Seorang remaja asal Utah berhasil diselamatkan dari rumah seorang pria di Oregon setelah dia berhasil menghubungi bantuan melalui game Among Us. Kejadian ini terjadi pada 1 November 2026 dan menarik perhatian banyak orang, khususnya para gamer.
Remaja berusia 17 tahun itu diduga dipegang oleh Adam Harmel, 39 tahun, selama lebih dari 500 hari. Menurut laporan yang dirilis, Harmel membawa remaja ini melintasi negara bagian dan mencegahnya untuk keluar dari rumahnya. Pada saat anak tersebut dilaporkan hilang pada Mei 2025, dia baru berusia 15 tahun. Harmel mulai mengontaknya melalui Snapchat dan bahkan menawarkan uang agar bisa datang ke rumahnya di Oregon. Setelah perjalanan panjang, Harmel memikatnya ke dalam kendaraannya dan membuang ponselnya ke sungai.
Selama 521 hari berada di bawah penangkapan, Harmel terpaksa berbagi tempat tidur dengan remaja tersebut dan semakin bertindak kasar. Namun, dia menemukan celah untuk melarikan diri ketika Harmel memberinya akses ke ponsel tanpa data seluler. Meskipun tidak bisa menghubungi orang lain dengan cara biasa, ponsel tersebut ingat masih bisa terhubung ke WiFi dan memperbolehkannya bermain game online.
Di sinilah Among Us berperan penting. Game ini, yang dirilis untuk perangkat mobile pada 2018, memungkinkan pemain untuk berkomunikasi dan berkolaborasi. Melalui game ini, dia bisa terhubung dengan anak lain yang kemudian membawanya untuk berbagi situasi seriusnya. Setelah berpindah ke aplikasi media sosial yang tidak disebutkan namanya, dia memberi tahu pemain lain bahwa dia sedang dipegang dan lebih dari 500 hari diumumkan hilang.
Anak tersebut kemudian mengingatkan ibunya tentang interaksinya dengan remaja di Among Us, dan sang ibu segera menghubungi FBI. Beberapa waktu kemudian, terjadi video call antara pihak berwenang dan remaja hilang tersebut, di mana dia menjelaskan kondisi yang dihadapinya. Akhirnya, dia diselamatkan dari rumah Harmel pada hari yang sama. Kini, Harmel telah ditangkap dan dijerat dengan tuduhan membawa remaja tersebut melintasi batas negara dengan tujuan untuk mengeksploitasi.
Reaksi Kita
Kisah ini bikin merinding ya! Kadang kita nggak nyangka kalau dunia game bisa berperan dalam situasi yang super serius seperti ini. Semoga ke depannya, cerita kayak gini justru membangkitkan kesadaran bagi banyak orang dan tentunya menambah pengawasan dalam keamanan online. Kita tunggu aja perkembangan selanjutnya dan harapannya, keadilan akan ditegakkan bagi korban!




