Lucasfilm baru saja mengeluarkan pernyataan yang penuh duka atas kepergian Marcia Lucas, mantan istri George Lucas yang dikenal sebagai salah satu dari tiga editor yang meraih Oscar untuk film “Star Wars.” Kabar yang menghebohkan ini datang setelah Marcia, yang berusia 80 tahun, meninggal dunia di Rancho Mirage, California, setelah bertarung melawan kanker metastatik.
Marcia adalah sosok penting di balik layar film-film ikonis tahun 70-an, seperti “Taxi Driver.” Kepergiannya meninggalkan bekas yang mendalam di dunia perfilman, terutama bagi penggemar berat “Star Wars.” Dalam pernyataannya, Lucasfilm mengungkapkan rasa duka yang mendalam, “Kami sangat sedih mendengar kabar kepergian Marcia Lucas. Dia adalah salah satu dari tiga editor yang membawa pulang Oscar untuk ‘Star Wars: A New Hope’ yang dirilis pada 1977.”
Marcia memulai karier editing-nya setelah pendirian Lucasfilm pada tahun 1971, di mana produksi film “American Graffiti” (1973) yang disutradarai George Lucas dimulai. Dia bergabung dengan mentor-nya, Verna Fields, sebagai editor film tersebut, dan berhasil mendapatkan nominasi Oscar. Setelah itu, Marcia juga bekerja sama dengan sutradara ternama Martin Scorsese pada film “Alice Doesn’t Live Here Anymore” (1974) dan “Taxi Driver” (1976), sementara Lucasfilm mempersiapkan “Star Wars: A New Hope.”
Saat film mendekati tahap pasca-produksi, George menyadari bahwa hampir seluruh proses editing harus diulang, sehingga Richard Chew dan Paul Hirsch bergabung dalam tim editing bersama Marcia. Namun, Marcia akhirnya meninggalkan proyek ini untuk mengerjakan film Scorsese “New York, New York” (1977). Bersama dengan Chew dan Hirsch, dia berhasil memenangkan Oscar untuk “Star Wars” pada tahun 1978.
Sepanjang tahun-tahun berikutnya, Marcia terus berkontribusi dalam berbagai produksi Lucasfilm, termasuk “More American Graffiti” (1979), “Star Wars: The Empire Strikes Back” (1980), dan “Star Wars: Return of the Jedi” (1983), di antara yang lainnya. Dalam salah satu wawancaranya, Marcia pernah mengatakan, “Saya mencintai editing film. Saya punya kemampuan bawaan untuk mengambil material yang bagus dan menjadikannya lebih baik, serta mengubah material yang kurang baik menjadi layak.”
Lucasfilm juga menyampaikan, “Kami bergabung dengan komunitas perfilman global dalam berduka atas kehilangan Marcia Lucas.” Keluarga Marcia ikut menyampaikan pernyataan, menekankan bahwa karya-karyanya dikenal karena kecerdasan emosional, ritme, dan kemanusiaan—kemampuan langka untuk menemukan kebenaran suatu adegan dan membawa hati, momentum, serta kejelasan ke layar. Kehilangan Marcia tentu meninggalkan luka yang mendalam di hati banyak orang.




