Home Series 5 Acara TV yang Wajib Ditonton Jika Kamu Penggemar Hallmark’s When Calls The Heart!
Series

5 Acara TV yang Wajib Ditonton Jika Kamu Penggemar Hallmark’s When Calls The Heart!

Share
5 Acara TV yang Wajib Ditonton Jika Kamu Penggemar Hallmark's When Calls The Heart!
Share

Serial “When Calls the Heart” udah jadi favorit di kalangan penggemar Hallmark sejak tayang perdana pada tahun 2014. Kisahnya menggabungkan romance dan drama di setting zaman barat. Serial ini diadaptasi dari buku “Canadian West” karya Janette Oke, yang mengikuti perjalanan Elizabeth Thatcher (Erin Krakow), seorang wanita kaya yang tiba di kota pertambangan kecil di Alberta pada tahun 1910 dengan harapan membangun karier mengajarnya. Namun, Elizabeth menemukan lebih dari sekadar murid-murid — di Coal Valley, dia menemukan persahabatan baru, tantangan, dan bahkan cinta.

Jadi, kalau kalian udah binge-watch “When Calls the Heart” dan lagi nyari tontonan lain yang vibe-nya mirip, kalian harus cek serial-serial di bawah ini yang juga ngasih nuansa cinta, harapan, dan keluarga yang bakal bikin kalian terharu.

Little House on the Prairie

Drama sejarah klasik “Little House on the Prairie” diadaptasi dari seri novel autobiografi karya Laura Ingalls Wilder, yang menceritakan kehidupannya di Midwest Amerika pada akhir tahun 1800-an. Diproduksi oleh almarhum Michael Landon yang juga berperan sebagai Charles Ingalls, serial ini mengikuti keluarga Ingalls saat mengurus ladang mereka dan beradaptasi dengan kehidupan Minnesota yang terus berubah, dengan fokus utama pada Laura Ingalls. Serial yang tayang lebih dari 200 episode dari 1974 hingga 1983 ini cocok banget buat dinikmati oleh banyak generasi tanpa harus khawatir soal konten.

Inline – AWS Open Trip

Menariknya, ada hubungan keluarga antara “Little House on the Prairie” dan “When Calls the Heart”. Serial Hallmark ini diciptakan oleh Michael Landon Jr., putra Michael Landon. Dia bilang, “‘Little House on the Prairie’ adalah karya favorit ayahku dan sangat memengaruhi gaya bercerita yang ingin aku kembangkan.” Jadi, gak heran kalau keduanya punya nuansa yang saling melengkapi. Netflix juga sudah merilis reboot baru dari buku tersebut pada tahun 2026, menawarkan perspektif yang lebih realistis namun tetap menghangatkan hati.

Baca juga  Skor Penonton Musim 2 The Last Airbender Debut dengan Rekor Negatif!

Sanditon

Walaupun “Sanditon” menghadirkan beberapa adegan cinta dan tema yang lebih dewasa dibanding “When Calls the Heart”, ini tetap jadi tontonan yang menarik bagi penggemar drama periode yang terbuka dengan cerita lebih kompleks. Andrew Davies, sang penulis naskah, mengaku jika dirinya selalu berusaha untuk menghadirkan kisah yang menggugah.

Inline – AWS Open Trip

Outlander

Kalau kalian suka dengan sisi sejarah dari “When Calls the Heart”, “Outlander” siap bikin kalian terpukau. Serial ini memadukan drama periode dengan cerita yang mengalir antara masa pasca Perang Dunia II dan abad ke-18. Diadaptasi dari novel karya Diana Gabaldon, kisah ini mengikuti seorang perawat bernama Claire Randall yang secara tidak sengaja terlempar ke masa lalu saat mengunjungi dataran tinggi Skotlandia.

Outlander” menangkap bagaimana waktu memengaruhi cinta dan keluarga, dan jelas banyak elemen yang akan disukai para penggemar “When Calls the Heart”. Tapi siap-siap, karena “Outlander” jauh lebih eksplisit dalam banyak hal. Dengan bahasa kasar dan adegan cinta yang lebih berani, ini jelas bukan tontonan keluarga.

Anne with an E

Mirip dengan “When Calls the Heart”, “Anne with an E” adalah serial periode yang juga diambil dari novel klasik. Terinspirasi oleh novel “Anne of Green Gables” karya Lucy Maud Montgomery, kisah ini mengikuti seorang anak yatim piatu bernama Anne Shirley yang memiliki imajinasi liar. Cerita berlangsung di kota fiksi Avonlea di Pulau Pangeran Edward, di mana sepasang saudara tua yang berencana mengadopsi anak laki-laki malah mendapatkan Anne, yang harus berjuang menghadapi bullying dan tantangan lainnya.

Inline – AWS Open Trip
Baca juga  Bagaimana I Met Your Mother Memanfaatkan Internet untuk Memperkuat Salah Satu Episode Terbaiknya!

“Anne with an E” menjadi salah satu serial coming-of-age terbaik yang pernah ada. Dengan sudut pandang yang lebih mendalam mengenai kehidupan anak yatim di akhir 1800-an, ini pastinya bikin kalian ikut merasakan emosi dalam setiap episode.

Hope Valley: 1874

Setelah suksesnya “When Calls the Heart”, Hallmark mengumumkan spin-off berjudul “Hope Valley: 1874” yang akan tayang perdana Maret 2026. Serial ini mengikuti penduduk awal di kota Hope Valley. Diperankan oleh Bethany Joy Lenz sebagai Rebecca Clarke, yang datang ke Kanada Barat dengan putrinya yang berumur 11 tahun, dan mulai menjalin hubungan dengan peternak lokal setelah mengalami kesulitan. Menariknya, “Hope Valley: 1874” sudah diperpanjang untuk season kedua, jadi masih banyak cerita yang bakal kita simak dari Rebecca dan teman-temannya di masa depan.

Wajib Dinanti Nggak Nih?

Pengumuman tentang “Hope Valley: 1874” pasti bikin penggemar “When Calls the Heart” makin bersemangat! Dengan latar belakang yang penuh emosi dan cinta, semoga serial ini bisa membawa nuansa yang seru dan memikat seperti pendahulunya. Penasaran deh kayak gimana kisah awal di Hope Valley, semoga aja nggak mengecewakan!

Inline – AWS Open Trip
Share