Home Movie Netflix Siap Kehilangan Film Sci-Fi Kultus ‘80-an Karya David Lynch Sebelum Adaptasi Terbaru Franchise Ini!
Movie

Netflix Siap Kehilangan Film Sci-Fi Kultus ‘80-an Karya David Lynch Sebelum Adaptasi Terbaru Franchise Ini!

Share
Netflix Siap Kehilangan Film Sci-Fi Kultus ‘80-an Karya David Lynch Sebelum Adaptasi Terbaru Franchise Ini!
Share

Tahun 1980-an adalah waktu yang luar biasa untuk film-film sci-fi. Era keemasan ini menjadikan penonton disuguhkan dengan karya-karya hebat seperti Blade Runner, Back to the Future, Aliens, dan The Terminator. Tak hanya itu, zaman ini juga menyaksikan munculnya efek kreatif yang inovatif, yang mendorong industri film ke arah yang lebih maju. Film seperti Flight of the Navigator membantu mendefinisikan ulang batasan sci-fi, sampai-sampai para penggemar tidak bisa cukup puas.

Namun, tidak semua film sci-fi di tahun 80-an berhasil menarik perhatian penonton, termasuk Dune karya David Lynch. Dirilis pada tahun 1984, film ini adalah adaptasi ambisius dari novel terkenal karya Frank Herbert, namun sayangnya, film ini mendapat banyak kritik negatif dan penampilan box office yang kurang memuaskan. Bahkan, Dune dianggap sebagai salah satu film terburuk tahun itu. Meski demikian, sepanjang dekade berikutnya dan dengan adanya adaptasi epik dari Denis Villeneuve, yaitu Dune: Part One, Dune: Part Two, dan yang akan datang, Dune: Part Three, film klasik dari tahun 80-an ini seharusnya mendapat lebih banyak penghargaan. Dan, dengan kepergiannya dari Netflix pada 1 Mei, waktunya semakin mendesak untuk menikmatinya.

Dune Karya David Lynch: Klasik yang Dipahami dengan Salah (Dengan Perubahan Mengejutkan di Akhirnya)

Saat Dune karya Lynch dirilis, banyak yang menganggap film ini buruk. Namun, jika dilihat dari perspektif sekarang, film ini sebenarnya tidak seburuk yang dibayangkan. Film ini adalah usaha yang sangat ambisius—Dune dikenal sebagai novel yang padat, jadi berusaha menerjemahkannya ke dalam satu film saja sudah menjadi tantangan besar. Hasil akhirnya memiliki kualitas yang sangat surreal. Ini sebagian besar disebabkan oleh proses penyuntingan. Lynch dikenal tidak memiliki hak untuk melakukan potongan akhir film ini, yang membuat semuanya sedikit berantakan. Meski begitu, film ini tetap membuat beberapa pilihan artistik yang menarik. Ketika dilihat secara keseluruhan, film ini berbeda dari yang lain dan sangat kontras dengan adaptasi yang dilakukan Villeneuve beberapa dekade kemudian.

Inline – AWS Open Trip
Baca juga  James Ransone Tak Masuk Dalam In Memoriam Oscars, Scott Derrickson Geram!

Salah satu aspek yang menarik perhatian dari Dune karya Lynch adalah ending-nya. Film ini melakukan perubahan kontroversial dari buku, yang memberikan ending yang lebih positif dan lebih konklusif. Paul Atreides (diperankan oleh Kyle MacLachlan) akhirnya memenuhi ramalan Fremen dan membuat hujan turun di Arrakis, sehingga ia dinyatakan sebagai Kwisatz Haderach. Akhir cerita ini memberikan titik akhir yang solid karena sekuel tidak menjamin. Itu adalah pilihan yang tepat karena performa buruk film ini menghancurkan segala harapan untuk sekuel. Dune tidak akan mendapatkan adaptasi yang lebih akurat selama hampir 40 tahun, tetapi sebelum installment ketiga dari epik Villeneuve hadir, penonton patut menengok film karya Lynch ini—dan sebaiknya sebelum 1 Mei.

Inline – AWV Youtube
Share