Home Movie Adaptasi Terbaru Serial Fantasi Hits: Bayangkan The Witcher Bertemu Black Panther!
Movie

Adaptasi Terbaru Serial Fantasi Hits: Bayangkan The Witcher Bertemu Black Panther!

Share
Adaptasi Terbaru Serial Fantasi Hits: Bayangkan The Witcher Bertemu Black Panther!
Share

Adaptasi fantasi yang akan datang, yang terinspirasi dari serangkaian buku bestseller, sepertinya bakal jadi kombinasi sempurna dari elemen cerita terbaik The Witcher dan Black Panther. Nantikan tayangnya yang direncanakan pada tahun 2027 dan sudah bikin banyak orang excited berkat sumber materinya yang sudah dikenal dan diakui.

Di sisi lain, ambisi Netflix untuk mengangkat The Witcher ke layar kaca masih tetap ada, meskipun sekarang franchise-nya mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Pada awal peluncurannya, serial ini mampu menyita perhatian banyak penonton, tapi semuanya terasa berbeda setelah kepergian Henry Cavill. Berlawanan dengan itu, franchise Black Panther sepertinya justru memasuki fase baru yang menjanjikan.

David Jonsson sudah terpilih untuk memerankan Black Panther yang baru, menegaskan upaya berkelanjutan Marvel Cinematic Universe untuk memperluas mitologi Wakanda sementara berfokus pada generasi karakter baru. Hanya waktu yang bisa menjawab bagaimana perubahan mendasar ini akan berpengaruh pada future arc dari The Witcher dan Black Panther. Namun, rasa penasaran sudah pasti membara!

Inline – AWS Open Trip

Sambil menunggu, penonton juga perlu siaga untuk adaptasi yang ditunggu-tunggu dari karya Tomi Adeyemi, yaitu Children of Blood and Bone.

Children of Blood & Bone Membawa Unsur Klasik Fantasi Dari The Witcher Hingga Harry Potter

Kitchen drama di Children of Blood & Bone punya banyak kemiripan dengan cerita-cerita klasik lain di dunia young adult dan fantasi seperti Harry Potter, Avatar: The Last Airbender, dan The Witcher. Pararel dengan The Witcher semakin jelas ketika salah satu karakter utamanya, Zélie Adebola, dibandingkan dengan Ciri (Cirilla of Cintra).

Meskipun datang dari budaya yang sangat berbeda, sulit untuk tidak melihat kesamaan fisik dan konflik internal yang mereka miliki. Misalnya, sama seperti rambut putih Ciri yang menandakan garis keturunan Elder Blood-nya, rambut Zélie yang berwarna putih mencirikan dia sebagai seorang divîner di Children of Blood & Bone.

Inline – AWS Open Trip

Zélie dan Ciri punya kekuatan magis yang berbeda. Sementara Zélie berfokus pada necromancy, Ciri dikenal sebagai “Sumber” dan Lady of Time and Space. Meski keduanya sempat merasa takut pada kekuatan yang mereka miliki karena sulit mengendalikannya, mereka sama-sama terjebak dalam narasi yang mengharuskan mereka menyelamatkan dunia.

Baca juga  50 Tahun Kemudian, Anime Paling Berpengaruh Akhirnya Dapat Reboot!

Pemunculan sepuluh klan Maji di Children of Blood & Bone pun mengingatkan kita pada berbagai elemen dalam Avatar: The Last Airbender. Beberapa aspek dalam sistem sihirnya juga terasa familiar dengan aturan yang ada di dunia Harry Potter. Pencarian benda pusaka yang menjadi inti cerita, di mana karakter harus mengumpulkan gulungan dan belati, juga merupakan ciri khas dari genre fantasi klasik.

Children of Blood & Bone Punya Pengaruh Serupa Dengan Black Panther

Bertemunya tema Afrofuturisme dan fantasi Afro-centrik di Black Panther dan Children of Blood & Bone mengeksplorasi banyak hal, seperti identitas budaya, warisan leluhur, hingga penindasan sistemik dan kekuasaan politik. Sama seperti Wakanda yang berpadu dengan berbagai budaya dunia nyata, Orïsha, dalam Children of Blood & Bone terlihat dekat dengan mitologi dan bahasa Yoruba dari Afrika Barat.

Inline – AWS Open Trip

Salah satu alur cerita penting dalam kedua film ini berfokus pada keluarga kerajaan dan konflik ideologi internal mereka. T’Challa, Shuri, dan Ramonda memegang otoritas kerajaan, namun keturunan mereka mengalami pergolakan internal melalui sosok Killmonger dalam film Black Panther yang pertama. Begitu juga, Children of Blood & Bone menampilkan bagaimana Raja Saran memerintah dengan tirani sebelum anak-anaknya memecah dinasti karena pandangan yang berbeda.

Keduanya juga mengangkat tema seputar perjuangan negara yang makmur dalam mengelola kekayaan dan bangkitnya yang teraniaya untuk merebut kembali apa yang telah dicuri dari mereka. Meskipun hanya waktu yang bisa menjawab apakah adaptasi film Children of Blood & Bone akan sepopuler The Witcher dan Black Panther, materi dari karya ini tentu punya potensi besar yang tak bisa dipandang remeh.

Wajib Dinanti Nggak Nih?

Kayaknya bakal seru banget kalau Children of Blood & Bone bisa menyaingi kesuksesan Black Panther dan The Witcher. Dengan semua tema menarik serta karakter yang mendalam, semoga saja film ini bisa jadi tontonan yang membekas di hati penonton! Mari kita tunggu pembuktiannya pas rilis nanti.

Baca juga  Microsoft Digarap Memisahkan Xbox, CEO Percepat Pengembangan Halo, The Elder Scrolls, dan Fallout!
Inline – AWS Open Trip
Share