Perbandingan antara reboot Resident Evil yang akan datang karya Zach Cregger dengan film aksi ternama 2015 makin terasa setelah footage yang ditayangkan di CinemaCon. Reboot Resident Evil yang dijadwalkan rilis pada 2026 ini memang berani mengubah banyak elemen dari lore franchise game yang sudah ada. Dan, itu bukan hal yang buruk. Memang, film-film Resident Evil sebelumnya karya Paul WS Anderson banyak mengubah detail dari game aslinya. Namun, Cregger punya pengalaman sukses dari film horror Barbarian dan film horror Oscar Weapons yang membuktikan bahwa ia layak untuk mengambil alih franchise ini.
Jika ada yang berhak mencoba peruntungan baru dengan franchise ini, jelas itu adalah Cregger. Beberapa penonton yang menyaksikan test screening berkomentar kontroversial, membandingkan film ini dengan versi horror dari Mad Max: Fury Road tahun 2015. Meskipun reboot tersebut sangat dicintai oleh kritikus dan penonton, agak sulit membayangkan bagaimana franchise video game survival horror bisa terhubung dengan film race post-apocalyptic yang penuh aksi karya sutradara George Miller. Tetapi, footage dari reboot Resident Evil ini jelas membuktikan bahwa perbandingan tersebut ada, tanpa kehilangan elemen horror yang terkenal menakutkan dari franchise ini.
Deskripsi footage dari CinemaCon hampir semuanya positif, dengan penonton sepakat bahwa Cregger berhasil menggabungkan elemen chase yang penuh aksi dari Mad Max: Fury Road dengan horror yang mendalam dan mendebarkan dari game Resident Evil. Clip yang ditampilkan memperkenalkan Bryan, karakter utama yang diperankan oleh Austin Abrams. Bryan adalah kurir medis yang terjebak dalam masalah setelah kecelakaan mobil, mencari perlindungan di sebuah kabin bersalju. Setelah panggilan telepon tragis dari kekasihnya, footage beralih menampilkan makhluk menakutkan dan zombie-zombie ganas melompat dari atap untuk mengejar sang protagonis.
Dengan aktor pendukung seperti Paul Walter Hauser, Kali Reis, dan Zach Cherry, reboot Resident Evil ini tidak hanya mengandalkan bintangnya Abrams. Namun, footage awal di CinemaCon menunjukkan bahwa aksi dikemas dari sudut pandang Bryan, mirip dengan bagaimana Mad Max: Fury Road dimulai dengan adegan kejar-kejaran yang tak henti dari sudut pandang Tom Hardy, sang antihero, yang berjuang dan gagal menghindar dari War Boys. Cregger sepertinya akan fokus pada perspektif karakter utama sepanjang kisahnya yang mencekam.
Perbandingan dengan Mad Max: Fury Road Menunjukkan Reboot Resident Evil Karya Zach Cregger adalah Awal Baru
Yang paling menarik dari perbandingan reboot Resident Evil 2026 dengan Mad Max: Fury Road adalah implikasi bahwa film ini akan sekejam, berdarah-darah, dan tak kenal ampun seperti masterpiece Miller. Banyak yang membuat Mad Max: Fury Road begitu mengesankan adalah keberanian narasi kejar-kejaran yang tidak pernah melambat lebih dari beberapa momen, namun tetap mampu menyampaikan cerita yang menggugah emosi dengan karakter-karakter yang baik dan alur yang mengena.
Karena reboot Resident Evil Cregger ditulis oleh Shay Hatten, salah satu penulis dari franchise John Wick, biasanya penonton bakal khawatir kalau film ini lebih utamakan aksi ketimbang elemen horror. Untungnya, ketika penonton awal membandingkan reboot Cregger dengan film ikonik Miller, itu bukan maksud mereka. Justru, footage dari CinemaCon menunjukkan bahwa reboot Resident Evil ini mirip dengan Mad Max: Fury Road, tetapi jauh lebih berdarah dan menakutkan.




