Di tahun 2025, Commodore diakuisisi oleh YouTuber retro Chris “Peri Fractic” Simpson, yang berhasil mengumpulkan kembali beberapa eksekutif kunci dan melangkah ke bisnis hardware. Hasil paling mencolok selama ini adalah Commodore 64 Ultimate, slimline 64C, dan beberapa merchandise, termasuk, eh, sebuah ransel khusus?
Tapi tunggu dulu, berita paling serunya datang bulan lalu, saat Commodore meluncurkan Callback, ponsel flip jadul yang secara sistematika memblokir semua media sosial. E-mail dan browser juga ditiadakan, tapi di dalamnya ada deretan game retro, termasuk Snake yang ikonik. Berbeda dengan beberapa ponsel bodoh lainnya, Commodore Callback dilengkapi dengan WhatsApp dan peta, meskipun harganya cukup bikin terkejut—waktu diumumkan, harganya mencapai $500!
Untungnya, harga tersebut turun $100 sebelum presale, dan langkah ini sepertinya berhasil. Sebagaimana yang diumumkan Commodore di X, “Dalam hanya tiga hari, Callback berhasil mencetak penjualan yang sama dengan penjualan bulan pertama Commodore 64 Ultimate. Peluncuran terbesar kami. Minggu terbesar kami. Momen terbesar dalam sejarah modern Commodore!”
Tapi tentu saja, nggak mungkin kamu bisa melihat postingan tersebut di Callback, karena X adalah salah satu aplikasi yang diblokir, bersama dengan Facebook, Instagram, Snapchat, Threads, TikTok, YouTube, Reddit, Kick, Twitch, Roblox, dan Discord.
Sebagai seseorang yang tumbuh dengan Commodore 64 dan mengumpulkan banyak game di floppy disk, serta yang sudah menghapus Twitter dari ponsel saat namanya masih Twitter, aku seharusnya jadi target pasar ponsel ini. Tapi, jujur, aku lebih suka punya Discord di ponsel, dan biasanya juga butuh aplikasi email. Mengakses email dengan QR code tiket konser adalah kemudahan yang nggak mau aku lepaskan, bahkan untuk bermain Snake.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau Commodore bisa mempertahankan momentum ini! Ponsel Callback bisa jadi alternatif menarik bagi mereka yang mau jauh dari dunia digital, tapi tetap, fitur-fitur seperti WhatsApp dan peta sangat dibutuhkan. Semoga aja mereka bisa terus berinovasi tanpa melupakan pengguna yang butuh akses ke aplikasi penting.




