Home Game Unity Mengguncang Q1 dengan Laporan Keuangan yang Melebihi Ekspektasi!
Game

Unity Mengguncang Q1 dengan Laporan Keuangan yang Melebihi Ekspektasi!

Share
Unity Mengguncang Q1 dengan Laporan Keuangan yang Melebihi Ekspektasi!
Share

Unity, pengembang game engine yang jadi pilihan banyak developer, baru saja merilis hasil finansial awal untuk kuartal pertama. Sekarang, mereka memprediksi pendapatan yang lebih tinggi dari ekspektasi semula, dengan perkiraan mencapai antara $505 juta dan $508 juta, jauh di atas estimasi sebelumnya yang berkisar di $480 juta sampai $490 juta. Sementara itu, EBITDA yang disesuaikan—yang merupakan ukuran profitabilitas—diprediksi berada di rentang $130 juta hingga $135 juta, juga lebih tinggi dari perkiraan yang sebelumnya ditetapkan di angka $105 juta hingga $110 juta. Ini artinya, ada peningkatan sebesar 58% dibandingkan tahun lalu!

Berdasarkan data dari SteamDB, lebih dari 8500 game yang menggunakan Unity diluncurkan di Steam selama dua tahun terakhir. Beberapa judul terkenal yang dibangun menggunakan Unity antara lain LEGO Voyagers, PowerWash Simulator 2, dan Terminator 2D: No Fate. Dengan banyaknya karya yang lahir dari engine ini, jelas bahwa Unity masih menjadi andalan bagi banyak developer game.

Inline – HLD Private Trip

Hasil positif ini muncul setelah Unity melewati masa-masa sulit hanya dua tahun lalu, ketika CEO saat itu, John Riccitiello, memilih untuk mundur setelah kebijakan kontroversial yang menghadirkan biaya baru, yaitu “Unity Runtime Fee.” Biaya ini diterapkan kepada developer jika game mereka yang menggunakan Unity mencapai batas tertentu dalam hal instalasi dan pendapatan. Tentu saja, kebijakan ini memicu kemarahan di kalangan developer, sehingga banyak yang mulai mencari alternatif. Misalnya, developer Mega Crit memutuskan untuk beralih dari Unity ke Godot untuk proyek Slay the Spire 2, sebagian besar disebabkan oleh kebijakan biaya tersebut.

Di sisi lain, Unity versi 6 sudah resmi dirilis untuk para developer pada musim gugur 2024. Matthew Bromberg, yang mengambil alih posisi CEO setelah Riccitiello, menyebut ini sebagai momen reset bagi perusahaan. Beliau mengungkapkan, “Kami ingin menjadi perusahaan yang berbeda dan lebih baik. Saya percaya kami bisa mencapai itu. Ini adalah apa yang kami inginkan, yaitu memiliki hubungan yang berbeda secara mendasar dengan pelanggan dan komunitas. Kami juga ingin mengembangkan dan menyajikan produk dengan cara yang berbeda. Ini harus dimulai dengan cara berpikir yang berbeda dan penyampaian yang juga berbeda.”

Baca juga  Spinoff For All Mankind Siap Meluncur: Tanggal Rilis dan Cuplikan Pertama Hadir di Apple TV!

Dengan semua perkembangan ini, terlihat jelas bahwa Unity sedang berada dalam jalur yang positif serta berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan para developer. Ini bisa jadi menjadi penanda akan bangkitnya kembali kepercayaan dari komunitas game terhadap platform ini, sambil terus menghadirkan game-game keren yang siap dinikmati oleh banyak pemain di seluruh dunia.

Inline – AWS Open Trip
Inline – AWV Youtube
Share