Di era 2010-an, TV kabel punya beragam tayangan, terutama dalam genre fiksi ilmiah yang semakin mendominasi. Salah satu jaringan yang paling dikenal adalah Syfy, yang meski sering diremehkan, sebenarnya menyajikan konten dengan cinta yang tulus untuk genre ini. Meskipun anggaran terbatas, produksi mereka punya daya tarik tersendiri.
11 tahun lalu, tepatnya pada 12 Juni 2015, Syfy dan Space Channel meluncurkan sebuah serial fiksi ilmiah yang mematok twist besar di episode pilotnya. Pilot itu menjadi pintu masuk ke tiga musim cerita kompleks tentang fiksi ilmiah, dibangun di atas lore yang kaya dan pengembangan karakter yang dalam. Serial ini bisa dibilang mengikuti jejak tayangan seperti Lost, Firefly, dan Battlestar Galactica, sambil tetap mampu menunjukkan ciri khasnya sendiri sebagai perpaduan unik antara fiksi ilmiah dan misteri. Dan bagi yang ketinggalan, kabar baiknya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk nonton ulang!
Dark Matter Itu Gabungan Lost dan BSG
Di Dark Matter (jangan bingung sama serial di Apple TV yang punya judul sama), kita diajak mengikuti enam penumpang yang terjebak dalam cryostasis di pesawat luar angkasa bernama Raza. Mereka terbangun tanpa ingatan siapa diri mereka. Dengan cepat, masing-masing memberi nama sesuai urutan bangun, mulai dari 1 sampai 6, dan mulai mencari tahu identitas dan alasan mereka berada di Raza. SPOILER: Episode pilotnya berakhir dengan mereka mengetahui bahwa mereka adalah salah satu kelompok tentara bayaran paling berbahaya di seluruh galaksi. Tanpa ingatan masa lalu, tiap karakter terjebak antara sosok baru yang ingin mereka jadi dan kebenaran gelap tentang siapa mereka sebelumnya.
Setiap episode menyajikan petunjuk baru atau kilas balik yang bisa mengubah cara pandang penonton terhadap karakter dan kejadian. Seiring berkembangnya cerita, karakter-karakter ini mendapatkan perkembangan yang bervariasi, jadi lebih menarik dan kompleks daripada kesan awalnya.
Dark Matter Pantas Dapat Kesempatan Jadi Stargate Selanjutnya

Berbagai tayangan fiksi ilmiah kadang mengutamakan suasana dan lore (Stargate salah satunya), tetapi Dark Matter hadir dengan tema yang dalam sejak awal. Episode pilotnya punya hook yang menarik, langsung menunjukkan tema besar tentang identitas, dan apakah kita pernah bisa menjadi versi terbaik dari diri kita, sementara masih terjebak dalam keadaan hidup.
Sayangnya, tayangan yang awalnya menjadi misteri ensemble ini harus terhenti di musim kedua, sebelum pengembangan semesta Dark Matter mulai mengalahkan inti cerita. Meskipun begitu, dunia yang diciptakan menawarkan banyak peluang untuk spin-off atau prekuel, apalagi serial ini ditutup dengan cliffhanger yang menggantung. Begitulah nasib beberapa tayangan; sekarang kamu sudah bisa menonton Dark Matter (2015) di situs The CW.
Reaksi AWverse
Kayaknya sayang banget kalau Dark Matter nggak dapat kesempatan lebih banyak. Ceritanya yang kaya dan karakter-karakternya yang dalam itu bikin kita mikir, bahkan setelah menonton. Semoga aja ada peluang untuk spin-off atau bahkan kelanjutan, karena ini bisa jadi proyek yang sangat menarik, apalagi dengan semua misteri yang tersisa!




