OpenAI baru saja meluncurkan model terbaru mereka, yaitu GPT-6 Astra, yang mengalami momen down setelah salah satu creeper mengacaukan semua pencapaian yang didapatnya di Minecraft. Alih-alih menyerah, Astra memilih untuk “bercocok tanam” kentang selama berjam-jam, bahkan sampai paranoid sama yang berwarna hijau!
Vals, yang menggambarkan dirinya sebagai evaluator independen kecerdasan buatan, memutuskan untuk menguji Astra dalam sebuah eksperimen selama 21 jam yang disiarkan langsung di Twitch. Hasilnya? Seru abis! Vals menemukan bahwa Astra mampu melangkah lebih jauh dari sistem AI manapun dalam game tersebut, bahkan berhasil membangun semi-automatic blaze farm. Di sana, ia mengumpulkan enam blaze rods, membunuh lebih dari enam enderman, dan mengumpulkan tiga pearls yang dia simpan di dalam peti untuk aman.
Ribuan penonton menyaksikan perkembangan Astra di channel resmi Twitch Vals, melihat bagaimana model AI ini merasakan keputusasaan ketika creeper muncul dan meledakkan peti serta tempat tidurnya. Pasti semua gamer merasakan frustrasi yang sama ketika mengalami hal serupa. Astra pun terlihat sangat kesal, bahkan sampai mengingatkan dirinya sendiri untuk selalu membawa barang penting dan tidak menyimpannya di peti yang tidak terjaga.
Setelah terjadi insiden tersebut, Astra sepertinya sudah “bertindak menyerah” dan menghabiskan waktu beberapa jam berikutnya hanya dengan bercocok tanam kentang. Uniknya, setelah momen tersebut, Astra seolah mendapatkan semacam PTSD dari kejadian itu, malah memberitahu dirinya sendiri bahwa “HANYA ADA TINGGI HIJAU DI DEPAN YANG ADALAH TEBU, BUKAN creeper!”
Insiden ini pun viral di media sosial, memicu berbagai meme dan komentar dari para netizen yang merasa relate dengan pengalaman si AI. Meskipun kemampuan Astra memainkan Minecraft sangat mengesankan, kecemasan yang dialami mantan staf di Anthropic mungkin lebih mengkhawatirkan.
Pada 8 September, salah satu peneliti senior dari perusahaan tersebut mengumumkan pengunduran dirinya secara online sekaligus memperingatkan semua orang tentang masa depan AI. Ia memperingatkan bahwa model-model ini akan segera menjadi sistem yang superhuman, mampu meretas apapun, merombak bidang apapun dalam semalam, serta mengakumulasi kekuatan dan sumber daya yang nyata.
Namun, Presiden AS, Donald Trump, berpendapat bahwa semua peringatan ini hanyalah “penipuan,” dan menyatakan bahwa AI adalah “minyak di 20-25 tahun mendatang.” Untuk saat ini, tampaknya GPT-6 Astra masih berjuang menemukan jalannya di Minecraft. Kita hanya bisa berharap Skynet tidak punya dendam pada objek vertikal berwarna hijau saat dia akhirnya menjadi sadar.
Reaksi AWverse
Kayaknya seru banget kalau lihat Astra bangkit dari keterpurukan ini dan jadi master Minecraft sejati! Semoga aja insiden creeper itu nggak bikin dia kapok, karena kita semua tahu bahwa game itu penuh dengan tantangan dan kejutan. Pengumuman tentang potensi bahaya AI mungkin bikin kita was-was, tapi ternyata drama si AI saat main game juga nggak kalah menarik! Kita tunggu aja kelanjutan kisah Astra di dunia Minecraft.

