Berhadapan dengan game yang tidak diterima dengan baik di industri game modern itu memang sebuah tantangan tersendiri. Banyak game yang sukses pun kadang dianggap mengecewakan karena biaya dan waktu pengembangannya yang sangat tinggi. Namun, para pengembang perlu berani mengakui kekurangan mereka jika ingin memberikan peluang untuk bangkit di produk selanjutnya. Contohnya, Nacon dan Artefacts Studio, tim di balik seri balap MXGP. MXGP 24 menjadi sebuah kekecewaan di berbagai aspek, dan mereka dengan jujur mengakui itu selama proses pengembangan.
Alih-alih larut dalam kekecewaan, tim ini justru bekerja keras untuk menciptakan lanjutan yang bisa menggali potensi sebenarnya dari judul ini. Hasilnya adalah MXGP 26, sebuah game balap yang dirancang dengan cermat untuk menghadirkan pengalaman motocross yang sebenarnya. Beberapa anggota media, termasuk dari ComicBook.com, berkesempatan mencoba permainan ini dalam sesi preview yang memperlihatkan semua perubahan desain yang telah dilakukan dan bagaimana hal tersebut meningkatkan permainan di banyak level.
MXGP 26 Punya Banyak yang Harus Dibuktikan
Seri MXGP sudah ada selama lebih dari satu dekade, dengan delapan game dirilis sejak 2014. Namun, Milestone menghadapi perjuangan setelah MXGP 2024 tidak berjalan dengan baik saat peluncurannya. Game ini mendapat respon negatif dari penggemar dan kritikus. Nacon malah mengakui bahwa permainan tersebut mengalami banyak masalah, terutama karena mesin game yang tidak stabil yang mengakibatkan kontrol yang kaku dan respons yang lambat. Dengan itu, mereka memutuskan untuk beralih dari KT Engine untuk game selanjutnya. Kini, MXGP 26 sedang dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5 yang memberikan fondasi lebih baik untuk game balap baru ini.
Perubahannya cukup terlihat dalam cuplikan gameplay yang diperlihatkan, dengan kecepatan dan ketepatan permainan yang lebih jelas hanya dari sekilas. MXGP 26 berjalan jauh lebih halus dibandingkan pendahulunya. Kontrol dan visualnya juga semakin baik. Trek balap yang berlumpur dan pergerakan pembalap terlihat jauh lebih realistis, dengan lingkungan yang dinamis menciptakan berbagai tantangan seiring pemain menjelajahi 20 trek yang telah dikonfirmasi. Selain itu, banyak opsi kustomisasi yang memungkinkan pembalap benar-benar terasa seperti avatar pribadi. Semua elemen ini bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada pemain untuk merasakan motocross dalam bentuk yang paling murni, tanpa mengurangi grafis yang bagus dan gameplay yang hebat.
MXGP 26 Melawan Kompetisi
Dari segi visual, MXGP 26 terlihat luar biasa, memanfaatkan kekuatan teknologi platform modern. Tapi kalau MXGP 26 ingin merebut hati penggemar kembali, pastinya perlu lebih dari sekadar tampilan menarik. Peralihan ke Unreal Engine juga krusial untuk memastikan gameplay yang efektif. Mesin fisika yang telah direvisi fokus agar pemain merasakan berat sepeda motor meskipun melaju kencang, tanpa kehilangan fokus pada trek atau dunia sekitarnya. Kontrol terasa jauh lebih responsif, menangani salah satu keluhan utama dari game sebelumnya dengan baik. Semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman mendebarkan yang mencerminkan olahraga sejati, dengan balapan cepat yang menggambarkan kecepatan lain dari olahraga ini.
Para pemain juga akan mendapatkan beberapa mode berbeda, termasuk mode balapan tunggal “Grand Prix,” “Championship” yang multi-trek, serta tantangan dari “Time Attack.” Tidak ketinggalan, ada peta gaya sandbox terbuka bernama “The Compound,” yang berfungsi sebagai ruang pelatihan bagi pemain untuk mengasah kecepatan dan trik mereka. Hasilnya adalah game yang terasa seperti representasi yang lebih baik dari apa artinya MXGP bagi para penggemar. Balapan terasa realistis, triknya mengesankan, dan kontrolnya sangat akurat. Ini bikin MXGP 26 terasa jauh lebih baik dibandingkan dengan kesulitan yang menimpa MXGP 24 beberapa tahun lalu.
Perjalanan MXGP 26 memang tidak mudah setelah para penggemar begitu kecewa sebelumnya. Membangun kembali kepercayaan itu jelas merupakan tantangan. Menurut tim Artefacts Studio, cara terbaik adalah membangun pengalaman baru dari nol. Mereka yang paling frustrasi dengan respons terhadap MXGP 24, dan itu terlihat dalam seberapa besar usaha yang mereka masukkan untuk meningkatkan entri terbaru ini. Tim MXGP 26 fokus untuk menemukan apa yang kurang dari MXGP 24 dan menyesuaikannya. Hasilnya adalah game yang sempurna bagi mereka yang memiliki hasrat akan kecepatan.
MXGP 26 dijadwalkan akan diluncurkan pada Oktober 2026.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau MXGP 26 bisa buktikan diri setelah kegagalan sebelumnya! Dengan dukungan Unreal Engine 5, harapannya game ini bisa memberikan pengalaman balap yang jauh lebih mengesankan. Semoga aja pengembang bisa menghindari kesalahan yang sama dan bawa kembali keseruan motocross ke para penggemar!





