Marvel Cinematic Universe akan menghadirkan versi baru dari franchise film X-Men, setelah peristiwa di Avengers: Doomsday dan sekuelnya, Avengers: Secret Wars. Proses pemilihan pemeran baru X-Men adalah salah satu rahasia terbesar Hollywood dan jadi sorotan penggemar, dan sepertinya waktu peluncurannya semakin dekat!
Memilih pemeran inti X-Men bukanlah pekerjaan mudah. Berdasarkan sejarah, franchise film X-Men butuh dua bintang besar untuk mengisi peran penting Professor Charles Xavier dan Magneto. Kita semua tahu betapa ikoniknya penampilan Sir Patrick Stewart dan Sir Ian McKellen di peran tersebut, dan mereka bakal kembali di Avengers: Doomsday. Sedangkan James McAvoy dan Michael Fassbender berhasil menggambarkan versi lebih muda dari Charles dan Erik, sehingga MCU harus mencari aktor yang sama apiknya untuk mendapatkan dukungan dari para fans.
Berikut ini ada tiga pasangan aktor yang cocok banget untuk jadi Professor X dan Magneto di MCU, disajikan dengan penataan yang menurut kita keren banget untuk ditonton.
David Thewlis & Viggo Mortensen
Professor Xavier dan Magneto sudah melalui banyak evolusi selama beberapa dekade terakhir, dan itu memberi MCU banyak bahan untuk diangkat. Salah satu gambaran terbaru tentang Xavier dan Magneto terlihat selama “Era Krakoa” yang terkenal, di mana penulis Jonathan Hickman memperkenalkan bangsa mutant yang dipimpin oleh keduanya. Meskipun MCU mungkin tidak akan mengadopsi jalan Krakoa, versi Xavier dan Magneto tersebut bakal jadi angin segar bagi penggemar yang sudah akrab dengan film sebelumnya.
David Thewlis dikenal luas berkat perannya sebagai Remus Lupin di franchise Harry Potter dan sebagai dewa perang Ares di Wonder Woman (2017). Thewlis sangat cocok memerankan versi Professor X yang selalu terkesan misterius dan detas, dengan unit Cerebro mini di kepalanya. Karakter ini kompleks, dan Thewlis memang ahli dalam memainkan karakter yang rumit.

Sementara itu, Viggo Mortensen terkenal setelah berperan sebagai Aragorn di trilogi The Lord of the Rings, dan memiliki banyak peran mengesankan lainnya. Mortensen punya karisma dan pesona yang tepat untuk memerankan Magneto sebagai pemimpin yang percaya diri, bukan teroris. Ia bakal memperjuangkan ruang bagi kaumnya, bersedia berdiri melawan siapa pun yang ingin menyakiti mutant.
Coleman Domingo & Giancarlo Esposito

Salah satu tantangan yang dihadapi komik X-Men modern adalah bagaimana menyajikan metafora mutant dalam konteks perjuangan masyarakat yang terpinggirkan. Stan Lee menciptakan X-Men untuk mencerminkan gerakan hak sipil tahun 1960-an, dengan Xavier dan Magneto sebagai wakil dari filosofi yang berbeda. Waktu sudah berubah, dan X-Men di MCU perlu mencerminkan hal itu.
Karakter muda X-Men akan sangat terasosiasi dengan Gen Z, dan banyak penggemar merasa pembaruan ini harus meliputi penggambaran yang lebih akurat dengan memasang dua aktor kulit hitam sebagai Professor X dan Magneto. Walaupun langkah ini bisa memicu kontroversi, bisa jadi itu lebih cerdik dari yang diperkirakan. Pandangan orang kulit hitam modern Amerika mengenai kemajuan sosial-politis dan warisan intoleransi bisa menawarkan sudut pandang baru yang menarik. Menjadikan Xavier dan Magneto sebagai pria kulit hitam dengan pengalaman hidup yang sangat berbeda bisa menyampaikan banyak hal, meskipun warna kulit mereka bukan fokus utama cerita.
Ngomong-ngomong, Coleman Domingo (Fear the Walking Dead) dan Giancarlo Esposito (Breaking Bad) sama-sama memiliki bakat, karisma, dan bobot untuk memerankan Magneto maupun Charles Xavier; menurut saya, aura dominan Domingo membuatnya pas untuk Magneto, sementara Esposito punya gravitas tenang yang cocok untuk sosok guru yang bijak. Memasangkan mereka berdua di layar lebar bakal jadi kombinasi yang bikin alur cerita semakin mendalam.
Erroll Shand & Jason Isaacs

X-Men ’97 pastinya menjadikan kasus untuk pendekatan klasik terhadap karakter Xavier dan Magneto, berlawanan dengan romansa mereka di masa lalu. Mereka akan cukup bersejarah untuk dapat berfungsi dengan baik sebagai dua pemimpin bertolak belakang di dunia mutant, sambil tetap memiliki dinamika baru dalam cerita.
Erroll Shand (53) mungkin belum dikenal luas, tapi aktor asal Selandia Baru ini sedang meraih perannya dalam film Evil Dead Burn sebagai patriark yang terjebak di dunia kegelapan. Penampilannya dan perannya di Chief of War serta Our Flag Means Death menunjukkan bahwa ia akan hebat dalam menggambarkan karakter kompleks seperti Charles Xavier.
Jason Isaacs (63) sudah lama menjadi favorit penggemar untuk peran Magneto. Dikenal sebagai Lucius Malfoy di franchise Harry Potter dan The White Lotus, Isaacs memiliki suara dan karisma yang kuat untuk memerankan Magneto klasik. Sosok Magneto yang sudah mencoba bersikap mulia tapi bisa saja kembali ke sisi barbarik saat dibutuhkan pasti bikin penonton ketar-ketir menebak aliansinya.
Reaksi AWverse
Kita udah nggak sabar banget buat lihat pengumuman resmi siapa yang bakal jadi bagian dari MCU, khususnya untuk pasangan ikonik Professor X dan Magneto ini! Semoga pemilihan aktornya bener-bener pas dan bisa memberikan warna baru yang fresh tanpa melupakan esensi dari karakter-karakter ini. Harapannya, mereka bisa menangani isu-isu sosial dengan cara yang lebih relevan dan menarik!





