Siapa yang menyangka acara gala amal bisa berujung dengan penculikan oleh Anya Taylor-Joy? Namun, Chris Evans sepertinya tidak akan menikmati situasi ini ketika Anya berusaha menjebloskannya ke dalam sebuah gunung berapi. Inilah latar belakang liar dari salah satu film baru terbesar Netflix bulan ini.
Sacrifice akan resmi tayang di Netflix di Amerika Serikat dan Prancis pada 16 Oktober. Film komedi gelap yang penuh aksi ini disutradarai oleh Romain Gavras (Athena) dan menghadirkan kolaborasi menarik antara Taylor-Joy dan Evans. Cerita ini menggabungkan selebriti, pejuang lingkungan, mitologi Yunani, sekte yang percaya akan kiamat, dan, ya, sebuah gunung berapi nyata.
Film ini mengikuti kisah Tyler (Evans), seorang bintang film yang egois dan mengalami kemunduran, berusaha untuk kembali meraih kejayaannya saat acara gala mewah yang diadakan oleh seorang pengusaha miliarder dan istrinya. Sayangnya, suasana pesta jadi kacau saat Joan (Taylor-Joy) dan para pengikut radikalnya menyerbu masuk, meyakini bahwa mereka ditakdirkan untuk memenuhi sebuah ramalan berapi-api dan membersihkan Bumi. Ya, terdengar menarik, kan? Film ini menyasar budaya selebriti, spektakel media, aktivisme yang hanya untuk kepentingan penampilan, dan hipokrisi elit, sembari menjelajahi pertanyaan besar tentang iman, keyakinan, penebusan, dan pencarian makna di dunia yang dibangun di atas penampilan. Ketika ketegangan meningkat dan batasan antara kepercayaan dan ilusi mulai kabur, film ini berubah dari satir sosial yang tajam menjadi balapan mendebarkan melawan waktu.
Pemeran utama terdiri dari Evans (Avengers: Endgame) sebagai Mike dan Taylor-Joy (Furiosa) sebagai Joan. Selain mereka, ada juga Vincent Cassel (Black Swan), Salma Hayek Pinault (House of Gucci), John Malkovich (Con Air), Sam Richardson (Veep), Ambika Mod (One Day), serta musisi Charli XCX dan Yung Lean.
Apa yang Menginspirasi ‘Sacrifice’?
Gavras dan penulis naskah Will Arbery terinspirasi dari berbagai sumber, mulai dari mitologi Yunani, kisah Joan of Arc, hingga Lord of the Rings. Gavras mengungkapkan bahwa mereka menyadari telah menulis cerita lain tentang sekelompok orang yang melakukan perjalanan ke gunung berapi untuk mencapai sesuatu yang penting.
Para pembuat film tidak ingin semuanya dikerjakan di studio saja. Sacrifice difilmkan di Yunani, Bulgaria, dan Islandia. Gavras menjelaskan bahwa ratusan figuran berpakaian formal terlibat dalam pengambilan gambar di sebuah tambang yang berfungsi. Tim produksi bahkan harus mendaki hampir satu jam untuk mencapai gunung berapi yang masih aktif. Jadi, ya, Anya yang mau melempar Captain America ke dalam gunung berapi adalah bagian kecil dari betapa liar dan serunya proses produksi ini.
Sacrifice akan tayang perdana di Netflix di Amerika Serikat dan Prancis pada 16 Oktober.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau film ini berhasil menggabungkan aksi dan humor secara tepat! Apalagi dengan presensi Anya dan Chris yang dikenal punya chemistry super menarik. Semoga aja film ini nggak cuma jadi drama absurd, tapi bener-bener bisa menyampaikan kritikan tajam tentang budaya selebriti dan aktivisme saat ini. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti!

