Home Game April Ini, GTA-Klon Raksasa Siap Buatku Jatuh Cinta sama Game Gacha!
Game

April Ini, GTA-Klon Raksasa Siap Buatku Jatuh Cinta sama Game Gacha!

Share
April Ini, GTA-Klon Raksasa Siap Buatku Jatuh Cinta sama Game Gacha!
Share

Dunia game itu luas banget, dan setiap gamer pasti punya preferensi masing-masing. Ada yang suka puzzle, ada juga yang lebih menyukai petualangan seru. Biasanya, para penggemar game akan mencoba berbagai genre, meski ada yang bikin mereka nggak nyaman. Salah satunya adalah gacha games. Genre ini sering kali dianggap menyeramkan karena sistem monetisasinya yang bikin sulit untuk menikmati game tanpa mengeluarkan uang. Namun, berita terbaru tentang Neverness to Everness bikin banyak orang mulai penasaran. Apakah ini saatnya bagi gamer untuk merasakan pengalaman gacha yang berbeda?

Kalau dipandang sekilas, Neverness to Everness bisa dibilang sebagai Grand Theft Auto dalam nuansa anime, dan itu bikin penulis penasaran. Satu hal yang jelas, game ini kabarnya mengusung formula open-world ala GTA Online, ditambah dengan elemen-elemen life-simulation yang bikin game ini terasa lebih menarik. Buat yang suka eksplorasi kota, NTE menawarkan kebebasan luar biasa. Bayangkan aja, ada mobil cepat yang bisa kamu kendarai, dunia kota yang luas buat dijelajahi, dan beragam aktivitas seru mulai dari buka kafe hingga mendekorasi apartemen!

Grafisnya pun sangat menarik dengan desain karakter anime yang stylish dan pertarungan bos yang super unik. Meski banyak elemen familiar dari GTA, game ini tetep punya ciri khasnya sendiri yang beda dari yang lain. Bagi yang pengen merasakan suasana dunia Jepang yang asik dengan musim yang berganti, NTE siap memanjakan mata dan hati kita. Apalagi, game ini sepertinya lebih interaktif dan dinamis dibandingkan GTA Online yang udah berusia 13 tahun.

Inline – AWS Open Trip

Tapi, ada satu masalah yang tetap harus dihadapi: Neverness to Everness masih tetap berlabel gacha. Meskipun pengalaman bermainnya bersifat single-player, kita tetap harus menghadapi microtransactions. Ada banner dengan karakter-karakter menarik yang bikin kita ingin menarik mereka. Jadi, meskipun game ini menawarkan banyak hal positif, para pemain masih harus waspada dengan biaya tambahan yang mungkin bikin frustrasi. Namun, Hotta Studio tampaknya mencoba mengatasi masalah ini dengan cara yang cukup unik!

Baca juga  "Kimi wo Aisuru Ki wa Nai" Umumkan Pasangan Suara Pendukung! Siapa Saja yang Terlibat?

NTE Hampir Memperbaiki Masalah Utama Gacha Games

Mungkin istilah jargon dari dunia gacha games masih terasa asing, tapi sebuah hal menarik muncul dari NTE: mereka berusaha melenyapkan gambling mechanics yang biasanya hadir dalam sistem gacha, seperti “pity system”. Biasanya, kita harus menarik sejumlah karakter tertentu sebelum kita bisa mendapatkan karakter yang kita inginkan. Misalnya, ketika mencapai batas tertentu, kita baru dapat kesempatan 50/50 untuk mendapatkan karakter yang kita impikan. Nah, Neverness to Everness menghilangkan mekanisme ini sepenuhnya, dan langsung memberikan karakter yang dijanjikan ketika kita mencapai jumlah tertentu—yang dalam kasus NTE adalah 90 kali menarik.

Ini memberi harapan baru bagi pemain: jika kamu mengeluarkan cukup uang, kamu pasti bakal dapat karakter yang diinginkan. Meskipun tetap ada motif bisnis di sini, setidaknya pendekatan ini membuat pengalaman bermain terasa lebih adil dibandingkan dengan banyak gacha games lainnya yang sering kali mengecewakan. Ini bisa jadi langkah awal menuju norma baru di dunia gacha yang lebih menyenangkan.

Inline – AWV Youtube

Sayangnya, satu masalah yang tidak bisa dihindari adalah masih adanya konten yang tiada habisnya. Kita tahu bahwa gacha games biasanya dirancang untuk menghabiskan waktu pemain agar terus terikat dan ingin mengeluarkan lebih banyak uang. Meskipun ini mungkin menyenangkan bagi beberapa orang yang cari kegiatan tanpa akhir, bagi yang ingin merasakan penyelesaian cerita, ini bisa jadi mengganggu. NTE adalah game single-player, jadi rasanya lucu kalau cerita selamanya tanpa ujung. Gamer pun pasti punya hal lain yang bisa diikuti.

Penulis berharap, Neverness to Everness memiliki struktur yang baik sehingga bisa mencapai titik berhenti yang wajar. Mengingat keseruan menjelajahi dunia yang menawan dan terlibat dalam konten simulation, semoga microtransactions-nya tidak mengganggu pengalaman bermain. Sedikit banyak, game ini bisa membuka jalan baru buat gamer yang awam dengan genre gacha. Dengan segala yang ditawarkan, NTE bisa jadi penanda yang lebih cerah untuk masa depan gacha games. Kita tunggu saja, apakah game ini bisa memenuhi harapan para penggemar!

Baca juga  Ubisoft Resmi Konfirmasi Assassin's Creed: Black Flag Resynced, Remake yang Kita Semua Tunggu-tunggu!
Inline – HLD One Day Trip
Share