Kabar seru datang dari dunia anime dan film! K2 Pictures, rumah produksi film dan video, baru saja mengumumkan bahwa mereka bakal mendapatkan dukungan dari “K2P Film Fund I” untuk berbagai proyek menarik. Salah satunya adalah adaptasi anime teatrikal dari manga karya Hiroya Oku yang berjudul GIGANT, serta adaptasi film musikal dari manga eksperimental Osamu Tezuka berjudul The Book of Human Insects.
GIGANT menjadi proyek fitur animasi pertama dari studio ini, dan tentu saja sudah bikin penasaran banyak penggemar. Seven Seas Entertainment telah melisensikan manga ini, yang bercerita tentang Rei Yokoyamada, seorang siswa SMA yang terinspirasi untuk membuat film pendek bersama teman-temannya. Saat mencari aktor, Rei menemukan pengumuman tentang bintang film dewasa, Papico, yang tinggal di dekatnya. Ketika dia mencoba melindungi Papico dari gangguan, dia malah bertemu langsung dengan sang bintang. Tanpa disadari, Papico akan terlibat dalam suatu kejadian supernatural yang membuatnya tumbuh menjadi raksasa!
Manga ini diluncurkan oleh Oku di majalah Big Comic Superior yang diterbitkan oleh Shogakukan pada Desember 2017, dan berakhir pada September 2021. Volume ke-10 dan terakhir dari seri ini sudah dirilis di Jepang pada Desember 2021.
Untuk proyek adaptasi The Book of Human Insects, Ken Ninomiya ditunjuk sebagai sutradara. Proyek ini dipresentasikan di acara “Spotlight on Japan” di Berlin pada Februari lalu. Vertical menerbitkan cerita ini dalam versi Bahasa Inggris dan menceritakan tentang Toshiko Tomura yang masih muda dan cantik, pemenang Penghargaan Akutagawa untuk ceritanya. Kehidupannya penuh prestasi, tetapi ia memilih untuk menjauh dari sorotan media. Sementara itu, paparazzo yang berhasil mengikutinya menemukan pemandangan aneh: seorang wanita tua yang tak bergerak dan Toshiko yang telanjang terjebak dalam lamunan yang menyentuh sisi gelap sekaligus erotis.
Cerita ini menampilkan karakter-karakter noir dari jurnalis yang jaded, pembunuh bayaran anarkis, broker bayangan sayap kanan, eksekutif yang penuh ambisi, hingga seniman yang terpuruk. The Book of Human Insects menjelajahi karir seorang ingenue yang, meskipun tidak dapat diandalkan sebagai panutan feminis, memiliki ambisi yang sama dengan para laki-laki di sekitarnya. Penulis yang biasanya mengusung tema “humanis” menyajikan potret dunia tanpa pahlawan dengan senyuman Wellesian.
Kisah ini sebelumnya juga terinspirasi untuk diadaptasi menjadi serial televisi live-action pada tahun 2011. Situs resmi Tezuka mengumumkan pada 12 Mei bahwa NHK sedang memproduksi acara spesial live-action yang diambil dari manga autobiografi Tezuka yang berjudul “Paper Fortress” (“Kami no Toride”) dan rencananya akan tayang pada bulan Agustus.
Semakin seru ya, proyek-proyek ini! Bagi penggemar anime dan manga, ini adalah momen yang sangat dinanti-nanti.




