Home Series ‘Ulasan Lanterns: Hari Tercerah DCU yang Tak Boleh Dilewatkan!’
Series

‘Ulasan Lanterns: Hari Tercerah DCU yang Tak Boleh Dilewatkan!’

Share
'Ulasan Lanterns: Hari Tercerah DCU yang Tak Boleh Dilewatkan!'
Share

DC lagi-lagi menghadapi tantangan besar, terutama dengan proyek barunya di HBO, Lanterns. Ini adalah proyek yang diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan penonton, baik para penggemar sejati DC maupun yang baru mulai tertarik. Setelah kesulitan yang dialami Supergirl, Lanterns harus membuktikan diri. Dibuat oleh Chris Mundy (True Detective, Ozark), Damon Lindelof (Lost, The Leftovers, Watchmen), dan penulis komik pemenang Eisner Award, Tom King, tim kreatif ini jelas memiliki reputasi yang cukup mentereng. Namun, akankah mereka mampu menarik perhatian penonton setelah beberapa proyek DC yang kurang sukses?

Jangan Sebut Ini Kembali

James Gunn memang terlibat sebagai produser eksekutif, tetapi Lanterns adalah proyek pertama yang terasa kurang terikat dengan gaya khasnya. Ini sangat menyegarkan! Meskipun ada elemen humor dari karakter Hal Jordan yang diperankan oleh Kyle Chandler, suasana umum dalam seri ini justru terkesan serius dan segar. Banyak penggemar mungkin skeptis melihat Lanterns yang malah lebih grounded. Namun, inspirasi dari True Detective membuat skeptisisme itu terjawab dengan cerita yang solid.

Tim kreatif ini punya banyak pengalaman dalam menulis tentang hal-hal fantastis dengan perspektif yang realistis. Salah satu contoh terbaru adalah Watchmen, yang mengambil cerita Alan Moore dengan setting yang minim superhero. Lanterns memiliki estetika yang mirip, tapi tentu dengan elemen kosmik yang menyertainya. Dalam musim pertama, kita akan melihat berbagai alien, cincin, dan penjaga hijau, tetapi semuanya dikemas dengan cara yang tidak memalukan akan sumber materialnya. Fokus utama adalah hubungan antara Hal Jordan dan Aaron Pierre sebagai Jon Stewart.

Inline – AWV Youtube

John Stewart, Ambil Alih!

Ketika Aaron Pierre, yang dikenal dari Rebel Ridge dan Mufasa: The Lion King, diumumkan sebagai John Stewart, banyak pembicaraan muncul tentang pemilihan aktor dengan warna kulit lebih terang untuk karakter yang biasanya lebih gelap. Ini seolah-olah mengulangi masalah colorism yang sering terjadi di Hollywood. Harapannya, sifat kontroversial ini bisa diatasi saat menonton Lanterns, tetapi sepertinya malah semakin menonjol.

Baca juga  Hannah Waddingham Ungkap Rahasia Hubungan Populer di Ted Lasso: "Mereka Jelas Adalah Soulmates!"
Aaron Pierre and Kyle Chandler star as Green Lanterns John Stewart and Hal Jordan investigating a crime scene in HBO's LANTERNS.

Tapi semua itu bukan soal plot atau kemampuan akting Pierre. Justru, pengembangan karakter John Stewart dalam Lanterns sangatlah baik. Ada episode flashback yang menjelaskan latar belakang Stewart, termasuk tantangan yang dihadapinya sebagai seorang Black man di Amerika. Penulisnya, Vanessa Baden Kelly, berhasil menggali hidup Stewart dengan sangat menawan. Sayangnya, kalau saja mereka memilih aktor yang lebih mendekati penampilan dalam komik, mungkin cerita ini bisa lebih menggugah.

Meski ada kontroversi, tema sentral tentang John Stewart masih kuat dan terasa mengena. Aaron Pierre berhasil menghidupkan karakter tersebut dengan kualitas yang dapat dinikmati banyak penggemar, meski dengan sedikit catatan.

Inline – HLD One Day Trip

Misteri Antargalaksi

Para pencipta, Damon Lindelof, Tom King, dan Chris Mundy, menampilkan cerita yang mirip dengan Watchmen dan Lost. Lanterns mengambil latar di Rushville, Nebraska, di mana Hal Jordan mulai menyelidiki kejadian aneh dengan Jon Stewart yang merupakan trainee-nya. Jordan membuktikan diri sebagai detektif ulung berpengalaman superhero.

Nathan Fillion stars as the Green Lantern superhero Guy Gardner in DC's LANTERNS series on HBO.

Friday Night Lights memberikan Kyle Chandler banyak ruang untuk menggambarkan Hal Jordan sebagai karakter yang sudah berpengalaman. Cerita memberi warna pada kepribadian Jordan yang keras dan sedikit sinis. Di sisi lain, Sheriff Kerry yang diperankan oleh Kelly Macdonald berperan besar bukan hanya sebagai pasangan Hal, tetapi juga detective yang penuh semangat. Ketiga karakter ini sangat penting dalam mengungkap rahasia kelam dari Rushville.

Selanjutnya ke Mana?

Sepertinya James Gunn akan memfokuskan diri pada Man of Tomorrow. Meski film ini tampak menjanjikan, Lanterns seolah jadi jawaban yang selama ini dicari DCU: cerita serius yang dikelola oleh penulis yang sangat memahami sumber materialnya. Terlepas dari banyak kelebihannya, kita tak bisa berhenti bertanya: seandainya saja Lanterns diubah menjadi film layar lebar, mungkin dampaknya bisa lebih mendalam.

Inline – HLD Private Trip
Baca juga  Serial Aksi Pembunuh Terinspirasi Quentin Tarantino Siap Mengguncang Layar AS, Tanggal Rilisnya Akhirnya Terungkap!

Musim pertama Lanterns sudah cukup kuat dengan budget yang mungkin lebih kecil dibandingkan Superman atau Supergirl. Namun, harus diakui, karakter Hal dan John layak untuk tampil di bioskop. Dengan banyaknya proyek DC yang dibatalkan atau ditunda, sulit untuk percaya ada musim kedua untuk Lanterns, padahal ini sangat layak. Lanterns berhasil menyampaikan cerita yang bermakna. Semoga Gunn tetap setia pada janjinya dan memberi kesempatan bagi para kreator lainnya untuk berinovasi di dunia DC ini agar kami bisa mendapatkan lebih banyak karya hebat seperti ini.

Reaksi Kita

Kayaknya bakal seru banget kalau Lanterns bisa memberikan lebih banyak petualangan dan cerita mendalam tentang Hal dan John! Meski ada beberapa kontroversi, kekuatan narasi dan karakter di sini jelas bikin penonton penasaran. Semoga ke depannya, DC Studios makin berani mengambil risiko dan menghadirkan cerita-cerita brilian lagi!

Lanterns ditayangkan perdana 16 Agustus di HBO dan HBO Max!

Inline – AWS Open Trip
Share