Ketika Digimon Story: Time Stranger dirilis tahun lalu dan mendapat banyak perhatian dan ulasan positif dari para pemain, banyak penggemar berharap ini akan menandai kebangkitan Digimon. Di beberapa aspek, harapan itu memang terwujud. Setelah pengumuman Time Stranger, Digimon memperkenalkan beberapa proyek baru yang sedang dikerjakan. Salah satunya adalah versi mobile dari Digimon TCG, dan penggemar dengan penuh harapan menanti RPG baru yang gratis dimainkan, Digimon Up. Game ini diluncurkan di seluruh dunia pada 15 Juli, memberikan kesempatan kepada para pemain untuk mencoba game mobile Digimon yang pertama ini. Sayangnya, game ini tampaknya tidak sesuai harapan banyak orang.
Digimon Up adalah upaya pertama Bandai yang nyata untuk menghadirkan RPG mobile dalam franchise ini. Jadi, penggemar Digimon merasa agak unsure tentang apa yang harus diharapkan. Namun, mendekati hari peluncuran, detail resmi mengenai gameplay yang dibagikan sangat sedikit. Mungkin ini yang membuat banyak penggemar merasa frustrasi dan kecewa setelah akhirnya terjun ke dalam RPG Digimon yang baru ini. Beberapa bahkan mengatakan ini adalah game Digimon terburuk yang pernah ada, dan itu sebenarnya bikin penasaran, kan?
Digimon Up Kecewakan Pemain dengan Mekanisme Auto-Battle & Monetisasi yang Agresif
Setelah Digimon Up rilis awal minggu ini, para penggemar langsung berbondong-bondong mencoba apakah game mobile utama Digimon ini memang sebagus yang diharapkan. Sebagai penggemar Digimon seumur hidup, penulis termasuk di antara mereka yang langsung terjun pada hari pertama. Karena, game gratis kan memudahkan kita untuk mencobanya. Penulis berharap game ini bisa jadi tambahan menarik dalam daftar permainan mobile yang penulis mainkan, yang saat ini cukup didominasi oleh game Pokémon. Tapi, sama seperti banyak orang yang mencoba hari pertama, penulis juga merasa ragu seberapa lama bisa bertahan dengan Digimon Up begini.
Tak lama setelah peluncuran, reaksi dari penggemar mulai bermunculan di media sosial, begitu juga dengan ulasan di App Store. Sayangnya, sambutannya sejauh ini tidak terlalu hangat. Meskipun banyak yang terpesona dengan seni pixel yang lucu, gameplay yang relatif pasif dan struktur monetisasi yang agresif ternyata mengejutkan banyak orang. Saat ini, Digimon Up memiliki rating 2 bintang yang cukup mengecewakan di Apple App Store. Di Google Play, ratingnya sedikit lebih baik, dengan rata-rata sekitar 2,3 bintang.
Bagi banyak pemain, gameplay yang terlalu pasif ini menjadi kejutan. Karena Bandai belum banyak memberikan informasi tentang gameplay sebelum peluncuran, banyak penggemar Digimon yang tidak siap untuk pertempuran otomatis yang menjadi bagian besar dari aktivitas awal dalam game ini. Ulasan di Apple menggambarkan, “Seni pixel yang cantik, tapi tidak ada game sebenarnya.” Memang, banyak dari gameplay Digimon Up terdiri dari menonton Digimon-mu bertarung secara otomatis sambil mengetuk “Mesin Hologram,” sebuah item penghasil gacha yang tergolong repetitif.
Berbicara tentang gacha, ada keluhan lain yang membuat penggemar Digimon geram terhadap Digimon Up. Monetisasi dalam game ini cukup agresif, bahkan untuk RPG mobile gratis. Terdapat iklan dalam game yang bisa ditonton untuk mendapatkan lebih banyak mata uang. Dan kamu akan membutuhkan hal itu, karena semuanya di dalam game datang dengan biaya. Ada gacha untuk mendapatkan Digimon Support, kartu, dan tentu saja, generator item. Ini berarti banyak pemain terjegal di dinding progresi hanya dalam sehari setelah peluncuran game ini.
Secara keseluruhan, kurangnya gameplay aktif dan monetisasi yang berlebihan membuat banyak penggemar siap untuk meng-uninstall Digimon Up secepatnya. Salah satu pemain di X pun bilang, “Ini adalah game Digimon TERBURUK, dan saya sangat maksudkan itu.” Namun, ini baru awal, dan Bandai mungkin bisa memperbaiki situasi dengan menyesuaikan monetisasi dan gameplay agar lebih sesuai dengan harapan penggemar. Secara pribadi, kecintaan penulis pada Digimon mungkin membuat penulis bertahan sedikit lebih lama untuk melihat ke mana arah game ini. Tapi jelas, peluncuran RPG Digimon terbaru ini tidak berjalan sesuai harapan penggemar.
Opini Kita
Kayaknya bakal seru banget kalau Bandai cepat-cepat mendengarkan suara penggemar dan memperbaiki masalah monetisasi ini. Harapannya, mereka bisa bikin Digimon Up jadi pengalaman yang lebih baik ke depannya. Dengan potensi yang dimiliki franchise ini, sayang banget kalau game ini justru jadi mimpi buruk bagi para pemainnya!

