Home Series 5 Acara Animasi Fantasi yang Lebih Keren daripada Kebanyakan Series Live-Action!
Series

5 Acara Animasi Fantasi yang Lebih Keren daripada Kebanyakan Series Live-Action!

Share
5 Acara Animasi Fantasi yang Lebih Keren daripada Kebanyakan Series Live-Action!
Share

Fantasy itu kadang susah banget ditangkap dalam bentuk live-action, tapi animasi memberikan banyak kemungkinan untuk menciptakan dunia dan cerita yang luar biasa. Dengan acara animasi, batasan bakal hilang. Elemen yang paling aneh sekalipun bisa dihidupkan dengan gampang di layar, tanpa harus pusing dengan riasan berat, kostum, atau efek CGI yang rumit. Jika imajinasi sudah keluar, para animator bisa mengubahnya menjadi kenyataan.

Tapi bukan berarti fantasy dalam live-action nggak bisa bagus; acara seperti Game of Thrones dan Stranger Things sudah membuktikannya. Namun, acara fantasy animasi yang terbaik menunjukkan seberapa cocoknya medium ini untuk genre tersebut. Mereka sering kali lebih cemerlang dibandingkan kompetisi live-action, baik dari visual yang lebih menawan dan unik, atau karena mereka bisa cepat-cepat masuk ke dalam aksi dan sihir.

5) The Dragon Prince

Gambar via Netflix

The Dragon Prince adalah salah satu acara fantasy yang underrated dari Netflix, dan tujuh musimnya sudah membuatnya unggul di atas banyak alternatif live-action. Netflix dikenal suka membatalkan acara fantasy live-action yang booming, seperti Shadow and Bone dan Kaos. Di sisi lain, The Dragon Prince justru mendapat full run dengan ending yang layak. Acara ini tidak menunggu lama untuk mengembangkan dunia besarnya dan segera membawa penonton terjun ke dalam aksi. Rasio antara cerita yang serius dengan suasana ringan dan harapan sangat seimbang. Selain itu, acara ini memiliki karakter yang beragam yang bisa jadi pelajaran bagi serial lainnya. Sangat mengherankan bahwa acara ini tidak lebih populer di kalangan penggemar fantasy.

Inline – HLD Private Trip

4) Arcane

Jinx dengan hoodie di Arcane Season 2
Gambar via Netflix

Arcane meski hanya dua musim, tapi serial science fantasy ini lakukan lebih banyak dalam dua musim tersebut dibandingkan banyak acara live-action dengan durasi lebih panjang. Gaya animasinya unik dan menarik, membuat Arcane berbeda dari live-action dan animasi lainnya. Ini sangat cocok dengan dunia dan nada ceritanya, dan bekerja sama dengan soundtrack luar biasa untuk menciptakan pengalaman yang tak tertandingi. Visual dan aksi di dalamnya menunjukkan mengapa animasi adalah pilihan terbaik untuk cerita ini. Selain itu, penulisan karakternya dan intrik politiknya mungkin sebanding dengan live-action fantasy terbaik di luar sana, bahkan lebih baik dari mayoritas serial menengah. Itulah sebabnya acara ini sangat dihargai.

Baca juga  Spinoff Seru Kirk dari Star Trek Makin Tidak Pasti Saat Era TV Sedang Terombang-ambing!

3) The Legend of Vox Machina

Grup The Legend of Vox Machina bersama di salju
Gambar via Prime Video

The Legend of Vox Machina adalah contoh lain dari acara fantasy yang memanfaatkan medium animasi sebaik mungkin, menyisipkan berbagai sihir, ras fantasy, bahkan naga ke dalam ceritanya sejak awal. Nggak perlu efek yang berlebihan atau kostum yang mencolok—hanya butuh animasi yang solid yang semakin baik seiring berjalannya musim. Pengembangan dunianya menyaingi acara live-action fantasy terbesar, dan karakter serta nada yang diberikan kadang lebih menawan. Bahagianya, para kreator di balik Critical Role terlibat langsung dalam produksi ini. Karena itu, hasrat di balik The Legend of Vox Machina benar-benar terasa. Ini bukan sekadar upaya mereplikasi kesuksesan fantasy sebelumnya, tapi terasa sebagai hasil dari cinta—dan jenis sihir ini jadi menular.

2) The Mighty Nein

Karakter utama dalam The Mighty Nein
Gambar via Prime Video

Melanjutkan kesuksesan The Legend of Vox Machina, The Mighty Nein berhasil menjadi lebih baik dari pendahulunya. Ini menjadikannya lebih unggul dari banyak tawaran fantasy live-action. Seperti The Legend of Vox Machina, acara ini berhasil memperkenalkan karakter dan lore yang biasanya membutuhkan efek berat dalam live-action. Selain itu, kemampuan acara ini dalam menangani banyak karakter jauh lebih baik dibandingkan banyak serial lain, yang lebih berkat dari penulisannya daripada dari animasinya. Struktur dan perkembangan cerita acara ini juga lebih baik daripada banyak acara lainnya. The Mighty Nein tahu dengan tepat bagaimana perlahan-lahan membangun ketegangan antara karakternya, yang membuat saat mereka akhirnya bersatu terasa lebih memuaskan. Ini adalah televisi yang dibuat dengan sangat baik, dan itu terbukti dalam satu musim saja. Tidak banyak acara yang mampu melakukannya.

Inline – AWS Open Trip

1) Avatar: The Last Airbender

Zuko dan Aang melihat ke atas di Avatar: The Last Airbender
Gambar via Nickelodeon

Walaupun acara fantasy live-action di tahun 2000-an banyak yang terlihat tua, Avatar: The Last Airbender tidak termasuk. Justru, acara Nickelodeon ini hampir selalu tampak sempurna. Gaya animasinya tetap mengesankan, dan tema-temanya masih relevan hingga sekarang. Acara ini menangani isu sulit dengan baik, menjadikannya sebagai acara yang berada di depan zamannya. Aliran harapan yang konsisten dan penggunaan humor untuk mengkritisi masalah nyata juga lebih cocok dalam bentuk animasi dibandingkan live-action. (Adaptasi Netflix menunjukkan betapa sulitnya mencapainya dalam mode itu.) Sihir elemennya dan aksi yang muncul dari situ juga mendapatkan manfaat dari format animasi. Ini adalah salah satu contoh terbaik betapa cocoknya animasi dengan fantasy.

Baca juga  Jangan Lewatkan! Daftar Lengkap Rilis Terbaru di Dunia Seri!
Inline – AWV Youtube
Share