Spin-off itu memang tricky, ya! Harus jadi perpanjangan yang alami dari serial aslinya sambil tetap menghadirkan yang baru dan menarik. Nah, backdoor pilot itu tantangan yang lebih besar lagi karena harus memperkenalkan spin-off di tengah-tengah serial yang sudah berjalan. Untungnya, banyak backdoor pilot yang berhasil menyeimbangkan kedua aspek ini dan melahirkan serial-serial kesayangan penonton. Backdoor pilot yang mantap bikin penasaran untuk spin-off sambil terasa organik dalam kisah aslinya.
Dengan semangat itu, mari kita kembali menelusuri backdoor pilot terbaik, mulai dari spin-off sitcom tahun ’70 dan ’80 hingga yang lebih modern di dunia superhero. Beberapa episode ini berhasil meluncurkan serial yang jadi favorit fans dan jadi salah satu tontonan paling ditunggu-tunggu. Berikut ini adalah 10 backdoor pilot terbaik sepanjang masa yang berhasil mengatur panggung untuk spin-off yang sukses.
10. The Gauntlet/Unchained Heart (spin-off Xena: Warrior Princess dari Hercules: The Legendary Journeys)
Dalam “Hercules: The Legendary Journeys,” episode pertama memperkenalkan Xena (Lucy Lawless) sebagai antagonis yang memorable. Saat akhir musim datang, Xena muncul lagi dalam dua bagian penutup musim, “The Gauntlet” dan “Unchained Heart,” yang menunjukkan perjalanan penebusannya. Xena bergabung dengan Hercules (Kevin Sorbo) untuk menghadapi pengkhianatnya, Darphus (Matthew Chamberlain). Dia mengubah jalan hidupnya, meninggalkan Ares (Kevin Smith) dan mencari pengampunan untuk tindakan kejamnya di masa lalu.
Penempatan kembali Xena sebagai karakter pahlawan ini menjadikan akhir musim pertama “Hercules” sebagai titik awal yang sempurna untuk perjalanan legendarisnya. “Xena: Warrior Princess” pun tayang empat bulan setelah episode tersebut dan berlangsung selama enam musim, menghadirkan aksi yang tak terlupakan dengan karakter partnernya, Gabrielle (Renee O’Connor). “Xena: Warrior Princess” adalah salah satu serial fantasi terbaik yang pernah ada, semua itu berawal dari arc tiga episode di “Hercules.”
9. Doom Patrol (spin-off Doom Patrol dari Titans)
“Titans,” yang mulai tayang pada 2018, membawa nuansa gelap ke dalam tim superhero DC ketika show ini muncul. Focal point dari episode keempat, “Doom Patrol,” membawa Gar Logan (Ryan Potter) kembali ke tempat ia dibesarkan, di mana ia bertemu dengan tim “Doom Patrol.” Ketika ilmuwan gila Niles Caulder (Bruno Bichir) mencoba bereksperimen pada Rachel Roth (Teagan Croft), Gar menentangnya dan memutuskan untuk berpindah jalan.
Episode “Doom Patrol” berhasil mempertahankan mayoritas karakter unik ketika spin-off diluncurkan, kecuali Bichir yang digantikan oleh Timothy Dalton sebagai Caulder. Tim Doom Patrol yang eccentric ini bisa dinikmati dengan jelas, bahkan sebelum spin-off ditayangkan, menunjukkan bahwa serial ini sudah ditunggu-tunggu. “Doom Patrol” pun berkembang menjadi variasi lebih dewasa dari DC Universe.
8. The Girls’ School (spin-off The Facts of Life dari Diff’rent Strokes)
Salah satu sitcom paling populer di tahun ’80-an, “Diff’rent Strokes,” awalnya hadir dengan karakter Edna Garrett (Charlotte Rae) sebagai pengasuh. Di akhir season pertama, “The Girls’ School,” Edna membantu Kimberly Drummond (Dana Plato) masuk ke sekolah swasta. Episode ini jadi backdoor pilot untuk “The Facts of Life,” sitcom yang juga melejit di periode yang sama.
Di episode “The Girls’ School,” Edna menghadapi keributan di asrama sekolah Kimberly dan memutuskan untuk menjadi ibu asuh baru. Episode ini dengan jelas memaparkan premis untuk “The Facts of Life,” sebelum spin-off resmi dimulai. Meski ada perubahan dalam pemain utama, episode ini memberikan fondasi kuat untuk serial yang akan muncul selama sembilan musim ke depan.
7. The Originals (spin-off The Originals dari The Vampire Diaries)
Drama supernatural “The Vampire Diaries” mengenalkan keluarga vampir pertama yang pernah ada, yakni Mikaelson. Di episode keempat musim, “The Originals,” Klaus Mikaelson (Joseph Morgan) kembali ke New Orleans dan berurusan dengan protegenya, Marcel Gerard (Charles Michael Davis). Dia bertemu kembali dengan saudaranya, Elijah (Daniel Gillies), dan Rebekah (Claire Holt), serta Hayley Marshall (Phoebe Tonkin) yang hamil setelah bersamanya.
