Sejumlah organisasi perdagangan di Eropa yang mewakili seluruh spektrum industri film sedang berjuang melawan rencana Komisi Eropa yang ingin membuat perubahan besar pada program pendanaan Kreatif Eropa dengan menggabungkan unsur budaya dan media di bawah inisiatif yang disebut AgoraEU. Perdebatan ini jadi semakin panas seiring dengan mendekatnya tenggat waktu untuk kerangka keuangan baru 2028-2034 yang akan diterapkan di Brussel.
Organisasi-organisasi ini, termasuk European Producers Club, Europa Distribution, dan Cicae yang merupakan asosiasi bioskop arthouse, mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Senin. Mereka ‘mendesak Parlemen Eropa’ dan negara-negara anggotanya untuk ‘mempertahankan identitas dan tujuan inti dari program Kreatif Eropa — MEDIA’ serta memperkuat dampaknya pada seluruh rantai nilai film. Mereka menekankan pentingnya ‘nilai intrinsik dan artistik budaya’ agar tetap menjadi ‘inti dari program tersebut.’
Salah satu isu yang jadi sorotan adalah anggaran untuk program MEDIA yang mendukung pengembangan, distribusi, pelatihan, dan promosi film, TV, serta video game. Anggaran ini diperkirakan bakal menyusut dari €2,44 miliar ($2,8 miliar) untuk periode 2021-2027 menjadi total €3,2 miliar ($3,7 miliar) yang dianggarkan untuk program MEDIA+ pada 2028-2034. Program ini tak hanya mencakup film, TV, dan video game, tetapi juga sektor media berita. Hal ini memudarkan batasan antara satu sektor dan yang lainnya, berisiko mengancam dukungan untuk industri film dan audiovisual.
Organisasi perdagangan ini mengeluh bahwa proposal perubahan pendanaan EU secara umum mencakup istilah ‘media’ yang menggabungkan film, TV, video game, dan juga berita, realitas immersive, serta industri multimedia. Mereka menyatakan, “Kata ‘film’ harus diperkenalkan kembali, untuk jelas membedakan sektor film dan audiovisual dari sektor media yang lebih luas dan menghindari kebingungan yang dapat merusak spesifikasi dan independensi masing-masing sektor.”
Program MEDIA dari Kreatif Eropa telah menjadi pendorong utama industri film dan TV EU selama 35 tahun terakhir. Jadi, wajar jika para pelaku industri merasa khawatir dengan perubahan ini. Masa depan pendanaan untuk dukungan film di Eropa sangat bergantung pada bagaimana perubahan ini akan diterapkan dan apakah suara para pelaku industri bisa didengar.



