Peringatan: Spoiler untuk musim ketiga Euphoria di depan.
Bisa dibilang, Euphoria memang bukan serial yang bikin euphoria di akhir cerita. Meskipun mengundang banyak kontroversi, serial ini berhasil merebut perhatian penonton sejak pertama kali ditayangkan pada 2019. Bahkan setelah jeda empat tahun, Euphoria masih berhasil mencetak rekor streaming. Kualitasnya tercermin dari jajaran bintang yang luar biasa seperti Zendaya, Jacob Elordi, Hunter Schafer, dan Sydney Sweeney.
Menurut laporan dari Variety, HBO telah memastikan bahwa Euphoria akan berakhir di musim ketiga setelah tujuh tahun. Hal ini diperkuat oleh pengakuan penciptanya, Sam Levinson, dalam podcast musik Popcast dari New York Times, menyatakan bahwa episode “In God We Trust” adalah episode terakhir.
Berita ini tidak terlalu mengejutkan banyak orang, terutama setelah komentar Zendaya dalam beberapa wawancara sebelumnya yang menunjukkan bahwa dia merasa serial ini mendekati akhir. Selain itu, semua pemeran utama kini menjadi aktor kelas A dengan jadwal yang makin padat.
Di episode terakhir yang berjudul “In God We Trust,” Rue Bennett, karakter utama yang diperankan oleh Zendaya, menerima nasib tragis saat ditemukan tak bernyawa oleh temannya, Ali (diperankan oleh Colman Domingo). Perjuangan Rue di tengah ketergantungan dan pengkhianatan, ditambah dengan balas dendam terhadap orang-orang yang memberi dosis terakhirnya, mewarnai akhir cerita yang menyedihkan ini.
Serial ini juga memberi penghormatan kepada karakter Fez (diperankan oleh mendiang Angus Cloud) dalam sebuah urutan mimpi. Dalam momen emosional, Zendaya dan Fez akhirnya bertemu lagi dan menemukan kedamaian.
Namun, meski ada momen manis tersebut, banyak netizen merasa bahwa akhir cerita ini termasuk salah satu yang terburuk dalam sejarah TV, sejajar dengan Game of Thrones dan Stranger Things. Para penggemar meluapkan kekecewaan di media sosial, terutama tentang kematian mengejutkan Rue dan cara dia pergi.
Di platform X, ribuan pengguna merasa hancur saat melihat Rue yang seharusnya sudah bersih dari narkoba justru meninggal akibat overdosis. Akibatnya, dia tidak menyadari bahwa obat penghilang rasa sakit yang diberikan oleh antagonis musim ini, Alamo (diperankan oleh Adewale Akinnuoye-Agbaje), mengandung fentanil.
Menariknya, miniseri tahun 2012 yang menjadi inspirasi dari serial ini juga menampilkan kematian Rue, meski dalam konteks yang berbeda, di mana Rue ternyata sudah mati sepanjang waktu dan hanya berfungsi sebagai narator.
Dengan semua episode kini resmi dirilis, musim ketiga Euphoria mencetak rekor sebagai yang terburuk dalam franchise-nya, dengan rating hanya 40% dari kritikus di Rotten Tomatoes. Penonton pun sependapat dan memberi rating yang mengecewakan, hanya 39%. Banyak yang menyalahkan Sam Levinson atas konten yang terkesan fetishis dalam musim ini, khususnya yang melibatkan karakter Cassie yang diperankan oleh Sydney Sweeney.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan Euphoria di HBO!





