Di era pascapandemi, Pixar mengalami naik turun yang cukup beragam. Studio animasi yang dulunya menjadi raja box office, kini tak lagi menjamin bahwa film terbaru mereka akan menjadi mega-hit. Beberapa judul seperti Lightyear dan Elio berakhir dengan kecewa, mungkin karena Pixar mulai bertransformasi menjadi franchise Disney+ di awal dekade ini. Situasi mulai membaik ketika Hoppers mencatat debut terbesar untuk film animasi orisinal dalam hampir 10 tahun terakhir. Film ini mendapat respon positif dari mulut ke mulut, dan Disney berharap viralitas ini dapat mengubah kisah sci-fi konyol ini menjadi sukses di platform streaming.
Disney mengumumkan bahwa Hoppers akan tayang perdana di Disney+ pada Rabu, 3 Juni. Film ini sudah tersedia dalam format Digital sejak akhir April lalu. Ini adalah pertama kalinya Hoppers bisa ditonton “gratis” di layanan berlangganan. Menariknya, Hoppers juga akan dirilis dalam media fisik sehari sebelum tayang di Disney+.
Hoppers Memang Kembali ke Jalur yang Tepat untuk Pixar
Sepanjang dekade ini, Pixar meraih beberapa kemenangan signifikan. Inside Out 2 menjadi film terlaris tahun 2024 dengan pendapatan mencapai $1,698 miliar secara global, sementara Toy Story 5 yang akan rilis musim panas ini diprediksi menjadi salah satu film terpopuler tahun ini. Namun, kedua film tersebut adalah sekuel dari saga yang sudah dikenal dan dicintai penggemar. Pixar dahulu dikenal karena berproses dengan banyak cerita orisinal yang berhasil menyentuh hati penonton. Itulah sebabnya kehadiran Elio yang flop sangat mengecewakan. Film-film orisinal adalah tulang punggung Pixar selama ini, dan mereka hanya akan memiliki kesempatan untuk membuat lebih banyak jika film-film tersebut bersifat komersial.
Meski Hoppers tidak sekomersial film blockbuster di era keemasan Pixar di tahun 2000an ($371,9 juta di seluruh dunia dengan anggaran produksi $150 juta), perbedaan antara film ini dan Elio ($154,2 juta di seluruh dunia) sangat mencolok. Performanya di box office menunjukkan bahwa penonton masih bersedia datang untuk mendukung film orisinal dari Pixar. Ulasan yang positif juga berkontribusi pada keberhasilan komersial film ini. Sebelum rilis, banyak yang menyebutnya sebagai salah satu film Pixar paling lucu dalam beberapa tahun terakhir. Banyak juga yang merasa film ini membawa angin segar bagi studio, dengan humor yang lebih absurd (termasuk momen gelap yang mengejutkan penonton) yang melengkapi premis sci-fi konyolnya. Di saat yang sama, Hoppers tetap memiliki semua kehangatan yang diharapkan dari film Pixar yang berkualitas.
Secara gaya dan nada, Hoppers memang memiliki keunikan tersendiri dalam katalog Pixar, tetapi tetap mengingatkan pada klasik-studio yang mencampurkan kreativitas dengan momen-momen emosional. Ini adalah tanda positif bagi masa depan Pixar. Studio ini masih memiliki banyak film orisinal dalam proses produksi, termasuk Gatto tahun depan (dengan gaya seni yang unik), Ono Ghost Market, dan sebuah musikal tanpa judul. Semoga proyek-proyek ini bisa membangun kesuksesan Hoppers dan mengembalikan Pixar ke posisi yang pernah menjadi kekuatannya di box office. Dalam banyak hal, Hoppers adalah rilis yang sangat penting untuk Pixar; mungkin memang bukan yang terbesar, atau mendapat banyak pujian, tapi kontribusinya dalam mengembalikan jalur arah itu sangat berarti.
Nggak heran jika Hoppers menjadi hit besar di Disney+ pekan depan. Mereka yang melewatkan film ini di bioskop pasti ingin tahu apa sih yang bikin bising itu, dan para penggemar film ini pasti pengen nonton lagi. Kedatangan baru selalu mendapat sambutan hangat di platform streaming, terutama yang ditujukan untuk keluarga (contoh: Zootopia 2 di Disney+ dan Swapped di Netflix). Nampaknya orang-orang suka banget sama film tentang hewan yang bisa bicara, jadi Hoppers pasti akan mencatat angka penonton yang kuat. Meski Elio juga jadi hit saat streaming, Hoppers akan terasa lebih manis bagi Pixar karena sukses di layar lebar dan di ruang tamu.




