Home Game YouTuber League of Legends Temukan Pitch Investor Asli Saat Game Ini Masih Bernama Onslaught: War of the Immortals!
Game

YouTuber League of Legends Temukan Pitch Investor Asli Saat Game Ini Masih Bernama Onslaught: War of the Immortals!

Share
YouTuber League of Legends Temukan Pitch Investor Asli Saat Game Ini Masih Bernama Onslaught: War of the Immortals!
Share

Bayangkan sebuah game yang terinspirasi dari era awal 2000-an, yang disajikan dengan nuansa bewarna cerah dan karisma yang konyol. Itulah yang dihadirkan oleh Onslaught: War of the Immortals, yang kini terlihat dalam arsitektur yang sangat berbeda berkat usahanya menjadi lebih segar di League of Legends. Dulu, karakter legendaris seperti Lee Sin hadir dengan kemampuan pasif yang bikin dia seperti “dinding bata yang terbuat dari steroid”, tapi sekarang, kita bisa melihat lebih dekat bagaimana semuanya berawal berkat video terbaru dari Necrit dan Paul “Pabro” Bellezza dari Riot Games.

Dalam video tersebut, Necrit menunjukkan detil menarik seputar game ini, mulai dari footage tua, dokumen desain untuk beberapa champs, sampai dengan penjelasan lore yang bikin penasaran. Walaupun beberapa informasi sudah bocor sebelumnya, banyak aspek baru yang bikin fans harus memperhatikan lebih dalam.

Ketika melihat gameplay awal dari Onslaught, susah sekali untuk mengenali bentuknya sekarang. Alih-alih medan tempur Summoner’s Rift yang kosong, game ini membawakan latar kota kartun yang terbagi menjadi dua realm, “order” dan “chaos”. Pemain bisa berperan sebagai makhluk abadi yang dapat dibawa ke dalam pertarungan pada momen-momen krusial, bahkan beberapa hero eksklusif untuk satu realm—sebuah pilihan kesetiaan yang harus diambil saat mulai bermain.

Inline – HLD One Day Trip

Yang menarik, beberapa karakter memang masih ada yang agak familiar. Annie, misalnya, tetap dengan boneka beruang apinya, tapi penampilannya telah berubah jauh. Sion kini punya janggut—ya, siapa yang sangka? Namun, karakter yang paling tidak berubah adalah Singed, meskipun kini ia dipanggil dengan nama Zij. Nama itu kadang diucapkan dengan nada bercanda, terutama jika sedang flu parah.

Kisah-kisah lama yang dihadirkan pun terasa edgy—sesuatu yang sangat khas tingkatan game di masanya, sekaligus terasa “berharga” jika kita lihat dari perspektif sekarang. Dalam dunia ini, dua faksi bersaing di bawah rasa netral sebelum akhirnya “seorang antikristus semacam itu” lahir dan merobek realitas sehingga kekacauan mengancam seluruh keberadaan. Logo Riot pun terlihat penuh darah di video presentasi itu.

Baca juga  Thousand-Year Blood War Umumkan Update Mengecewakan untuk Musim Terakhirnya!

Onslaught: War of the Immortals jelas memberikan pengalaman nostalgia yang luar biasa. Namun, setelah melihat detail-detail terbaru, jelas kita belum cukup balik ke masa lalu. Kita belum benar-benar merasakan “classic-ification” yang sejati sampai Sion muncul dengan janggut orangenya yang menyala dan semua aspek game ini terasa sepenuhnya baru!

Inline – HLD One Day Trip

Opini Kita

Kayaknya bakal seru banget kalau Riot Games merilis lebih banyak konten tentang Onslaught! Ada potensi besar untuk menghidupkan kembali kenangan lama dengan sentuhan modern yang bikin nostalgic. Semoga aja mereka nggak hanya mengandalkan nostalgia, tapi juga mempertahankan inovasi yang bikin League of Legends tetap relevan dan menarik!

Inline – HLD One Day Trip
Share