Home Game Pengembangan Campaign Evolved Ternyata Penuh Tantangan!
Game

Pengembangan Campaign Evolved Ternyata Penuh Tantangan!

Share
Pengembangan Campaign Evolved Ternyata Penuh Tantangan!
Share

Ada laporan terbaru yang mengungkap kalau pengembangan Halo: Campaign Evolved nggak semulus yang dipikirkan. Menurut Rebs Gaming, seorang insider populer di dunia Halo yang laporannya sudah terbukti akurat sebelumnya, remake Halo ini mengalami banyak perubahan selama proses penggarapannya.

Halo Studios bekerja sama dengan banyak tim eksternal dan kontraktor, dan sepertinya ini menjadi salah satu sumber masalah dalam pengembangan Campaign Evolved. Sekitar tahun 2023, sebuah studio bernama Abstraction dilibatkan untuk membantu memodifikasi konten dari game asli agar bisa kompatibel dengan engine baru dan fitur-fitur terbaru.

Halo Studios memutuskan untuk menggunakan Unreal Engine 5, dan sayangnya keputusan ini bikin masalah karena game aslinya dibangun di atas engine kuno bernama Blam. Abstraction berusaha menyatukan keduanya agar elemen baru seperti sprinting, co-op empat pemain, dan lainnya terasa alami dalam Campaign Evolved. Namun, level dan pertempuran asli nggak dirancang untuk fitur-fitur ini, jadi jika tidak diperhitungkan bisa menimbulkan banyak masalah.

Inline – HLD One Day Trip

Sayangnya, Rebs Gaming melaporkan bahwa Abstraction dikeluarkan dari proyek remake ini lebih awal karena Halo Studios menetapkan tenggat waktu dan harapan yang nggak realistis untuk proyek yang cukup rumit secara teknis. Meskipun studio ini nggak dicantumkan dalam kredit game, beberapa staf individu dapat ucapan terima kasih khusus. Sumber yang ditemui Rebs Gaming mengatakan bahwa kerja Abstraction dibuang dan diulang dengan cepat, yang diyakini menyebabkan banyak bug dan masalah AI.

Insider itu juga menyatakan bahwa kesombongan studio berkontribusi pada kemunduran lebih lanjut. Mereka percaya bahwa peralihan ke Unreal Engine 5 akan memudahkan segalanya, tapi nyatanya tidak. Tim dipimpin oleh manajemen yang meyakinkan bahwa mereka bisa memindahkan aset ke Unreal; sayangnya, 100% dari aset tersebut harus dibangun ulang dari awal di engine ini, dan ini tidak diperhitungkan oleh tim.

Baca juga  Blumhouse's Grave Seasons: Sim Pertanian Misteri Pembunuhan yang Siap Jadi Kuda Hitam GOTY 2026!

Rebs Gaming juga mengklaim bahwa manajemen yang buruk menciptakan banyak rintangan bagi tim, bahkan menyebabkan pembatalan proyek multiplayer Halo lainnya. Tim Campaign Evolved perlu staf dan sumber daya untuk menyelesaikan proyek ini. Dalam tahun terakhir pengembangannya, tim harus berjuang keras agar dapat menyelesaikannya tepat waktu.

Inline – HLD One Day Trip

Tambahan lagi, permainan direncanakan untuk menggunakan potongan cerita waktu nyata yang memungkinkan pemain melihat armor dan senjata kustom mereka. Sayangnya, rencana ini harus dibatalkan karena tim eksternal yang bekerja pada sinematik game mengalami kesulitan dan nyaris tidak menyelesaikannya tepat waktu untuk rilis.

Pada akhirnya, Halo: Campaign Evolved mendapatkan sambutan yang cukup baik, tetapi juga membuat beberapa penggemar merasa ada yang kurang dengan berbagai masalah yang muncul. Belum jelas seberapa baik penjualan game ini, tapi informasi itu akan segera terlihat dalam beberapa minggu ke depan saat data penjualan keluar. Tim juga menggoda adanya remake Halo 2 di akhir game ini, jadi mungkin ada lebih banyak yang akan datang. Kita semua berharap semoga pengembangannya tidak semasalah ini.

Reaksi AWverse

Kayaknya bakal seru banget kalau Halo 2 remake beneran muncul, tapi semoga aja studio ini belajar dari pengalaman pahit dalam pengembangan Campaign Evolved. Buat para penggemar yang sudah lama menunggu, semoga kualitasnya lebih terjaga agar bisa benar-benar bikin kita terkesan! Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti.

Inline – HLD One Day Trip
Inline – HLD One Day Trip
Share