Home Movie ‘Kritik Film: Mengapa Ada ‘Kecacatan Fundamental’ yang Perlu Diperhatikan?’
Movie

‘Kritik Film: Mengapa Ada ‘Kecacatan Fundamental’ yang Perlu Diperhatikan?’

Share
'Kritik Film: Mengapa Ada 'Kecacatan Fundamental' yang Perlu Diperhatikan?'
Share

Setelah banyak yang berkomentar tentang karya teranyar Christopher Nolan, “The Odyssey,” kini sang sutradara angkat bicara. Dalam tur pers untuk filmnya, Nolan berbincang dengan podcaster Zhong Shu mengenai apa yang ia anggap sebagai “cacat mendasar dalam kritik film,” terutama dari kritikus amatir.

Nolan mengungkapkan, “Sering kali kritik yang diarahkan kepada film secara umum adalah, ‘Oh, karakter harus dibuat simpatik, jadi karakter tersebut dimanipulasi atau diubah dengan berbagai cara.’ Dan itu adalah cacat mendasar dalam kritik film, atau kritik storytelling. Mengidentifikasi mekanisme tidak membatalkan mekanisme itu sendiri.”

Lebih lanjut, ia menambahkan, “Saya lebih fokus pada kritik amatir, karena mereka merasa telah mengidentifikasi mekanisme dan menganggap itu membatalkan cerita. Mungkin ada kebenaran dalam elemen tertentu, dan tata bahasa film terus berkembang dengan itu. Ketika sebuah trope menjadi terlalu akrab bagi penonton, maka trope itu harus diubah. Namun, kami, sebagai pembuat film, memanfaatkan bahasa umum itu. Kami membangun pemahaman tersebut. Penonton kami telah melihat banyak film dan mereka memahami bahasa itu.”

Inline – AWV Youtube

Pembicaraan tentang “The Odyssey” memang hangat, terutama setelah film ini berhasil meraup hampir $1 miliar di seluruh dunia setelah tiga pekan tayang di bioskop dan mendapatkan rating 94% di Rotten Tomatoes. Salah satu kritikus yang kurang terkesan dengan karya Nolan adalah Emily Wilson, seorang penerjemah “Odyssey” yang disebut Nolan sebagai inspirasi untuk adaptasinya dari epik Yunani tersebut. Dalam ulasannya di London Review of Books, Wilson menyebut pandangan Nolan sebagai “kedalaman psikologis, emosional, politik, dan etika.”

Menariknya, penulis Joyce Carol Oates kemudian membela Nolan di media sosial, berkomentar bahwa Wilson menggunakan “bahasa kasar kaum MAGA” dalam kritik pedasnya. Debat ini menunjukkan betapa beragamnya pandangan terhadap film ini.

Baca juga  Elvis Presley in Concert: Pengalaman Sinematik Berani yang Layak untuk Sang Raja!

Reaksi AWverse

Kita bisa lihat bahwa “The Odyssey” sudah memicu perdebatan seru di kalangan kritikus dan penonton. Kayaknya bakal seru banget kalau Nolan dan para kritikus ini melanjutkan diskusi mereka tentang cara pandang dalam kritik film. Semoga aja perspektif yang beragam ini bisa bikin industri film semakin berkembang, terutama dengan cara menyajikan cerita yang lebih inovatif dan mengesankan di masa depan!

Inline – HLD One Day Trip
Inline – HLD Private Trip
Share