sementara banyak film tiruan lainnya terlupakan, film ini justru mendapatkan relevansi baru berkat lelucon berulang dari aktor MCU, Paul Rudd, yang menggunakan adegan dari film ini untuk lelucon di acara Conan O’Brien.
Mac and Me Nggak Akan Pernah Sepadan dengan E.T.
Kemajuan E.T. The Extra-Terrestrial di tahun 1982 mendorong banyak filmmaker untuk mencoba meniru kesuksesannya. Salah satunya adalah film yang kini terkenal buruk, Mac and Me, yang dirilis enam tahun kemudian pada 12 Agustus 1988. Namun, di mana E.T. punya cerita yang mengharukan dan arahan yang kuat, Mac and Me hanyalah tiruan dangkal dari apa yang membuat film tersebut istimewa. Cerita Mac and Me berfokus pada Mac (singkatan dari “mysterious alien creature”) yang datang ke Bumi mencari air. Setelah terpisah dari keluarganya, Mac bertemu Eric, seorang bocah di kursi roda. Selanjutnya, film ini mengikuti perjalanan mereka untuk menyatukan Mac kembali dengan keluarganya dan bersembunyi dari FBI.
Jika dilihat sekilas, plotnya terdengar mirip dengan E.T., dan bagi banyak orang, itu adalah masalah terbesar film ini. Kritikus seperti Roger Ebert melontarkan kritik, menyebutkan bahwa Mac and Me melakukan hal yang sama persis seperti yang dilakukan Spielberg, tetapi dengan cara yang jauh lebih buruk. Sedangkan untuk Mac sendiri, yang dijelaskan Ebert sebagai “perpaduan antara E.T. dan Yoda,” dia tidak memancarkan kehangatan atau kualitas empati seperti E.T. Justru, Mac terlihat jelek.
Hal lain yang bikin film ini makin parah adalah cara mereka menyisipkan produk. Salah satu adegan klimaksnya berlangsung di McDonald’s, dan Ronald McDonald muncul dengan sangat terbuka, lengkap dengan iklan Coca-Cola di mana-mana. Bahkan nama Mac seolah-olah disingkat dari “Big Mac.” Ini bikin Mac and Me semakin jelek, bukan hanya mencuri ide dari E.T., tetapi juga menjadikan itu tampak seperti iklan yang buruk.
Paul Rudd Mengubah Mac and Me jadi Lelucon Favoritnya
Penerimaan yang buruk terhadap Mac and Me membuatnya gagal di box office dan rencana sekuel pun dibatalkan. Namun, film ini nggak sepenuhnya terlupakan; ia mendapatkan pengikut kultus karena dianggap “buruk sampai menjadi bagus.” Salah satu alasan besarnya adalah Paul Rudd. Sejak tahun 2004, aktor Ant-Man ini menggunakan Mac and Me untuk menggoda pembawa acara dan komedian Conan O’Brien, menjanjikan adegan dari salah satu filmnya, tetapi malah menampilkan adegan dari Mac and Me.
Awal mula lelucon Rudd ini berasal dari wawancara di Late Night with Conan O’Brien pada 6 Februari 2004. Saat penggemar menantikan episode terakhir sitcom populer Friends, Rudd mengungkapkan bahwa dia memiliki sneak peek episode tersebut. Saat Conan memutarnya, yang tampil adalah bukan adegan dari Friends, melainkan cuplikan dari Mac and Me, di mana Eric terjatuh dari tebing dengan kursi rodanya, sementara Mac melihat dengan terkejut.
Ini adalah lelucon bait-and-switch yang sangat menggelikan, terutama mengingat betapa absurdnya adegan tersebut. Melihat wawancara awal itu, Conan tampak bingung, tapi dia tertawa. Tidak ada yang bisa memperkirakan bahwa Rudd akan terus menjalankan lelucon itu, memainkan adegan yang sama dari Mac and Me di setiap wawancara selanjutnya di acara tersebut. Kini, Paul Rudd telah melakukan lelucon ini hampir 30 kali dalam 20 tahun terakhir, sampai-sampai jika Rudd ada di dekat Conan, penggemar sudah bisa menebak Mac and Me akan muncul.
38 tahun setelah kejadian ini, saat kita melihat kembali kegagalan Mac and Me, lelucon favorit Paul Rudd mungkin menjadi satu-satunya yang diingat dari film ini. Meskipun demikian, itu bukanlah warisan terburuk untuk ditinggalkan. Berkat Paul Rudd, Mac and Me terus membuat orang tertawa. Nggak buruk untuk sebuah tiruan E.T. yang jelas-jelas gagal.
Opini Kita
Kayaknya bakal seru banget kalau kita melihat lebih banyak tribute seperti ini untuk film-film yang dianggap buruk. Mac and Me mungkin bukan masterpiece, tetapi lelucon Paul Rudd telah membuatnya tetap relevan di mata penggemar. Semoga aja kedepannya, film-film dengan kualitas jelek bisa mendapatkan kesempatan untuk kembali bersinar dengan cara yang unik seperti ini!

