Game baru dari developer Abraxaes, *Divine Frequency*, akhirnya kembali mencuri perhatian dengan pengumuman tanggal rilis untuk early access yang dijadwalkan pada 27 Oktober mendatang. Setelah tidak terdengar kabarnya sejak demo yang bikin merinding tiga tahun lalu, kabar ini seperti angin segar bagi para penggemar. Game ini enggak hanya sekedar penembak biasa, tapi juga menggabungkan elemen RPG dengan cerita yang bikin jantung berdegup kencang.
Trailer terbaru yang dirilis pada 25 September menunjukkan keunggulan grafis dan atmosfer gelap yang khas dari *Divine Frequency*. Game ini sudah dikenal karena kemampuan menggabungkan aksi yang memuaskan dengan elemen horor yang mencekam. Kualitas penulisan ceritanya juga tidak main-main, mengingat dunia yang dibangun berakar dari ide yang dalam dan unik—terinspirasi oleh mitologi horor kosmis yang bikin bingung sekaligus terpesona.
Sebelum rilis, Abraxaes sempat menghadapi berbagai tantangan besar, salah satunya adalah kehilangan penulis utama mereka, Pablo “Artistical” Lamprea, pada 1 April 2025. Kematian mendadak ini tentu saja menjadi pukulan berat bagi tim dan mengganggu proses pengembangan yang sudah berjalan. Dalam pernyataannya, tim Abraxaes mengungkapkan betapa pentingnya peran Lamprea dalam menghidupkan dunia *Divine Frequency*. Lamprea tidak hanya menulis berbagai dialog dan deskripsi item, tetapi juga menjadi teman diskusi di setiap tahap pengembangan game ini.
Dalam pernyataan emosionalnya, tim atau salah satu anggota tim mencurahkan perasaan kehilangan mereka. Ucapan ini menyoroti bagaimana pemikiran dan visi Lamprea sangat membantu mengarahkan game ini ke jalur yang kreatif. Walaupun penulisan dan konsepnya terpaksa ditinggalkan, tim tetap bertekad untuk terus memperjuangkan impian yang telah mereka bangun bersama.
Selain kehilangan Lamprea, *Divine Frequency* juga mengalami kendala lainnya. Salah satunya adalah masalah hak cipta terkait beberapa perpustakaan suara yang dibeli. Untuk menghindari masalah lebih lanjut, para developer harus memeriksa dan mengganti semua file audio yang bermasalah, yang pastinya membuat proses pengembangan semakin lambat. Meskipun begitu, Abraxaes bertekad untuk meluncurkan game ini dengan kualitas yang tinggi, meski harus menunggu lebih lama.
*Divine Frequency* menargetkan peluncuran early access dengan dua dari tiga bab yang rencananya akan hadir, mencakup sekitar 70% dari total permainan. Tim berkata, “Hanya ada satu kesempatan untuk merilis sebuah game, dan ini harus sempurna saat peluncuran.” Berbekal harapan tinggi, penggemar dapat segera menikmati pengalaman yang sudah lama ditunggu ini.
Di tengah berbagai rumor dan spekulasi, reaksi terhadap trailer dan pengumuman tanggal rilis ini begitu positif. Banyak yang menantikan untuk kembali ke dunia yang menyeramkan dan penuh misteri. Meskipun mungkin early access bukan pengalaman favorit bagi semua orang, *Divine Frequency* menjanjikan konten yang kaya dan substansial bagi para pemain. Saat ini, kalian bisa memasukkan game ini ke wishlist dan mencoba demonya yang sudah diperbarui di Steam.
Reaksi AWverse
Semoga aja semua usaha tim Abraxaes terbayar nanti! Dengan semua rintangan yang harus mereka hadapi, pasti ada harapan tersendiri melihat bagaimana akhirnya game ini bisa tersedia untuk pemain. Kayaknya bakal seru banget kalau mereka bisa mewujudkan visi artistik dan horor yang sudah dicanangkan sejak awal!

