Setelah peluncurannya di Korea Selatan dan Taiwan pada 2025, Aion 2 dari NCSoft siap untuk melakukan debut global pada September mendatang. Meskipun sekuel ini awalnya mengalami kesulitan ketika pertama kali rilis di Korea Selatan, game ini perlahan berubah menjadi sesuatu yang unik di tengah hiruk-pikuk MMO. Dengan fokus pada mekanik terbang dan pertempuran yang cepat, Aion 2 berhasil mencuri perhatian dengan dunia yang kaya akan estetika ala anime dan langit luas yang siap untuk dijelajahi.
Di ajang Summer Game Fest 2026, ComicBook berkesempatan berbincang dengan tim pengembang Aion 2 dan merasakan sedikit petualangan fantasi yang megah ini. Jika dibandingkan dengan MMO lainnya, Aion 2 benar-benar terasa sangat besar — dengan berbagai kebebasan yang memungkinkan pemain menikmati permainan ini baik sebagai pengalaman solo maupun dalam kelompok. Akhirnya, Aion 2 mengambil ambisi dari judul sebelumnya dan membawa semuanya ke level yang lebih tinggi, cocok untuk para penggemar World of Warcraft yang mencari sesuatu yang baru.
Terbang Tinggi di Aion 2
Selama sesi preview, tim Aion 2 menyebut permainan ini sebagai versi “lengkap” dari pengalaman yang selalu diimpikan. Dunia luas yang ada menyajikan ruang besar bagi pemain untuk menjelajah sesuka hati, baik dengan menunggang berbagai makhluk atau menggunakan sayap mereka sendiri. Semangat untuk mengeksplorasi segera terasa saat para pengembang mengambil penerbangan dan menjelajahi daerah sekitar. Visual yang dihadirkan Aion 2 sangat memukau, menciptakan skala yang membuat pemain terpesona dengan pemandangan tertentu. Banyaknya opsi kustomisasi membuat petualangan terasa benar-benar milik pemain, seolah mereka melangkah ke dunia baru sebagai sosok yang baru pula.
Untuk gameplay-nya, siapa pun yang pernah bermain MMO pasti akan merasakan familiaritas, dengan semua arketipe kelas yang ada dan mempengaruhi pendekatan pemain dalam bertempur. Salah satu elemen kunci dari Aion 2 adalah fokus untuk memberi pemain pilihan dalam bagaimana mereka ingin menikmati permainan. Sebagai MMO, Aion 2 secara alami mendorong interaksi dan komunitas antar pemain, dengan guild dan grup menjadi bagian penting dalam permainan. Namun, tim dari NCSoft juga ingin menekankan bahwa permainan ini sangat bisa dinikmati sebagai pengalaman solo. Pemain dapat maju dalam narasi sama jauh dengan pemain lain, meskipun memilih untuk tidak bermain bersama berarti mereka tidak akan mengakses mode “Ekspedisi” untuk empat pemain atau mode “Sanctuary” untuk delapan pemain.
Peningkatan Besar di Aion 2

Ada dorongan alami untuk menjelajahi saat melihat dunia Aion 2 terbuka. Besarnya lingkungan dalam game ini menunjukkan ambisi teknis yang mengesankan. Hal ini berasal dari pengalaman tim yang sudah menghabiskan waktu lama mengembangkan Aion pertama. Dirilis di Korea Selatan pada 2008 dan kemudian meluas ke seluruh dunia setahun kemudian, Aion diterima dengan baik oleh kritikus dan membangun basis penggemar yang setia, dengan pembaruan yang berlangsung selama satu dekade.
Menurut tim pengembang, fokus pengembangan Aion 2 adalah perluasan kekuatan dari game pertama sambil mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya. NCSoft memastikan bahwa server tidak menjadi tidak seimbang atau satu faksi tidak menguasai faksi lainnya; pendekatan ini juga berpengaruh pada bagaimana mereka merancang dungeon yang bisa memberikan pengalaman baik untuk grup maupun pemain solo. Tim yang sebagian besar terdiri dari pengembang yang bekerja pada game pertama berkomitmen untuk membangun dunia ini menjadi lebih besar dan bereksperimen dengan ide-ide baru.
Produksi Eksekutif untuk Aion 2, Merv Lee Kwai, menjelaskan bahwa ada beberapa elemen dalam game yang merupakan mimpi yang terwujud dari game pertama yang tidak pernah terwujud. Beberapa dungeon dan tantangan adalah proyek cinta bagi tim. Meskipun gamenya sebesar ini, Kwai memberi isyarat bahwa masih ada banyak ide yang belum bisa diintegrasikan — menjanjikan banyak konten di masa depan.
Bagi Kwai, hal terpenting yang ingin dilihat adalah ruang lingkup dunia yang terwujud sepenuhnya. Ini menunjukkan keindahan pekerjaan tim desain sambil membiarkan dunia benar-benar terbuka bagi ambisi pemain. Pemain bisa menjelajahi dungeon kecil dalam waktu setengah jam atau menghabiskan sepanjang hari berkolaborasi dengan sekelompok petualang untuk mengatasi ancaman serius. Tim telah menghabiskan waktu yang tak terhitung untuk merancang setiap sudut dunia Aion 2, dan mereka ingin pemain merasakan betapa luasnya setting tersebut. Pemain bisa pergi ke mana saja, melakukan apa saja, sesuai dengan kecepatan mereka sendiri. Menemukan skala tersebut adalah kunci dari kejutan terbesar Aion 2, yaitu seberapa banyak usaha yang mampu dan mau diberikan tim untuk menciptakan game sebesar ini.
Aion 2 jelas merupakan MMO, dengan preview yang menunjukkan cukup banyak gameplay dan pertempuran standar untuk memberikan pengalaman yang jelas. Selain desain seni yang dipengaruhi anime, hal yang benar-benar mencolok tentang Aion 2 adalah besarnya dunia yang ditawarkan. Banyak MMO mengesankan yang terlihat selama SGF 2026, tetapi keberanian Aion 2 untuk mengeksplorasi demi eksplorasi itu sendiri adalah cara yang sangat efektif untuk menyoroti setting-nya. Terutama bagi penggemar pengalaman MMORPG, rasa petualangan yang alami di Aion 2 mungkin adalah panggilan yang tak bisa ditolak.
Aion 2 akan dirilis secara global pada September 2026 untuk PC.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau Aion 2 berhasil mengekspresikan potensi eksplorasinya. Sudah pasti para penggemar MMO menunggu dengan antusias untuk melihat bagaimana pertempuran dan dunia dalam game ini menghidupkan imajinasi mereka. Semoga aja NCSoft bisa menjaga konsistensi dan kualitas sambil terus menambah konten baru yang bikin pemain betah!





