Stephen King sudah menginspirasi banyak cerita di layar selama lebih dari lima dekade. Kini, karyanya yang telah diadaptasi sebelumnya mulai mendapatkan perawatan remake. Tren ini dimulai dengan Carrie, novel debut King yang diterbitkan pada 1974 dan pertama kali diadaptasi ke layar lebar dalam film ikonik arahan Brian De Palma pada tahun 1976. Setelah itu, cerita tersebut di-remake lagi pada tahun 2002, dan tren ini terus berlanjut dengan rencana remake serial TV Carrie yang sedang dalam proses di Prime Video. Selain itu, ada juga adaptasi lain untuk The Mist, Cujo, dan The Dark Tower yang sudah ada di jadwal. Sebelum semua itu tayang, pelanggan Prime Video sudah bisa menikmati remake film aksi sci-fi tahun 2025 dari sebuah klasik cult King yang populer di tahun ‘80-an.
Thriller distopia The Running Man yang ditulis King pada tahun 1982 kini sudah diadaptasi layar dua kali. Setelah film aksi distopia arahan Paul Michael Glaser dengan bintang utama Arnold Schwarzenegger yang dirilis tahun 1987, Edgar Wright membawa angin segar dengan remake ini, menampilkan Glen Powell di peran utama sebagai Ben Richard. Remake modern ini mulai tayang di Prime Video pada 17 April lalu. Ceritanya mengisahkan seorang pria terdesak di masa depan yang dikuasai media dan hidup dalam kemiskinan, yang ikut serta dalam acara televisi mematikan berskala negara untuk membayar obat bagi putrinya yang sakit. Untuk bertahan hidup dan memenangkan hadiah uang, dia harus menghindari para pemburu profesional selama 30 hari.
The Running Man merupakan Remake yang Keren dari Klasik Kultus Stephen King 1987
Memang sulit untuk bersaing dengan film berusia puluhan tahun yang sudah memiliki status klasik kultus, tapi remake The Running Man karya Wright berhasil mengerjakan tugas itu dengan baik. Meskipun film ini dianggap gagal secara box office—hanya meraup $69 juta di seluruh dunia dari budget $110 juta—film ini sukses melampaui versi asli dalam hal konsensus kritikus dan penonton. Di Rotten Tomatoes, remake ini mendapatkan skor 61% dari kritikus dan 77% dari penonton, dibandingkan dengan 59% dan 61% untuk yang asli. Selain itu, film ini menjadi hit besar di platform streaming setelah menduduki posisi teratas di chart Paramount+ setelah debut streamingnya pada bulan Januari.
Kedua versi film layak untuk ditonton, namun remake The Running Man adalah adaptasi yang lebih dekat dan lebih gelap dari buku King. Sementara film tahun 1987 lebih mengedepankan kesan campy dan konyol dengan pertarungan yang bak arena, film yang dirilis tahun 2025 ini kembali kepada inti cerita buku yang menggambarkan pengejaran global, dengan seorang pria yang termotivasi oleh cinta untuk keluarganya dan keinginannya untuk mengekspos jaringan korup. Film ini menyelam lebih dalam ke dalam komentar sosial yang terdapat dalam novel King dan juga menawarkan pembangunan dunia yang mengesankan serta ritme cepat yang bikin penonton terus terjaga di ujung kursi. Powell pun menunjukkan performa yang lebih putus asa dan tulus, selaras dengan karakter di dalam bukunya.
Apa yang Baru di Prime Video?
The Running Man meluncur ke Prime Video bersamaan dengan banyak judul lainnya yang hadir pada bulan April. Pelanggan Prime Video kini juga bisa streaming film-film lain seperti Fast Times at Ridgemont High, House of Gucci, Mercury Rising, The Terminator, dan Mission: Impossible – The Final Reckoning.

