Home Game 5 Permainan Roguelike Tersembunyi yang Harus Kamu Coba di 2026 Saat yang Lain Sudah Kehabisan Tenaga!
Game

5 Permainan Roguelike Tersembunyi yang Harus Kamu Coba di 2026 Saat yang Lain Sudah Kehabisan Tenaga!

Share
5 Permainan Roguelike Tersembunyi yang Harus Kamu Coba di 2026 Saat yang Lain Sudah Kehabisan Tenaga!
Share

Roguelikes itu seru tapi kadang bisa bikin jenuh banget, baik itu game hack-and-slash kayak Hades 2 atau deckbuilder seperti Slay the Spire. Banyak dari game ini bisa terasa monoton setelah ratusan kali main, sementara penggemarnya tentu ingin merasakan hal baru. Jadi, daripada mulai lagi dari Mewgenics atau Balatro, mending cek beberapa judul lain yang ngasih pendekatan fresh terhadap gameplay roguelike.

Beberapa roguelikes terbaik menggabungkan mekanik genre ini ke dalam cerita yang menarik, menciptakan dunia yang berfokus pada siklus keberhasilan dan kegagalan. Di roguelikes, kamu bisa menemukan narasi yang keren dan visual unik yang bikin garis antar berbagai jenis game semakin tipis. Kreasi yang variatif sepertinya lebih mudah ditemukan di roguelikes dibandingkan genre lain karena definisinya yang sangat fleksibel, memungkinkan proyek kreatif yang bener-bener unik.

5. Absolum

Image credit: Dotemu

Absolum adalah beat-em-up yang luar biasa dengan struktur roguelike, menciptakan hibrida genre yang bikin kombinasi ini jadi sesuatu yang spesial. Game ini bisa dimainkan dengan satu atau dua pemain dalam mode co-op online, di mana kamu bisa milih salah satu dari empat karakter yang playable untuk menjelajahi berbagai zona. Mengambil inspirasi dari Final Fight dan Streets of Rage, Absolum ngasih setiap karakter kedalaman yang banyak buat dikuasai, menciptakan ekspresi skill yang unik saat mencoba melangkah lebih jauh.

Inline – HLD One Day Trip

Para kreator di balik Streets of Rage 4 ini adalah yang bertanggung jawab atas sistem combat yang komprehensif di Absolum, yang bervariasi tergantung pada modifier roguelike yang kamu ambil selama permainan. Meramu build untuk karakter beat-em-up sudah jadi hal yang menarik, bikin setiap run di Absolum tetap fresh. Aksi klasik yang ditawarkan game ini diimbangi dengan visual 2D yang di-draw dengan tangan yang keren, serta soundtrack dengan banyak masterpiece yang terikat pada area atau boss tertentu. Momen-momen cepat dalam Absolum bisa diulang terus-menerus, karena sistem combo karakter yang dalam dorong pemain buat menguasai dalam banyak run.

Uniknya, di tiap stage di Absolum ada semacam rahasia yang bisa ditemukan. Jalur alternatif bisa mengubah permainanmu secara drastis, ngasih tantangan lebih besar sebagai imbalan untuk reward yang lebih baik. Variasi stage dan musuh di Absolum bikin pengalaman multiplayer jadi lebih seru kalau kamu milih buat berduet sama pemain lain. Ketidakpastian gameplay roguelike kerap berpadu dengan mekanik beat-em-up yang familiar, menciptakan pengalaman yang merepresentasikan yang terbaik dari kedua genre ini.

Baca juga  EA Luncurkan Download Gratis untuk Game Terbesarnya!

4. Mortal Sin

Mortal Sin
Courtesy of Nikola Todorovic

Salah satu roguelike yang paling stylish adalah Mortal Sin, dengan visual terinspirasi grafik novel yang bisa diatur sesuai preferensimu. Atmosfer game ini mirip dengan Dark Souls, dengan dunia menyeramkan penuh musuh grotesque yang kamu lawan dalammode first-person lewat pertempuran melee yang visceral. Di sini, nggak ada sihir atau kekuatan khusus, melainkan pertarungan jarak dekat yang presisi membutuhkan pemain untuk menghubungkan serangan dengan hati-hati untuk mengalahkan musuh.

Inline – HLD One Day Trip

Setiap run dalam Mortal Sin ditentukan oleh level yang dihasilkan secara procedural, yang dibagi lagi menjadi ruangan-ruangan yang dibuat secara manual. Keragaman kombinasi ruangan ini bener-bener tak terbatas, bikin setiap run terasa segar saat kamu mengejar berbagai quest acak yang game ini tawarkan. Momentum dan kekerasan bebas mendefinisikan setiap perjalanan di dunia Mortal Sin, saat kamu beradaptasi dengan mulus ke area baru sambil mengeksekusi musuh dengan gaya berdarah.

Gore dan presentasi dalam Mortal Sin benar-benar menjual gaya game ini, dengan palet warna pada lingkungan kasar yang bisa diatur melalui kontras, kecerahan, saturasi, dan setelan warna yang bisa disesuaikan. Dengan total 16 kelas karakter, kamu punya banyak opsi untuk mengganti senjata yang dipakai dan bagaimana cara bertarung di run-run selanjutnya, membuka peluang untuk banyak eksperimen. Dengan semua opsi dan fitur yang bisa diatur, Mortal Sin mungkin jadi salah satu roguelikes paling bisa dikustomisasi yang wajib kamu coba.

3. Pathogenic

Gameplay Pathogenic
Courtesy of Aberrant Labs

Saat ini, dengan review yang Overwhelmingly Positive di Steam, Pathogenic adalah roguelike yang bisa bikin kamu tenggelam ke dalam ribuan jam gameplay. Intro game ini simpel — kamu adalah sel parasit yang menyusup ke dalam tubuh yang ingin menghancurkanmu dengan segala cara. Untuk bertahan, kamu perlu mengumpulkan organel untuk berevolusi dengan cara berbeda, meningkatkan potensi mematikan sebelum tubuh yang kamu infeksi sempat membalas serangan.

