Film terbaru Angelina Jolie mungkin saja masuk dalam kategori rekor, tapi bukan karena skornya di Rotten Tomatoes yang mengesankan.
Sepanjang karirnya, Jolie telah membuktikan dirinya di dunia perfilman, baik sebagai aktris maupun sutradara. Dari peran-peran yang mendapat banyak penghargaan, termasuk dalam film Girl, Interrupted yang membawanya meraih Oscar untuk Aktris Pendukung Terbaik, hingga mengarahkan film-film seperti Unbroken dan First They Killed My Father.
Namun, tidak semua film yang dibintangi Jolie mendapat sambutan positif. Setiap film yang mendapat ulasan positif, dia juga memiliki daftar film dengan skor rendah di Tomatometer. Contohnya film The Tourist, Hackers, dan By the Sea.
Sayangnya, film terbaru Jolie, Couture, juga masuk dalam daftar tersebut. Skor Rotten Tomatoes yang baru-baru ini dirilis menunjukkan angka 52% dari 85 kritikus yang sudah menilai. Penonton pun terlihat lebih kritis, dengan Couture hanya mendapat skor 46% di Popcornmeter.
Couture berusaha menghadirkan kisah dramatis tentang industri film dan mode. Ceritanya berkisar pada Maxine Walker (diperankan oleh Jolie), seorang filmmaker Amerika yang datang ke Paris Fashion Week dan menerima kabar yang mengubah hidupnya. Disutradarai oleh Alice Winocour, film ini juga menampilkan Anyier Anei, Louis Garrel, Vincent Lindon, dan Ella Rumpf.
Namun, kritik terhadap Couture datang terutama pada alur cerita dan naskahnya, dianggap tidak berhasil menjadikan kisah yang menarik. Sebagian besar pujian justru tertuju kepada Jolie, yang dianggap berhasil memberikan “penampilan yang rentan” dalam film yang dianggap kurang menggigit ini, seperti yang diungkapkan oleh Graeme Guttmann dari ScreenRant.
Meski ulasannya campur aduk, Couture tetap mencatat sebuah prestasi. Film ini menjadi film fiksi pertama yang syuting di dalam showroom Chanel yang ikonis di Paris. Walau sayang film yang diambil di tempat seistimewa ini tidak mendapatkan banyak pengakuan, itu tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar mode.
Couture pertama kali diputar di Toronto International Film Festival pada September 2025. Sekarang, film ini mendapatkan tayangan terbatas di Amerika Serikat dan Timur Tengah. Meski ulasannya tak terlalu mendukung untuk kesuksesan di bioskop, performa Jolie mungkin cukup kuat untuk menarik perhatian pada platform streaming di kemudian hari.
Opini Kita
Film ini sepertinya bakal jadi perbincangan menarik di kalangan pencinta fashion, meski ulasannya kurang bagus. Semoga Jolie bisa memberikan gebrakan baru di proyek berikutnya, dan studio tidak mengulang kesalahan yang sama dengan naskah yang kurang kuat. Kita tunggu aja gimana reaksi penonton saat film ini tayang nanti!





