Siapa yang sangka, Notepad yang dulunya hanya sekadar editor teks, kini sudah jadi hampir seperti pengolah kata lengkap! Namun, bagi sebagian orang, aplikasi kecil ini malah jadi simbol kebengkakan dan perubahan yang enggak perlu dari Microsoft. Nah, salah satu mantan programmer dari Redmond, Dave Plummer, akhirnya memutuskan untuk mengambil tindakan.
Dave Plummer dikenal sebagai sosok yang punya banyak kontribusi di dunia pengembangan software, dan sekarang ia rajin mengupload video di kanal YouTube-nya, Dave’s Garage. Baru-baru ini, ia menunjukkan keahliannya dengan membuat aplikasi yang mereplika Notepad asli, dengan tujuan menjaga agar ukuran file tetap di bawah 4 kilobyte. Bayangkan, berapa besar ukuran Notepad terbaru yang mencapai 352 kilobyte!
Yang menarik, aplikasi hasil kreasinya hanya berukuran 2,686 bytes saja. Bukan kilobytes loh, cuma bytes. Itu berarti ia hanya sedikit lebih besar dari ukuran game yang dirilis pada Atari 2600 di tahun 1977. Kira-kira, bagaimana caranya Dave bisa bikin Notepad sekecil itu?
Salah satu rahasia di balik pencapaiannya adalah karena Windows membawa semua yang dibutuhkan oleh aplikasi, seperti sistem menu dan antarmuka grafis. Jadi, enggak perlu menyalin semua itu, cukup panggil saat dibutuhkan. Dengan menulis beberapa baris kode assembly untuk memberi tahu Windows ‘tunjukkan menu klik kanan,’ fitur-fitur dasar editor teks kini jadi lebih ringan.
Dave juga menggunakan Crinkler, sebuah alat pengompresi legendaris dalam dunia demoscene, untuk menghasilkan file eksekusi final. Crinkler menghubungkan semua objek file yang dihasilkan oleh compiler dan mengompres kode secara maksimal. Gak ada trik curang yang dipakai Plummer; semua aplikasi Windows pada dasarnya melakukan hal ini juga. Itulah kenapa ukuran file sistem operasi jadi segede itu. Dan untuk jujurnya, kode Notepad yang sekarang memang butuh keamanan, keterbacaan, dan kompatibilitas versi, jadi meningkat deh ukuran file-nya.
Proyek ini bukan hanya sekadar latihan bagi para pengembang, tapi juga sangat relevan saat ini. Dengan krisis memori global yang diperkirakan akan berlangsung lebih lama, pengembang game perlu memikirkan cara serupa untuk mengurangi konsumsi memori. Sayangnya, banyak studio game yang berisiko tutup, ditambah dengan anggaran yang semakin terbatas dan tekanan waktu yang ketat, bisa-bisa kita tidak akan melihat programmer berusaha mengurangi setiap megabyte file.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau lebih banyak developer terinspirasi oleh proyek Dave Plummer ini. Gimana kalau mereka mengembangkan game dengan ukuran yang lebih ringan, tapi tetap berkualitas? Semoga aja studi-studi lain bisa ikut memikirkan efisiensi ini tanpa kehilangan kualitas. Kita tunggu aja pembuktiannya pas ada rilis baru di masa depan!