Episode ini memperkenalkan karakter kunci dan konflik utama untuk spin-off “The Originals,” yang tayang enam bulan kemudian. Dinamika keluarga yang rumit telah terbentuk sejak saat itu, membuat “The Originals” menjadi bagian penting dari kolaborasi antar serial di jagat cerita yang saling terhubung.
6. Maude (spin-off Maude dari All in the Family)
Episode ini merupakan ajang pengenalan bagi karakter dan dinamika keluarga Maude yang akan ditelusuri lebih jauh dalam spin-off. “Maude” menjadi salah satu karya terbaik dari kreator Norman Lear, membuka jalan bagi lebih banyak isu sosial yang diangkat dalam serial ini.
5. You Really Got a Hold on Me (spin-off Station 19 dari Grey’s Anatomy)
“Grey’s Anatomy” sudah memiliki spin-off sebelumnya, “Private Practice,” tapi dengan “Station 19,” kali ini fokus ke pelayanan darurat. Di Season 14, episode “You Really Got a Hold on Me” menceritakan petugas pemadam kebakaran Andy Herrera (Jaina Lee Ortiz) yang membantu korban kebakaran di rumah sakit Seattle Grace. Dia membawa perspektif baru pada drama yang sudah ada, memberikan nuansa segar dalam hubungan karakter.
Dengan episode ini, “Station 19” pun tayang bersamaan, menjadi pengantar yang seru untuk pemirsa “Grey’s Anatomy.” Serial ini bertahan selama tujuh musim dan terus berlanjut dengan crossover antara kedua show. Kesuksesan “Station 19” berlanjut meski kisahnya berakhir pada 2024, dengan karakter yang tampil di “Grey’s Anatomy.”
4. My Favorite Orkan (spin-off Morky & Mindy dari Happy Days)
“Happy Days,” yang menggambarkan kehidupan surga suburbia Amerika, berani bereksperimen dengan komedi fantastis melalui episode “My Favorite Orkan.” Di sini Richie Cunningham (Ron Howard) bertemu Mork (Robin Williams), alien dari Ork yang ingin membawanya. Namun, ternyata ini adalah mimpi, yang membuat episode ini menjadi backdoor pilot untuk “Mork & Mindy.”
Dari penampilan konyol Robin Williams sebagai Mork, tim penulis merasa terinspirasi untuk mengembangkan serial baru. “Mork & Mindy” pun lahir dari cerita ini dan memberi warna baru dalam komedi TV di era 70-an dan 80-an.
3. The Scientist/Three Ghosts (spin-off The Flash dari Arrow)
“Arrow” Season 2 memperkenalkan Barry Allen (Grant Gustin) lewat backdoor pilot “The Scientist” dan “Three Ghosts.” Barry datang ke Starling City untuk membantu menyelidiki pembunuhan yang melibatkan ibunya. Perjalanannya membawa dia pada kekuatan super kecepatannya yang dihasilkan dari sambaran petir di lab, memulai kisah superhero yang baru.
Dengan karakter yang ceria dan humoris, Barry menjadi kontras yang menyenangkan dari Oliver Queen yang lebih serius. “The Flash” berhasil merebut hati penonton dan berkembang menjadi spin-off yang bahkan lebih kondang dibandingkan pendahulunya. Keduanya saling terkait dan memberi pengalaman menonton yang unik lewat crossover.
2. Ice Queen/Meltdown (spin-off NCIS dari JAG)
“NCIS” berasal dari episode “Ice Queen” dan “Meltdown” di “JAG.” Tim penyelidik yang dipimpin Jethro Gibbs (Mark Harmon) berurusan dengan skandal pembunuhan yang melibatkan karakter JAG, Harmon Rabb. Kedua episode ini memperkenalkan karakter-karakter di “NCIS” dan dinamikanya yang menarik.
Meski awalnya dikhawatirkan dikenal sebagai spin-off, “NCIS” berhasil berkembang menjadi salah satu serial paling sukses dengan berbagai spin-off lain. Episode ini memperlihatkan awal dari franchise yang akan bertahan selama bertahun-tahun.
1. Better Call Saul (spin-off Better Call Saul dari Breaking Bad)
“Better Call Saul” dimulai dengan episode “Better Call Saul” di “Breaking Bad,” yang memperkenalkan pengacara licik Saul Goodman (Bob Odenkirk). Dalam cerita ini, dia membantu Badger Mayhew (Matt Jones) melawan intimidasi dari Walter White (Bryan Cranston) dan Jesse Pinkman (Aaron Paul). Sejak saat itu, karakternya menjadi terkenal dan menjadi bagian penting dari “Breaking Bad,” lalu memiliki spin-off sendiri.
Meski “Breaking Bad” berjalan selama tiga musim lagi, para kreator Vince Gilligan dan Peter Gould sudah memikirkan potensi spin-off ini sejak 2009. “Better Call Saul” tidak hanya menampilkan asal usul karakter ini, tetapi juga menyuguhkan perspektif baru yang cerdas dan mendalam dalam dunia yang dibangun oleh “Breaking Bad.” Sebuah perjalanan yang menunggu dan sangat bermanfaat bagi penggemar.





