Home Game Destiny 2: Akankah Era Pertarungan Ini Akhirnya Berakhir?
Game

Destiny 2: Akankah Era Pertarungan Ini Akhirnya Berakhir?

Share
Destiny 2: Akankah Era Pertarungan Ini Akhirnya Berakhir?
Share

Banyak penggemar Destiny 2 sejak masa kejayaannya akan cepat memberi tahu bahwa game ini sudah tak secerah dulu, terutama di tahun 2026. Keluhan dari para penggemar menyebabkan penurunan jumlah pemain, tetapi game ini tetap menghadirkan banyak ekspansi dan DLC baru yang menarik meski penggunanya berkurang. Namun, berdasarkan informasi terbaru tentang keterkaitan Destiny 2 dengan PlayStation dan Sony, tampaknya era layanan berkelanjutan ini akan segera berakhir.

Reputasi pengembang Bungie dalam beberapa tahun terakhir terlihat tidak stabil, dari kontroversi terkait plagiarisme artistik Marathon hingga kekecewaan berkelanjutan mengenai ekspansi terbaru dari Destiny 2. Meskipun kolaborasi dengan Star Wars cukup menarik, minat komunitas terhadap seri Destiny milik Bungie sepertinya terus menurun. Perubahan ini telah menyebabkan frustrasi di antara para penggemar, dan tampaknya perasaan tersebut juga dirasakan oleh perusahaan-perusahaan yang mendukung layanan Destiny 2.

Biaya Bungie untuk Sony: $765 Juta dalam Satu Tahun

Laporan dari Sony menunjukkan angka keuangan yang variatif selama tahun fiskal terakhir, termasuk pendapatan dan kerugian dari beberapa grup anak perusahaan. Saat menghitung pembelian Bungie, diperkirakan bahwa akuisisi ini sudah menyebabkan kerugian sebesar $765 juta hanya dalam setahun, lebih dari 21% dari total $3,6 miliar yang dikeluarkan untuk membeli grup pengembang ini. Ini berarti Bungie kini bernilai sekitar $765 juta lebih rendah dari nilai saat dibeli, yang menunjukkan besarnya kerugian ini.

Inline – HLD Private Trip

Kerugian ini, yang dikenal sebagai “impairment loss”, mencerminkan perjuangan Bungie dengan game-game seperti Destiny 2 dan Marathon. Masalahnya bukan sekadar biaya operasional Bungie yang merugikan Sony, tetapi ini mengindikasikan bahwa proyek-proyek Bungie semakin jarang dimainkan, sehingga studio ini dinilai jauh lebih rendah dari yang diharapkan oleh Sony. Kerugian semacam ini mungkin bisa diterima oleh beberapa studio, asalkan layanan langsung atau proyek lainnya menunjukkan kinerja yang terus positif.

Baca juga  Call of Duty Janji Tanpa 'Skin Konyol' di Modern Warfare 4, Tapi Apakah Kita Bisa Percaya?

Meski Marathon sempat menunjukkan potensi, informasi ini menunjukkan seberapa besar penurunan dari judul-judul ternama Bungie. Ekspansi Edge of Fate untuk Destiny 2 mendapatkan respon negatif dari penggemar, sehingga banyak pemain yang pergi dan kemungkinan besar menyumbang pada angka kerugian impairment ini. Dengan PlayStation dan Sony tidak berusaha menyembunyikan hubungan fiskal mereka dengan Bungie, tampaknya studio ini menghadapi banyak tekanan dari berbagai sisi.

Laporan Keuangan: Pertanda Buruk bagi Pendanaan Bungie oleh Sony

Walaupun ada penggemar yang masih berharap ekspansi atau patch baru bisa menarik kembali pemain ke Destiny 2, laporan keuangan menunjukkan pola kekecewaan yang terus berulang. Selama beberapa tahun ini, semakin sedikit pemain yang mencoba konten baru yang dirilis untuk game ini, sehingga tidak terlibat dengan kosmetik tambahan atau fitur transaksi mikro dalam pengalaman layanan langsung. Meskipun Marathon memiliki gameplay yang menarik dan mendapatkan perhatian, setiap permainan juga memiliki masalah yang membuat beberapa pemain menjauh.

Inline – AWS Open Trip

Dengan terus menurunnya jumlah pemain di Destiny 2, masa depan game ini tampak suram. Banyak penggemar yang terkejut melihat Destiny 2 terus mendapatkan ekspansi atau penyempurnaan, mengingat hampir setiap rilis baru dalam beberapa tahun terakhir ditanggapi negatif. Beberapa masalah mencolok dalam Marathon bisa jadi menjadi titik balik, dengan kemungkinan Sony dan PlayStation memperkecil dana untuk Bungie dalam waktu dekat.

Ekspansi dan DLC Masa Depan untuk Destiny 2 & Marathon Mungkin Tidak Ada

Dengan penurunan nilai yang signifikan dari laporan keuangan Sony, Bungie mungkin kesulitan untuk meneruskan pengembangan proyek-proyek bertarungnya. Pengurangan investasi pada Bungie akibat kerugian impairment bisa berujung pada pemutusan hubungan kerja, sama seperti yang terjadi di banyak cerita lain dalam industri game saat ini. Terlepas dari keluhan penggemar seputar Destiny 2 atau Marathon, kehilangan kreator berbakat tetap akan berdampak besar pada industri yang lebih luas.

Baca juga  'Saikyou Degarashi Ouji no Anyaku Teii Arasoi' Ungkap Daftar Karakter Utama dan Tim Produksi, Tanggal Rilis Musim Panas 2026!

Rumor tentang pengembangan Destiny 3 bisa segera dibatalkan setelah berita ini, karena sepertinya tidak mungkin Sony akan memberikan lebih banyak ekspansi atau proyek besar untuk Bungie dalam waktu dekat. Transparansi Sony selama proses ini justru memperburuk situasi, mengungkapkan hubungan yang tidak sehat dengan studio pengembang. Dengan Marathon yang tak mampu menarik audiens seperti yang dilakukan Destiny beberapa bulan setelah peluncurannya, Bungie terlihat terjebak dalam situasi sulit.

Inline – AWV Youtube

Ada banyak momen naik dan turun dalam Destiny 2, dan banyak proyek lain dalam koleksi Bungie. Namun, dengan kondisi studio yang sekarang dan nilai mereka di mata Sony serta PlayStation, kemungkinan untuk mendapatkan ekspansi baru dalam waktu dekat tampaknya sangat tipis, bahkan beberapa tanda menunjukkan kemungkinan layanan ini akan berakhir dalam waktu dekat.

Inline – HLD One Day Trip
Share