Inline – HLD One Day Trip
Baca juga  Trik Jitu Menyusup ke Hotel dengan Kartu Pers di 007 First Light!

Gameplay Pathogenic adalah twin-stick shooter yang bisa dengan cepat berubah menjadi bullet hell, saat sistem imun manusia yang kamu lawan berusaha membombardirmu sampai hancur. Bagian paling adiktif dari roguelike ini datang dari variasi build parasitmu setelah mereka berhasil berburu dan menyerap berbagai organel. Organels ini bukan cuma memberikan buff statis, tapi juga mengubah bentuk dan struktur parasitmu. Mengombinasikan bagian-bagian tubuh selmu bisa meningkatkan gerakan, memberikan opsi defensif yang lebih baik, atau bahkan menambah serangan jarak jauh dengan efek baru.

Mengaitkan kemampuan organel bikin keseruan game ini meningkat, apalagi dengan banyak musuh yang harus kamu hadapi. Pathogenic membawa kamu bertarung melawan sel imun, seperti T Cells atau Macrophages yang berjuang keras untuk melindungi tubuh yang kamu infeksi. Aksi organik yang ditawarkan selalu tidak terduga, karena kamu menjelajahi tubuh ini untuk menemukan upgrade permanen di Plasmid Fragments dan item-item lain. Animasi dan fisika yang halus di Pathogenic menciptakan permainan yang menyenangkan, memberi nuansa arcade yang ngangkat game ini sebagai roguelike.

2. Lost in Random: The Eternal Die

Lost in Random
Courtesy of Stormteller Games

Lost in Random: The Eternal Die adalah roguelike hack-and-slash yang menggabungkan fantasi gelap dengan gameplay taktis yang hampir seperti permainan papan, membuat game ini terasa hidup. Unsur “Random” di game ini bukan dari fitur yang umum kamu temui di roguelike, melainkan sistem unik di mana kamu melempar dadu untuk menentukan bagaimana pertarungan berlangsung. Pertarungan di Lost in Random memerlukan penyesuaian konstan, karena kamu nggak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Saat menjelajahi level yang dihasilkan secara acak di empat dunia biome yang berbeda, kamu dapat menggunakan berbagai senjata, kemampuan berbasis kartu, atau relik elemental untuk memengaruhi cara bermain. Memulai run berarti memilih waktu dan tempat untuk melempar dadu, memengaruhi situasi berdasarkan hasil taruhan kamu. Menggulung dadu adalah perjudian, dengan lemparan bagus mungkin bisa menyelamatkanmu dari situasi buruk, sementara lemparan buruk bisa mengakhiri runmu seketika. Mengelola build dan bertaruh untuk keuntungan gameplay mendasari keseluruhan loop di Lost in Random.

Visual menakjubkan dari game ini menciptakan atmosfer unik yang memesona sekaligus menyeramkan, serasa seperti dongeng kelam dalam beberapa momen. Berbagai quest memperluas apa yang mungkin selama run, dengan kemajuan alami meskipun kamu mati. Kembali ke tempat perlindungan di Lost in Random memudahkan kamu mendapat upgrade permanen dan menyesuaikan build, sehingga roguelike ini memberi tujuan yang bisa dicapai tanpa merasa harus mulai dari nol tiap kali.

Baca juga  5 Game Fighting Terbaik di GameCube yang Masih Keren Sampai Sekarang!

1. SpellRogue

Combat SpellRogue
Courtesy of Guidelight Games

Roguelike deckbuilding seperti Slay the Spire 2 terkenal karena aksesibilitas dan kesederhanaannya, tapi SpellRogue tantang pemain dengan pendekatan yang lebih dalam dan strategis. Di game ini, kamu membangun deck kemampuan untuk karakter tertentu, sambil juga menggunakan Dadu Mana untuk menentukan nasib teman-teman dan musuh. Beberapa skill bisa membantumu melempar ulang hasil, membagi nilai dadu, membalik angka yang keluar, atau bahkan memperdaya mereka dengan efek khusus, memberikan banyak opsi buat kamu temukan saat bermain.

Kartu sihir juga bisa terganggu oleh faktor lain dalam permainan, menciptakan hubungan kompleks antara kemampuan yang bisa mengisi perpustakaan. Saat kamu menjelajahi berbagai zona dan menghadapi berbagai jenis musuh, kamu harus menyesuaikan deck untuk situasi yang berubah, baik dalam persiapan maupun saat bertanding. Setiap karakter yang bisa dipilih di SpellRogue memiliki penguasaan elemen tertentu, memengaruhi jenis deck yang mereka gunakan dari lebih dari 350 kartu sihir dalam game ini.

Opsi kesulitan yang meningkat di sini bisa menguji kemampuan deckbuilding-mu, dengan sistem Descent yang menawarkan beberapa pertempuran paling sulit di subgenre ini. Meskipun SpellRogue mungkin lebih cocok untuk veteran roguelike, game ini bisa jadi penyegar bagi penggemar genre yang sudah bosan dengan permainan yang sama terus-menerus.

Takeaway Cepat

Rasanya, deretan roguelikes ini benar-benar memberi angin segar buat penggemar genre yang udah merasa jenuh. Masing-masing game menghadirkan pengalaman unik yang bikin penasaran, dari aksi seru hingga cerita mendalam. Semoga aja developer terus berinovasi dan ngasih kita lebih banyak judul keren yang bisa di-explore di masa depan. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti!

Inline – HLD One Day Trip
Share