Home Movie Film ‘Private Property’ Arahan Deepak Rauniyar Siap Tampil di Locarno, Bergabung dengan Parallax!
Movie

Film ‘Private Property’ Arahan Deepak Rauniyar Siap Tampil di Locarno, Bergabung dengan Parallax!

Share
Film 'Private Property' Arahan Deepak Rauniyar Siap Tampil di Locarno, Bergabung dengan Parallax!
Share

Parallax Films baru saja mengambil alih penjualan internasional untuk film pendek “Private Property,” karya Deepak Rauniyar dan Asha Magrati, yang akan tayang perdana di Festival Film Locarno ke-79. Ini adalah kesempatan yang ditunggu-tunggu bagi para penggemar film, terutama karena film ini bakal bersaing dalam program Pardi di Domani’s Concorso Corti d’Autore untuk mendapatkan penghargaan Pardino d’Oro yang diperuntukkan bagi film pendek terbaik.

Bakal ada cuplikan yang sudah dirilis untuk memancing rasa penasaran penonton. “Private Property” juga termasuk dalam enam film yang dinominasikan untuk Pardo for Change Award di festival ini. Cerita ini berlatarkan sebuah pom bensin, di mana Maya, seorang imigran Nepal yang bekerja shift malam, terlibat konflik dengan Danny, seorang veteran Black yang tidak memiliki tempat tinggal. Pertikaian ini mengarah pada pilihan sulit bagi Maya, yang harus memilih antara mengikuti hukum atau mengambil jalan yang lebih berbahaya.

Deepak Rauniyar menulis naskah bersama Asha Magrati yang juga menjadi produser sekaligus pemeran utama sebagai Maya. Rauniyar mengungkapkan kebahagiaannya dengan kehadiran Parallax: “Mereka punya rekam jejak yang keren dan selera yang tinggi – sudah banyak film favorit saya yang mereka distribusikan.” Tim sudah mulai mendiskusikan rencana ke depan dan mereka berharap bisa bertemu di Locarno untuk merampungkan semuanya.

Inline – HLD Private Trip

Menurut Cao Liuying, salah satu pendiri Parallax Films dan kepala penjualan internasional, “‘Private Property’ adalah thriller sosial yang dirangkai dengan cermat, mengungkap keadaan Amerika modern dengan perspektif yang jarang kita lihat.” Lee menambahkan bahwa film ini menyuguhkan penutup yang mengingatkan pada “Taxi Driver,” yang justru meninggalkan pertanyaan bagi penonton. Parallax berencana untuk menjalankan kampanye festival besar-besaran, dengan diskusi mengenai kemitraan untuk pemutaran di bioskop dan platform streaming juga sedang dilakukan.

Baca juga  Proyeksi Box Office Spider-Man: Brand New Day Bersaing Ketat di Bawah No Way Home, Namun Tetap Jadi yang Terbaik Tahun Ini!

Ini menjadi karya pertama Rauniyar yang masuk dalam seleksi resmi Locarno, meski ia sudah lama terhubung dengan festival ini. Ia dan Magrati pernah memperkenalkan dua film fitur pertama mereka, “Highway” dan “White Sun,” lewat program Open Doors di Locarno, dan Rauniyar bahkan menjadi juri di festival tersebut pada tahun 2018. “Merupakan suatu kehormatan dan privilese,” ucapnya tentang keberhasilan ini. “Saya harap film ini bisa tayang di rumahnya sendiri, di Amerika, segera.”

Sementara itu, bagi Asha Magrati yang juga menjadi produser dan pemeran utama, memerankan Maya adalah tantangan tersendiri. “Memperankan karakternya tidaklah mudah – dia sangat berbeda dari diri saya – tetapi justru itulah alasan saya ingin membuat film ini,” ucapnya. “Jika kita tidak penasaran dengan apa yang tidak kita tahu, untuk apa kita membuat film? Untuk apa kita berperan sebagai karakter?”

Inline – HLD Private Trip

Pemeran film ini juga melibatkan Nick Sencey, Hem Thapa, Nicole McCarty, Joe McAlear, dan Tylar McCarty. Selain Magrati, juga ada Kiersten Houser, Kim Carr, dan Sheldon Chau yang turut memproduksi, dengan pendukung produksi antara lain Avantika Singh Desbouvries, Rajendra Thakurathi, dan Sakib Iftekhar. David Barker dan Shruti Ganguly menjadi produser eksekutif. Chau juga bertindak sebagai sutradara fotografi; J. Him Lee mengedit, sementara musik digarap oleh Vivek Maddala. Film ini diproduksi oleh Aadi Films di AS, bekerja sama dengan co-producer Salt for Sugar Films dari Prancis, dan Screenxcope dari Australia serta Dog-Eared Pictures dari AS.

Deepak Rauniyar adalah penulis-sutradara asal Nepal yang kini berdomisili di AS, karyanya sudah diputar di festival ternama seperti Venesia, Berlin, Toronto, Locarno, Busan, dan Sydney. Film fitur debutnya “Highway” menjadi terobosan pada tahun 2012 sebagai produksi Nepal pertama yang diterima di festival bergengsi; film ini tayang perdana di Berlinale dan melanjutkan perjalannya ke Locarno, bahkan sempat tayang selama seminggu di MoMA di New York. Film selanjutnya, “White Sun,” meraih penghargaan Interfilm di Venesia pada 2016 dan beberapa penghargaan di festival lainnya, serta mewakili Nepal di Oscar untuk kategori fitur internasional. Karya terbarunya yang berjudul “Pooja, Sir” sudah tayang di Venesia dan terus diputar di festival dunia.

Baca juga  The Lincoln Lawyer Akan Berakhir di Musim 5 — 10 Episode Penutup Kini Tersedia di Netflix!

Proyek berikutnya, “The Taste of Salt,” mengikuti perjalanan Santosh Shah, seorang kontestan “MasterChef,” dalam drama berbahasa Inggris yang mengeksplorasi migrasi dan rasa memiliki saat seorang koki muda menemukan jati dirinya. Film ini dipresentasikan sebagai karya yang sedang dikerjakan di Berlinale Co-Production Market tahun ini, dan diproduksi oleh Sam Taylor’s U.K. banner Film and Music Entertainment serta Aadi Films milik Rauniyar.

Inline – HLD Private Trip

Jangan lewatkan cuplikan filmnya di sini:

Proyeksi Seru

Kayaknya bakal seru banget kalau “Private Property” bisa menunjukkan perspektif baru tentang imigran di Amerika. Semoga aja film ini bisa mencuri perhatian di festival dan jadi pembuka jalan bagi lebih banyak cerita berani yang perlu diceritakan! Kita tunggu aja tanggal rilisnya, ya!

Inline – HLD Private Trip
Share