Ketika berbicara tentang storytelling, plot, dan elemen visual dalam proses pembuatan film, seringkali yang paling utama adalah karakter. Tanpa karakter yang dapat diinvestasikan oleh penonton, sebuah narasi tidak akan pernah memiliki potensi untuk menjadi karya seni yang hebat. Inilah alasan mengapa sekuel sangat mendominasi pasar film: penonton punya kesempatan untuk kembali mengunjungi karakter kesayangan mereka. Dari Tarzan yang berayun di pepohonan, hingga James Bond yang menikmati Vesper Martini, dan Santa Claus yang membawa hadiah, beberapa karakter ikonik selalu muncul dalam berbagai adaptasi.
Karakter manusia yang paling banyak diadaptasi adalah Sherlock Holmes, dan dengan banyaknya proyek yang direncanakan, dominasi detektif ini tampaknya akan berlanjut. Sementara itu, untuk karakter non-manusia, tidak ada yang bisa menandingi kepopuleran Dracula. Pangeran Kegelapan ini benar-benar bisa dianggap nomor satu jika menghitung film dan acara TV dari masa lalu. Dominasi Dracula selama beberapa dekade telah melahirkan karya-karya vampir lainnya seperti Salem’s Lot karya Gary Dauberman, Nosferatu yang disutradarai oleh Robert Eggers, dan The Twilight Saga. Berbagai adaptasi Dracula juga banyak terinspirasi dari novel gothic ikonis karya Bram Stoker. Salah satu adaptasi yang kurang diperhatikan dan kini mulai mencuri perhatian di platform streaming adalah film terbaru ini.
The Last Voyage of the Demeter adalah film keluaran 2023 yang disutradarai oleh André Øvredal, yang telah kembali muncul di tangga film global Netflix, salah satu platform streaming terbesar di dunia. Berdasarkan data dari Flix Patrol, adaptasi Dracula ini telah masuk dalam daftar 10 besar Netflix di beberapa negara Eropa, termasuk Irlandia dan Inggris. Versi Øvredal dari Dracula ini berfokus pada sebuah bab yang kaya dan berdarah dari novel Stoker tahun 1897, “The Captain’s Log.” Meskipun film ini belum mencapai keberhasilan di box office, dengan pendapatan sedikit lebih dari $21 juta dan respon yang kurang bagus dari kritikus, film ini masih mendapatkan skor 73% di Rotten Tomatoes.
Apa Itu ‘The Last Voyage of the Demeter’?
Kisah ini diceritakan oleh Liam Cunningham (dari Game of Thrones) yang berperan sebagai Kapten Eliot, saat ia menceritakan horor yang menimpa kapal yang malang beserta krunya. The Last Voyage of the Demeter berlangsung sebelum Dracula tiba di Inggris dan berfokus pada kru kapal Demeter, sebuah kapal dagang yang mengangkut peti-peti tak bertanda dari Carpathia menuju London. Perjalanan yang seharusnya biasa belok menjadi mimpi buruk ketika para kru mulai merasakan kejanggalan di sekitar kapal, termasuk hilangnya rekan-rekan mereka yang misterius. Tak lama kemudian, mereka menyadari bahwa makhluk monstruos telah menyusup ke kapal dan muncul setiap malam untuk berburu semua orang di atasnya. Selain Cunningham, film ini juga dibintangi oleh David Dastmalchian (Late Night with the Devil), Corey Hawkins (Straight Outta Compton), dan Aisling Franciosi (Speak No Evil).
Film ini hadir untuk memberikan nuansa segar bagi penggemar karya-karya vampir yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari budaya pop kita. Dengan penggambaran yang menegangkan dan cerita yang mendalam, The Last Voyage of the Demeter berpotensi menjadi salah satu film yang layak untuk ditonton di tahun ini.




