Studio Poncle yang terkenal berkat game Vampire Survivors sepertinya sedang mempertimbangkan ulang rencana mereka untuk crossover menguntungkan dengan Fortnite. Ini terjadi setelah Epic Games mengonfirmasi penggunaan alat AI generatif dalam proses seni dan desain game battle royale tersebut.
Dalam video dibalik layar yang baru saja dirilis oleh Epic Games, terlihat bagaimana mereka menggunakan AI generatif untuk menyesuaikan desain yang digambar tangan untuk skin karakter dan aset seni yang digunakan dalam fase konsep game. Video itu menunjukkan bagaimana AI mampu mengubah sketsa menjadi desain yang lebih detail, atau bereksperimen dengan versi alternatif dari karya seni, seperti mengubah suasana siang menjadi malam. Menariknya, video ini juga menunjukkan bagaimana AI dapat memperkenalkan kesalahan atau tambahan yang tidak diinginkan, yang perlu diperbaiki secara manual — sebuah hal yang sebelumnya diungkapkan oleh para pemain Fortnite bisa menyebabkan munculnya aset-aset aneh di dalam game yang sudah tayang.
Epic Games terus menunjukkan fokus mereka pada penggunaan AI generatif dalam siaran langsung State of Unreal kemarin, di mana mereka menampilkan kemampuan Unreal Engine 6 yang akan datang. Mereka mendemonstrasikan bagaimana mesin yang diperbarui ini akan secara luas mengintegrasikan alat AI generatif untuk mempercepat dan membangun lingkungan 3D.
“Untuk UE6, kami melihat LLM, model AI generatif, dan alat seperti Claude dan Codex memainkan peran penting dalam membantu Anda membuat konten lebih cepat sambil mempertahankan kontrol kreatif yang diperlukan,” tulis Marcus Wassmer, pemimpin pengembangan Unreal Engine dalam sebuah postingan blog pendukung.
Namun, semua ini tampaknya memengaruhi antusiasme Poncle untuk tampil di Fortnite, bagian dari rencana Epic Games untuk menghadirkan banyak crossover dalam game dengan judul yang tersedia di Epic Game Store.
“Setelah berita hari ini mengenai penggunaan AI generatif oleh Epic untuk membuat semua jenis aset game, termasuk karakter Fortnite, kami saat ini sedang ‘meninjau’ kolaborasi kami dengan Fortnite,” tulis Poncle dalam sebuah pesan yang diposting di Reddit (terima kasih iFireMonkey). “Kami akan memberi tahu kalian jika ada perkembangan lebih lanjut.”
Pesan Poncle ini mendapat respon positif dari para penggemar Vampire Survivors, yang berpendapat bahwa game roguelike indie tersebut seharusnya menjauh dari Epic. Namun, Fortnite sendiri sebenarnya sudah menyajikan generasi AI untuk beberapa waktu, seperti dalam replikasi mengagumkan dari Darth Vader yang dapat merespons pemain dengan suara James Earl Jones.
Diskusi publik Epic Games tentang penggunaan AI mereka menarik reaksi campur aduk di dunia maya, dengan banyak kritik terhadap adopsi alat AI generatif oleh perusahaan, terutama setelah pemotongan staf yang mengakibatkan sekitar 1.000 karyawan diberhentikan. Di sisi lain, beberapa orang berpendapat bahwa Epic hanyalah mengakui kenyataan perkembangan game yang berubah, di tengah meningkatnya penggunaan AI di industri ini.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau Poncle benar-benar mengambil langkah ini! Dengan tren penggunaan AI di game semakin marak, sepertinya banyak developer lain yang juga perlu pikir-pikir ulang sebelum terjun ke dalam kolaborasi semacam ini. Semoga aja kita bisa melihat kebangkitan Vampire Survivors tanpa harus terjebak dalam drama AI yang sedang berlangsung. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti.





