Nintendo baru-baru ini menghebohkan penggemar dengan penghapusan konten dari game eksklusif Nintendo Switch yang sudah berumur tujuh tahun, Super Mario Maker 2. Bagi beberapa penggemar, ini adalah kabar buruk yang bikin kecewa. Selama ini, Nintendo memang dikenal kurang dalam memberikan dukungan pasca-peluncuran untuk game-game mereka. Ini jadi salah satu area di mana mereka masih tertinggal dibandingkan pesaing. Meskipun ada beberapa pengecualian seperti Super Smash Bros. Ultimate, yang meski tidak terlalu cepat dalam hal dukungan, tapi tetap mendapatkan update yang cukup baik selama beberapa tahun, kondisi Super Mario Maker 2 jauh dari harapan.
Bagi siapa saja yang masih asyik bermain Super Mario Maker 2 di Nintendo Switch — atau Switch 2 lewat backward compatibility — pasti menyadari bahwa dukungan pasca-peluncuran untuk game ini agak mengecewakan. Salah satu contoh nyatanya, penggemar sudah sejak lama mendambakan hadirnya sistem bookmark dari game pertamanya, dan seharusnya ini adalah penambahan yang sederhana. Sayangnya, sampai sekarang sistem tersebut belum ada di Super Mario Maker 2, dan sepertinya tidak akan tersedia. Sementara Nintendo tampaknya tidak punya waktu untuk itu, mereka malah menghabiskan waktu untuk menghapus konten dari game baru-baru ini.
Nintendo vs Penggemar Super Mario Maker 2
Banyak penggemar Nintendo — termasuk para kreator konten terkemuka di Super Mario Maker 2 — melaporkan bahwa ribuan level yang dibuat oleh penggemar baru-baru ini dihapus oleh Nintendo dengan alasan ”konten iklan” yang dilarang. Konten ini secara spesifik mempromosikan server Discord yang cukup terkenal di kalangan komunitas game, yaitu Team Shell. Para kreator dan level yang tergabung dalam server ini menggunakan berbagai hashtag untuk membantu sesama penggemar menemukan level-level tertentu, mengingat tidak ada sistem yang baik untuk itu di dalam game, yang merujuk kembali pada masalah bookmark sebelumnya.
Walaupun alasan ini terdengar masuk akal, penghapusan ini jelas melanggar kesepakatan pengguna, sehingga Nintendo nekad menghapus semua konten yang dibuat oleh penggemar paling fanatik. Ini menimbulkan pertanyaan apakah ada kampanye laporan massal di balik ini, tetapi yang paling penting adalah bahwa konten yang dihapus membuat jalan keluar penggemar untuk mengatasi kurangnya opsi penemuan dalam game menjadi tidak berarti.
Salah satu hal yang mengherankan dari situasi ini adalah Nintendo belum memberikan penjelasan atau pernyataan terkait langkah yang mereka ambil. Ada berbagai alasan mengapa diperkirakan mereka tidak akan mengubah kebijakan ini, tetapi jika ada perkembangan, berita ini pasti akan diperbarui. Sementara itu, penggemar jelas merasa kecewa.
Seorang penggemar mengekspresikan kekecewaannya, “Kenapa kalian membunuh Super Mario Maker 2 dan menjauhkan penggemar terbesarnya beserta komunitas yang paling bersemangat? Tolong berhentilah menghapus level-level kami.”




